John Herdman Cuek Timnas Indonesia Tanpa Diaspora di ASEAN Championship 2026
Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, saat menghadiri drawing atau undian ASEAN Championship 2026 di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta, Kamis (15/1/2026).(KOMPAS.com/SEM BAGASKARA)
19:52
15 Januari 2026

John Herdman Cuek Timnas Indonesia Tanpa Diaspora di ASEAN Championship 2026

ASEAN Championship 2026 akan menjadi ujian pertama John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia menghadapi turnamen regional di Asia Tenggara.

Hasil drawing ASEAN Championship 2026 memastikan Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Brunei/Timor Leste.

John Herdman yang turut hadir pada saat drawing ASEAN Championship 2026 mengatakan jika ia tak menganggap remeh turnamen ini.

Menurutnya, tidak ada tim yang mudah untuk dikalahkan oleh Timnas Indonesia. Meski tak bisa disebut grup neraka, Herdman menilai grup ini cenderung berat.

"Saya akan mengulang apa yang sudah saya sampaikan sebelumnya. Setiap tim akan sulit. Grup-grup ini berat," ujar Herdman kepada awak media, Kamis (15/1/2026). 

ASEAN Championship 2026 akan berlangsung pada 24 Juli sampai 26 Agustus 2026 atau bertepatan dengan kompetisi Eropa yang tengah libur.

Media Vietnam, Soha.vn, sempat memberikan tantangan kepada Timnas Indonesia karena mayoritas skuad Garuda bermain di kompetisi luar negeri terutama Eropa.

“Jika Ole Romeny dan kawan-kawan bermain di Piala AFF(2026), tentu Timnas Vietnam memiliki Pesaing yang tangguh,” tulis Soha.

Timnas Indonesia Sulit Panggil Diaspora

Meski digelar pada saat jeda kompetisi di Eropa, John Herdman menganggap ASEAN Championship 2026 tidak digelar saat agenda FIFA berlangsung.

Baginya, Timnas Indonesia akan sulit memanggil para pemain yang bermain di klub top seperti Serie A dan liga lainnya.

Karena alasan tersebut, Herdman menganggap kekuatan Timnas Indonesia dan peserta lainnya akan berada di level yang sama.

"Kompetisinya berlangsung di level yang setara karena ketika jendela internasional FIFA ditutup, keunggulan kualitas yang biasanya bisa didapat tim—misalnya dengan memanggil pemain dari Serie A dan liga top lainnya tidak lagi tersedia," kata Herdman.

Herdman menganggap ASEAN Championship 2026 menjadi waktu yang tepat untuk memberi kesempatan para pemain lokal.

"Situasi ini akan sangat bergantung pada kedalaman skuad. Ini tentang para pemain lokal yang akhirnya mendapat kesempatan membela negaranya. Dalam banyak kasus, mereka telah menunggu momen ini sepanjang kariernya.

"Bagi saya, ini adalah peluang besar. Sebuah kesempatan bagi sekelompok pemain untuk menjadi pionir dan membuka fase baru kesuksesan sepak bola Indonesia,” sambungnya.

Starting Timnas Indonesia, yang harus mengubur mimpi ke Piala Dunia 2026 usai mengalami kekalahan kedua kalinya di Grup B ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, kali ini oleh Irak, Minggu (12/10/2025) di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah. Dokumentasi Instagram Erick Thohir Starting Timnas Indonesia, yang harus mengubur mimpi ke Piala Dunia 2026 usai mengalami kekalahan kedua kalinya di Grup B ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, kali ini oleh Irak, Minggu (12/10/2025) di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.

Tak Mau Pusingkan Diaspora

John Herdman mengaku jika ia pernah menghadapi situasi serupa saat memimpin Timnas Kanada. Bukan perkara mudah untuk memanggil pemain diaspora di luar agenda FIFA.

“Ya, itu memang sulit. Berdasarkan pengalaman saya di CONCACAF, khususnya di Gold Cup yang digelar di luar jendela FIFA, pola pikir klub kini berbeda dibanding 10–15 tahun lalu. Ketika jendela FIFA ditutup, maka benar-benar tertutup," ujarnya.

Meski ia masih memiliki peluang memainkan para pemain diaspora lewat negosiasi, ia memilih tak melakukannya.

Baginya, turnamen ini digunakannya sebagai tempat untuk menggali kedalaman skuad Timnas Indonesia.

"Sekarang memang masih memungkinkan membangun hubungan dengan klub, dan dalam beberapa kondisi tertentu klub bisa mengizinkan pemain tampil atas pertimbangan olahraga. Namun fokus utama kami tetap pada kedalaman skuad," sambungnya.

John Herdman berkomitmen untuk memberi kesempatan sebanyak mungkin pemain lokal untuk membela Timnas Indonesia.

Selain itu, ia menilai jika tahun ini bisa menjadi waktu bagi Timnas Indonesia meraih trofi pertamanya.

"Ini juga soal membuka peluang baru bagi pemain yang selama ini selalu menunggu kesempatan ketika pemain lain mendapatkannya. Dan ini adalah peluang besar untuk mencatat sejarah pertama bagi Indonesia—meraih trofi perdana," tandasnya.

Tag:  #john #herdman #cuek #timnas #indonesia #tanpa #diaspora #asean #championship #2026

KOMENTAR