Pelatih Chelsea Liam Rosenior Nilai Arsenal Tunjukkan Perilaku 'Tak Terhormat'
- Chelsea harus mengakhiri langkah di Piala Liga Inggris 2025-2026 setelah kalah dari Arsenal pada semifinal.
Seusai pertandingan, pelatih The Blues, Liam Rosenior, menyampaikan pandangannya terkait sikap tim lawan saat leg kedua berlangsung di Emirates Stadium.
Chelsea bertandang ke markas Arsenal pada leg kedua semifinal Piala Liga Inggris 2025-2026, Rabu (4/1/2026) WIB.
Pada laga tersebut, hasil Arsenal vs Chelsea berakhir 1-0. Chelsea pun tersingkir karena kalah agregat 2-4, setelah sebelumnya takluk 2-3 di leg pertama di Stamford Bridge.
Kekalahan itu memastikan Arsenal melaju ke final, sementara Chelsea harus menghentikan langkahnya di ajang tersebut.
Sehari setelah pertandingan, Rosenior menyampaikan komentar terkait situasi di luar jalannya laga yang menurutnya berpengaruh pada persiapan tim.
Baca juga: Hasil Atalanta Vs Juventus 3-0: Bianconeri Terdepak dari Coppa Italia Usai Dibantai
Arsenal Serobot Area Pemanasan Chelsea
Liam Rosenior menilai ada hal yang kurang tepat saat kedua tim melakukan pemanasan sebelum pertandingan.
Ia menyebut tim kepelatihan Arsenal memasuki area lapangan yang digunakan pemain Chelsea untuk pemanasan.
“Ada etika tertentu dalam sepak bola,” kata Rosenior.
Gelandang serang Chelsea, Cole Palme, berduel dengan gelandang Arsenal, Declan Rice (kanan), pada laga leg kedua semifinal Piala Liga Inggris antara Arsenal dan Chelsea di Stadion Emirates, London, pada 3 Februari 2026.
Baca juga: Kata-kata Luciano Spalletti Usai Juventus Didepak Atalanta dari Coppa Italia
“Saat pemanasan, tim Anda memiliki separuh area lapangan sendiri dan tim lawan memiliki separuh area mereka,” lanjutnya.
Menurut Rosenior, kehadiran staf Arsenal di area tersebut mengganggu persiapan timnya. Ia menegaskan selama ini selalu berusaha menjaga batas wilayah saat menghadapi lawan.
“Saya tidak pernah meminta tim atau pelatih saya untuk memasuki wilayah lawan. Pada saat itu, saya rasa posisi mereka tidak tepat, mereka mengganggu pemanasan kami,” tambahnya.
Kegeraman Rosenior ke Arsenal
Rosenior mengaku sempat meminta pihak Arsenal untuk kembali ke area mereka masing-masing. Ia menyadari cara penyampaiannya mungkin kurang tepat, namun dilakukan demi menjaga fokus timnya.
“Saya meminta mereka, mungkin dengan cara yang kurang sopan, untuk memastikan mereka tetap berada di separuh lapangan mereka.”
Meski begitu, Rosenior menegaskan tidak memiliki masalah pribadi dengan pihak Arsenal maupun pelatih Mikel Arteta.
Baca juga: Hasil Real Betis Vs Atletico Madrid 0-5: Griezmann dkk ke Semifinal Copa del Rey
“Saya tidak punya masalah dengan siapa pun di Arsenal. Mikel adalah seseorang yang sangat saya hormati.”
“Hanya pada saat itu, rasa hormat tidak ditunjukkan kepada tim saya,” pungkasnya.
Situasi tersebut menambah catatan panas pertemuan kedua tim pada semifinal Piala Liga Inggris 2025-2026, meski hasil akhir memastikan Arsenal yang melangkah ke partai puncak.
Tag: #pelatih #chelsea #liam #rosenior #nilai #arsenal #tunjukkan #perilaku #terhormat