Pengamat Nilai Indonesia dan Bulgaria Bisa Seimbang di FIFA Series 2026
FIFA telah resmi mengumumkan pembagian tuan rumah dan grup FIFA Series 2026 pada Senin (19/1/2026). Timnas Indonesia bertindak sebagai tuan rumah dan satu grup dengan Bulgaria, Kep. Solomon, dan St. Kitts and Nevis.(Dok. FIFA)
20:20
20 Januari 2026

Pengamat Nilai Indonesia dan Bulgaria Bisa Seimbang di FIFA Series 2026

- FIFA resmi mengumumkan Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan St Kitts-Nevis sebagai lawan timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026 yang akan berlangsung Maret-April nanti.

Turnamen ini menjadi bagian dari agenda pengembangan FIFA yang mempertemukan tim nasional dengan profil kompetitif berbeda.

Dari ketiga calon lawan, representasi UEFA, Bulgaria, menjadi perhatian tersendiri.

Namun, menurut pengamat sepak bola nasional Gita Suwondo, kekuatan timnas Bulgaria saat ini jauh dari era emas sebelumnya.

“Mungkin yang menarik dengan bergabungnya Bulgaria tapi berbeda dari era Hristo Stoichkov, Jordan Letchkov dan lain-lain," tutur Gita Suwondo.

“Bulgaria yang sudah menurun kemampuannya dan tidak berbuat banyak di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa menempati juru kunci,” lanjut pengamat yang merupakan mantan jurnalis olahraga itu kepada Kompas.com.

Penyerang Spanyol Lamine Yamal beraksi pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Bulgaria dan Spanyol, di stadion Vassil Levski di Sofia pada 4 September 2025.AFP/NIKOLAY DOYCHINOV Penyerang Spanyol Lamine Yamal beraksi pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Bulgaria dan Spanyol, di stadion Vassil Levski di Sofia pada 4 September 2025.

Rapor Buruk Bulgaria di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Ia merinci catatan Bulgaria selama babak kualifikasi yang dinilainya kurang meyakinkan. Mereka kalah lima kali dan hanya menuai sebuah kemenangan.

Bulgaria takluk dalam laga kandang-tandang melawan Spanyol dan Turkiye. Satu-satunya kemenangan yang mereka petik datang pada laga pamungkas melawan Georgia.

Dalam perjalanan Kualifikasi Piala Dunia 2026, pergantian tampuk kepelatihan sempat terjadi dari Ilian Iliev ke Aleksandar Dimitrov, begitu tim kalah 0-3 secara beruntun dari Spanyol dan Georgia.

"Tim hanya menciptakan 3 gol dan kemasukan 19 gol,” imbuhnya.

Menilik rekam jejak lawan yang kurang meyakinkan itu, Timnas Indonesia tak perlu merasa terlalu jeri.

Apalagi FIFA Series 2026, jadi kesempatan bagus Timnas Indonesia untuk mendongkrak ranking dunia.  

“Tapi kita jelas tidak boleh kalah. Kalau sampai kalah dari mereka walaupun menempati peringkat ke-88 dunia tetap saja nilainya dikurangi, menang dan seri akan mendapatkan poin tambahan,” ujar Gita Suwondo.

Bisa Seimbang dengan Bulgaria

Timnas Indonesia bahkan boleh percaya diri karena kini diperkuat banyak pemain diaspora.

“Jadi ini kesempatan bahwa kualitas Bulgaria biasa saja dan kita banyak pemain diaspora yang merumput di Eropa kalaupun ada di Indonesia juga bekas bermain di Eropa pasti levelnya kurang lebih seimbang dengan pemain Bulgaria,” imbuhnya. 

Pengamat yang biasa disapa Bung GAZ itu menilai FIFA Series sebagai paket keuntungan bagi Skuad Garuda, meski ada lawan dengan level di bawah standar tim-tim kontestan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

“Jadi ini harus dilihat sebuah keuntungan bahwa kita dapat 3 lawan sekaligus yang salah satunya dari Eropa, sayang Peru tidak jadi ikut,” katanya

Dibanding pengalaman uji coba sebelumnya, saat Indonesia mempersiapkan diri untuk putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia lalu. 

Ia menyebut kualitas lawan di FIFA Series 2026 ini masih relevan sebagai bahan evaluasi tim.

“Mungkin lebih bagus sedikit daripada berhadapan dengan China Taipei saat itu. Kualitasnya agak di bawah Lebanon dua-duanya, tapi kan Bulgaria menguntungkan,” ujar Gita Suwondo.

Selain itu, FIFA Series juga dinilai menjadi simulasi penting menuju agenda besar timnas Indonesia sepanjang 2026.

“Ya ini kan sebagai gambaran gimana nantinya untuk FIFA Matchday bulan Juni, lalu untuk ASEAN Championship juga sehingga ini uji coba benar-benar yang dilakukan John Herdman sekaligus nantinya siapa yang pantas bermain di Piala Asia 2027 mendatang,” pungkasnya.

Tag:  #pengamat #nilai #indonesia #bulgaria #bisa #seimbang #fifa #series #2026

KOMENTAR