Ratchaburi FC Vs Persib: Bung Kus Nilai Maung Lebih Siap di Level Asia
Pemain Persib Bandung, Thom Haye, saat merayakan gol dengan rekan-rekannya pada laga pekan ke-20 Super League 2025-2026 melawan Malut United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (6/2/2026).(KOMPAS.com/ADIL NURSALAM)
07:42
11 Februari 2026

Ratchaburi FC Vs Persib: Bung Kus Nilai Maung Lebih Siap di Level Asia

- Persib Bandung kembali membawa harapan sepak bola Indonesia di level Asia. Laga Ratchaburi FC vs Persib terjadi di fase 16 besar ACL 2.

Persib Bandung akan menjalani laga krusial pada leg pertama babak 16 Besar AFC Champions League 2 2025-2026 dengan bertandang ke markas Ratchaburi FC di Stadion Dragon Solar Park, Rabu (10/2), pukul 19.15 WIB.

Laga Ratchaburi FC vs Persib mempertemukan dua tim papan atas dari dua liga kuat di Asia Tenggara.

Saat ini Ratchaburi menempati posisi kedua klasemen Thai League, sementara Persib datang sebagai pemuncak klasemen Super League.

Sehingga, laga ini menjadi ujian konsistensi Persib yang tampil meyakinkan di babak penyisihan grup.

Baca juga: Jadwal Ratchaburi FC Vs Persib di ACL 2, Tayang di Mana?

Persib Dinilai Lebih Siap Hadapi Jadwal Padat

Pengamat sepak bola nasional, Mohamad Kusnaeni, menilai kekuatan Persib musim ini lahir dari perencanaan yang lebih matang dibanding musim sebelumnya.

Menurutnya, tim beralias Maung Bandung tidak lagi hanya disiapkan untuk kompetisi domestik.

“Kita lihat materi pemain Persib musim ini itu saya pikir belajar banyak dari musim sebelumnya di mana mereka agak kesulitan saat mengarungi jadwal yang padat,” ujar pengamat yang biasa disapa Bung Kus itu kepada Kompas.com.

“Bojan Hodak sudah mendesain komposisi tim ini untuk kompetisi lokal dan Asia,” imbuhnya.

Salah satu yang menjadi pembeda Persib musim ini, menurutnya terletak pada kedalaman skuad. Tim tidak lagi bergantung pada satu atau dua pemain inti.

Baca juga: Ratchaburi Vs Persib: Kualitas Maung Disebut Sudah di Level Asia

“Makanya pada musim ini disiapkan pemain-pemain yang siap mengarungi jadwal yang lebih padat. Lalu mereka memperbanyak pemain yang bisa saling mengisi,” kata Mohamad Kusnaeni.

“Misalnya ketika Patricio Matricardi, Julio Cesar tidak perform masih punya pemain sekelas Federico Barba, Frans Putros. Bahkan pemain lokalnya juga bagus-bagus, Kakang (Rudianto) bisa main sebagai bek tengah,” sambungnya.

Debut Kurzawa Masih Ditunggu

Laga tandang melawan Ratchaburi FC di ajang ACL 2 membuka kemungkinan bermainnya rekrutan baru Persib, Layvin Kurzawa dan Dion Markx, yang didatangkan pada bursa transfer paruh musim ini.

Namun, Bung Kus menilai kondisi Layvin Kurzawa belum ideal untuk langsung dimainkan sejak menit awal. Ia memprediksi Kurzawa akan dimainkan secara terbatas.

Mantan bintan Paris Saint-Germain (PSG) Layvin Kurzawa berbaju Persib Bandung. KOMPAS.com/ADIL NURSALAM Mantan bintan Paris Saint-Germain (PSG) Layvin Kurzawa berbaju Persib Bandung.

“Saya sih melihat kalau dari sesi latihan Kurzawa ini belum di top performanya karena setengah musim tidak main,” kata pengamat yang juga jadi komentator siaran Super League 2025-2026 itu. 

“Kalau main dari awal lawan Ratchaburi kayaknya tidak, tapi kalau main di pertengahan bisa jadi,” imbuhnya.

Menurutnya, tahap yang paling aman untuk memainkan mantan pemain PSG itu adalah di pentas Super League 2025-2026 terlebih dahulu.

“Karena memang berat kalau dipaksakan langsung main di kompetisi klub Asia yang lebih berat persaingannya saat ini. Jadi pelatih pasti menyiapkan skenario bertahap memberikan menit bermain supaya tidak mengalami cedera tentu,” tuturnya.

Baca juga: Persib Isyaratkan Debut Layvin Kurzawa Semakin Dekat, Kapan Waktunya?

Persib dan Misi Mengangkat Peringkat Indonesia

Seperti diketahui secara statistik, laga ini mempertemukan dua tim dengan pertahanan solid musim ini. Ratchaburi hanya kebobolan 17 gol dari 19 laga Thai League.

Sedangkan Persib bahkan lebih rapat dengan catatan 11 kebobolan dari 20 pertandingan Super League.

Leg pertama ini akan sangat menentukan langkah Persib di ACL 2. Hasil di Thailand akan menjadi modal penting sebelum klub berjuluk Maung Bandung menjamu Ratchaburi pada leg kedua di Kota Kembang.

Mohamad Kusnaeni melihat kiprah Persib di AFC Champions League 2 2025-2026 ini memiliki arti strategis bagi sepak bola Indonesia.

Sebab prestasi klub akan berdampak langsung pada posisi Indonesia di kompetisi antarklub Asia.

Baca juga: Pemain Diaspora Ramai ke Super League, Pelatih Persib Bicara Dampaknya

“Kemampuan Persib di level Asia itu penting, termasuk Dewa United untuk menaikkan Indonesia ke kompetisi level klub Asia,” kata salah satu anggota Dewan Pengawas LPP Radio Republik Indonesia periode 2021-2026 tersebut.

“Semakin berprestasi semakin besar poin yang didapat dan membuat peringkat Indonesia lebih baik dan memberi peluang berprestasi di level tinggi.”

Ia berharap keberhasilan Persib dan Dewa United dapat membuka jalan menuju kompetisi elite Asia.

“Sekarang kan masih ACL 2, mudah-mudahan ke depan dengan Persib dan Dewa United berprestasi bisa punya slot di ACL 1,” pungkas Mohamad Kusnaeni menyinggung kompetisi antarklub level teratas Asia, yakni AFC Champions League Elite.

Tag:  #ratchaburi #persib #bung #nilai #maung #lebih #siap #level #asia

KOMENTAR