Pegadaian Tegaskan Tabungan dan Cicil Emas Dijamin Fisik 1:1
Kantor Pusat PT Pegadaian (Persero) di Jakarta Pusat. Pegadaian menegaskan seluruh produk investasi emasnya dijamin sepenuhnya dengan emas fisik sebagai underlying asset dengan rasio 1:1. Penegasan ini disampaikan menyusul lonjakan permintaan cetak emas fisik dan keluhan nasabah terkait ketersediaan stok.(dok. Humas Pegadaian)
09:32
6 Februari 2026

Pegadaian Tegaskan Tabungan dan Cicil Emas Dijamin Fisik 1:1

– Pegadaian menegaskan seluruh produk investasi emasnya dijamin sepenuhnya dengan emas fisik sebagai underlying asset dengan rasio 1:1. Penegasan ini disampaikan menyusul lonjakan permintaan cetak emas fisik dan keluhan nasabah terkait ketersediaan stok.

Dalam pernyataan resmi yang dikutip Jumat (6/2/2026), Pegadaian mengucapkan terima kasih atas kepercayaan nasabah dan masyarakat terhadap layanan Pegadaian dan aplikasi TRING!.

Perusahaan memastikan, setiap gram transaksi produk investasi emas, baik Tabungan Emas maupun Cicil Emas di Pegadaian, dijamin dengan emas fisik yang setara.

Baca juga: Prospek Permintaan Emas 2026: Geopolitik Diprediksi Jadi Motor Utama

Emas tersebut disimpan dalam brankas penyimpanan emas (vault) berstandar internasional dan diaudit secara berkala oleh regulator dan pengawas, yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pegadaian menjelaskan, tingginya lonjakan permintaan emas fisik dalam waktu bersamaan menyebabkan antrean panjang pada proses pengajuan cetak dan pengambilan emas.

Saat ini, perusahaan terus mengoptimalkan pencetakan emas fisik sesuai permintaan denominasi atau gramasi dari nasabah. Proses tersebut membutuhkan waktu untuk produksi dan distribusi.

Sebagai bentuk komitmen, Pegadaian meningkatkan kapasitas produksi serta mempercepat distribusi. Perusahaan menargetkan seluruh permintaan emas fisik yang tertunda dapat diserahterimakan kepada nasabah paling lambat akhir Februari 2026.

Baca juga: Update Harga Emas Antam Hari Ini 6 Februari 2026: Anjlok Rp 100.000 Jadi Rp 2,85 Juta per Gram

Pegadaian menegaskan seluruh produk investasi emasnya dijamin sepenuhnya dengan emas fisik sebagai underlying asset dengan rasio 1:1. Penegasan ini disampaikan menyusul lonjakan permintaan cetak emas fisik dan keluhan nasabah terkait ketersediaan stok.Dok. Pegadaian Pegadaian menegaskan seluruh produk investasi emasnya dijamin sepenuhnya dengan emas fisik sebagai underlying asset dengan rasio 1:1. Penegasan ini disampaikan menyusul lonjakan permintaan cetak emas fisik dan keluhan nasabah terkait ketersediaan stok.

"Lonjakan permintaan emas fisik secara bersamaan berdampak pada antrean proses cetak dan pengambilan emas. Saat ini Pegadaian terus mengoptimalkan produksi dan distribusi, dengan target seluruh permintaan tertunda dapat dipenuhi paling lambat akhir Februari 2026," tulis Pegadaian di akun Instagram resminya @pegadaian_id. 

Pegadaian juga memastikan likuiditas emas nasabah tetap aman dan terjamin. Nasabah yang membutuhkan dana segera dapat memanfaatkan layanan gadai maupun buyback Tabungan Emas melalui outlet Pegadaian dan aplikasi TRING!.

Perusahaan mengimbau nasabah untuk tetap tenang dan bijak serta berinvestasi emas sesuai kebutuhan dan profil finansial masing-masing dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian 6 Februari 2026: Rp 3,252 Juta Per Gram

Penegasan tersebut muncul setelah nasabah mengeluhkan kesulitan mencetak emas digital menjadi emas fisik melalui aplikasi TRING! by Pegadaian. Keluhan itu diunggah akun @eskepalmilosatu di media sosial X pada Selasa (3/2/2026).

Dalam unggahannya, akun tersebut menyertakan tangkapan layar notifikasi aplikasi yang menyebutkan stok emas fisik tidak tersedia di berbagai denominasi, mulai dari 1 gram hingga 25 gram.

Notifikasi itu berbunyi, “Stok tidak tersedia. Hanya tersedia 0 untuk 1,0 gr. Hanya tersedia 0 untuk 10,0 gr. Hanya tersedia 0 untuk 2,0 gr. Hanya tersedia 0 untuk 25,0 gr. Hanya tersedia 0 untuk 5,0 gr. Silakan pilih denominasi lainnya.”

Kekosongan stok emas fisik itu memicu kekhawatiran di tengah mencuatnya kasus perusahaan emas digital di China yang gagal bayar.

Dalam kasus tersebut, diperkirakan lebih dari 150.000 nasabah terancam tidak bisa mencairkan dana yang mereka setorkan untuk membeli emas digital, dengan total nilai sekitar 10 miliar yuan atau setara Rp 24,1 triliun.

Tag:  #pegadaian #tegaskan #tabungan #cicil #emas #dijamin #fisik

KOMENTAR