Merek Busana Paula Verhoeven Ada Size Khusus Perempuan Tinggi
Paula Verhoeven dalam Indonesia Fashion Aesthetic (IFA) 2026 di Ballroom The Ritz-Carlton Hotel, Pacific Place, Jakarta, Selasa (10/2/2026).(Kompas.com / Nabilla Ramadhian)
09:35
11 Februari 2026

Merek Busana Paula Verhoeven Ada Size Khusus Perempuan Tinggi

- Label busana Amapola tercipta bukan sekadar berdasarkan analisis tren pasar, melainkan lahir dari keresahan personal Paula Verhoeven yang memiliki postur tubuh tinggi.

Sosok yang telah berkecimpung di dunia modeling selama lebih dari dua dekade ini menyadari bahwa keunggulan utama jenamanya terletak pada spesifikasi ukuran yang ditawarkan.

“Kalau di aku, ada salah satu keunggulannya, ada ukuran yang namanya ‘Paula Size’. Jadi itu ukuran untuk tinggi badan di atas 170 sentimeter,” ungkap dia saat ditemui di Indonesia Fashion Aesthetic (IFA) 2026 di Ballroom The Ritz-Carlton Hotel, Pacific Place, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Langkah Paula menghadirkan standar ukuran khusus ini merupakan jawaban bagi para perempuan bertubuh tinggi.

Sering kali, mereka kesulitan dalam menemukan pakaian yang pas di pasaran konvensional. Selama ini, Paula melihat bahwa kebutuhan pakaian untuk kelompok tersebut memang cenderung terabaikan.

Baca juga: 7 Rekomendasi Busana Lebaran 2026, Bikin Terlihat Anggun dan Bersahaja

Berawal dari masalah pribadi

Paula menceritakan bahwa inspirasi brand ini berakar dari pengalaman masa lalunya yang kerap kesulitan mendapatkan busana dengan potongan yang tepat.

Sebagai seorang model dengan tinggi di atas rata-rata, ia merasakan betul betapa sulitnya menemukan pakaian yang tidak menggantung saat dikenakan.

“Sebenarnya dari awal, aku tuh dulu susah cari baju lengan panjang. Jadi saya menyediakan dan memfasilitasi anak-anak yang sekarang tubuhnya tinggi-tinggi,” tutur dia.

Kesulitan yang terus berulang itulah yang akhirnya ia jadikan peluang untuk membantu perempuan lain dengan kendala serupa.

Baca juga: Gaya Paula Verhoeven Pakai Outfit Hitam-Putih di TGC Jakarta 2025

Koleksi dari brand Amapola milik Paula Verhoeven dalam Indonesia Fashion Aesthetic (IFA) 2026 di Ballroom The Ritz-Carlton Hotel, Pacific Place, Jakarta, Selasa (10/2/2026).Kompas.com / Nabilla Ramadhian Koleksi dari brand Amapola milik Paula Verhoeven dalam Indonesia Fashion Aesthetic (IFA) 2026 di Ballroom The Ritz-Carlton Hotel, Pacific Place, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Tetap menyediakan ukuran reguler

Mengingat citra dirinya yang bertubuh tinggi, Paula mengakui banyak orang yang menyangka bahwa Amapola hanya diperuntukkan bagi kalangan tertentu saja.

Padahal, ia tetap menyediakan koleksi untuk berbagai ukuran tubuh pada umumnya agar tetap inklusif.

“Orang suka berpikir ini hanya diperuntukkan orang-orang tinggi, padahal sebenarnya aku menjual ukuran reguler,” ungkap dia.

Adapun untuk pilihan khusus “Paula Size”, saat ini hanya bisa didapatkan melalui sistem pre-order.

Baca juga: Plagiarisme di Industri Mode, Salah Kaprah yang Harus Dihentikan

Fokus pada kepraktisan ibu muda

Di luar urusan dimensi pakaian, Amapola juga mengedepankan sisi fungsionalitas. Sebagai ibu yang tetap aktif bekerja, Paula sangat mengerti bahwa pakaian yang longgar dan mudah dikenakan adalah kebutuhan utama dalam menunjang aktivitas sehari-hari.

Hal ini diwujudkan melalui siluet busana yang loose sehingga tidak membatasi gerak.

Paula melihat banyak perempuan yang menginginkan tampilan modis, tanpa harus menghabiskan waktu lama untuk memadu padankan pakaian.

“Balik lagi karena saya juga ibu muda yang masih bekerja dan maunya yang simpel. Orang-orang kadang malas mix and match. Jadi aku ngeluarin yang sepasang, dan yang memang gampang untuk di-mix and match,” ujar dia.

Baca juga: Tips Tetap Hangat dan Modis Saat Musim Hujan

Strategi di tengah padatnya pasar modest fashion

Perihal banyaknya brand yang bergerak dalam bidang modest fashion, Paula membagikan pandangannya mengenai industri modest fashion di tanah air yang sangat kompetitif.

Meski banyak pemain baru bermunculan, ia tetap optimistis bahwa setiap brand memiliki ruangnya masing-masing.

“Sebenarnya memang modest fashion itu banyak banget ya brand-nya. Tapi, Indonesia itu sangat luas. Jadi buat saya, kesempatan itu ada saja,” jelas Paula yang kini memilih fokus mengembangkan bisnis dari balik layar sejak awal tahun 2025.

Bagi ibu dari dua anak ini, banyaknya kompetitor justru menjadi indikator positif bahwa pasar ini sangat potensial.

Namun, ia memilih untuk tidak mengekor pada tren yang sedang populer, melainkan tetap fokus pada nilai solusi yang ditawarkan Amapola.

Baca juga: Warna Lembut Jadi Warna Favorit untuk Busana Muslim, Mengapa?

Tag:  #merek #busana #paula #verhoeven #size #khusus #perempuan #tinggi

KOMENTAR