Alvaro Carreras Cerita Perubahan Real Madrid di Bawah Alvaro Arbeloa
Bek kiri Real Madrid, Alvaro Carreras, mencuri perhatian publik Santiago Bernabeu sejak awal musim 2025-2026.(AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU)
14:52
28 Januari 2026

Alvaro Carreras Cerita Perubahan Real Madrid di Bawah Alvaro Arbeloa

- Alvaro Carreras mengungkapkan bahwa ia merasa seperti menjalani mimpi sejak kembali ke Real Madrid, klub yang ia tinggalkan sebagai remaja.

Setelah berkarier di akademi Real Madrid, Alvaro Carreras pindah ke Manchester United dan bergabung bersama Benfica sebelum dirinya kembali ke Madrid dengan biaya 50 juta euro.

Alvaro Carreras pun menjadi bagian dari tim yang bergejolak pada pertengahan musim ini setelah Xabi Alonso dipecat klub dan tampuk kepemimpinan bergeser ke pundak Alvaro Arbeloa.

Alvaro Carreras kini akan bertandang ke markas mantan klubnya, Benfica, pada laga terakhir Liga Champions fase liga, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB.

Baca juga: Benfica Vs Real Madrid: Saat Arbeloa Minta Bellingham Berhenti Lari...

Bumbu lain pada laga tersebut adalah Benfica juga kini ditangani oleh Jose Mourinho, yang merupakan mantan pelatih Real Madrid.

Carreras pun mengutarakan perasaannya bersama Real Madrid dalam sesi konferensi pers sebelum laga tersebut.

"Pada akhirnya, ketika tiba di tempat baru, Anda merasakan kebahagiaan dan semangat seperti seorang pemuda yang mewujudkan impian bermain untuk klub terbaik di dunia," kata Carreras seperti dikutip dari Football Espana.

"Dengan kepercayaan diri dan pemain-pemain hebat di sisi saya, sangat mudah untuk bermain. Hidup bersama mereka adalah sebuah mimpi."

"Anda belajar banyak dan mereka mengajarkan banyak hal. Saya yakin semuanya akan berjalan baik dan saya memiliki kemampuan untuk bermain di Real Madrid… ya, saya yakin."

Baca juga: Cinta LALIGA Turun dari Keluarga, Real Madrid Mengakar Lintas Generasi

Di bawah manajemen Arbeloa, Carreras dkk mencatatkan tiga kemenangan, sekali kebobolan, dan mencetak 10 gol sejak terdepak secara memalukan dari Copa del Rey di tangan klub divisi kedua, Albacete.

"Dia datang dengan ide jelas: menjadi diri kita sendiri. Menikmati permainan, tetap bersatu di masa sulit, dan berlari bersama. Kemudian, ruang dan kedalaman akan muncul," ujar Carreras mengenai pendekatan Arbeloa.

Pelatih baru Real Madrid Alvaro Arbeloa menjalani konferensi pers pertama di Real Madrid Sports City di Valdebebas, di pinggiran Madrid, pada 13 Januari 2026. Real Madrid menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih baru pada 12 Januari 2026 setelah pelatih Xabi Alonso meninggalkan klub dengan formula kesepakatan bersama, sehari setelah tim kalah di final Piala Super Spanyol melawan rival Barcelona, lapor AFP. (Foto oleh Oscar DEL POZO / AFP)AFP/OSCAR DEL POZO Pelatih baru Real Madrid Alvaro Arbeloa menjalani konferensi pers pertama di Real Madrid Sports City di Valdebebas, di pinggiran Madrid, pada 13 Januari 2026. Real Madrid menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih baru pada 12 Januari 2026 setelah pelatih Xabi Alonso meninggalkan klub dengan formula kesepakatan bersama, sehari setelah tim kalah di final Piala Super Spanyol melawan rival Barcelona, lapor AFP. (Foto oleh Oscar DEL POZO / AFP)

"Kami tahu bahwa pertandingan melawan Villarreal akan sulit dan harus berjuang keras sejak awal."

"Setelah jeda, kami keluar dengan fokus dan tekat, gol pun tercipta. Kami semua berkomitmen, kami ingin yang terbaik untuk klub, dan kami mengejar semua gelar yang tersisa."

Belum Penuh Keluar dari Krisis

Meski demikian, Carreras menyadari bahwa Real Madrid belum sepenuhnya keluar dari krisisnya.

"Sepak bola adalah satu pertandingan pada satu waktu. Kami mungkin dalam kondisi yang sangat baik, tetapi jika sesuatu buruk terjadi besok, itu akan menjadi periode terburuk Madrid lagi," ujarnya.

"Kami harus tampil, menang, dan fokus pada La Liga, karena kami memiliki pertandingan yang sangat sulit akhir pekan ini."

Di usia 22 tahun, Carreras hampir selalu menjadi starter sejak bergabung dengan Real Madrid, dan ia mengaku termotivasi oleh tekanan yang datang saat bermain untuk Los Blancos.

"Saya suka tekanan, saya merasa hidup dengan tekanan. Saya tidak tahu apakah itu membunuh… tetapi Anda harus menghadapi tekanan, karena jika tidak, klub ini tidak akan seperti sekarang."

 

Tag:  #alvaro #carreras #cerita #perubahan #real #madrid #bawah #alvaro #arbeloa

KOMENTAR