Butuh Pemain Top Eropa, John Herdman Bergerilya Cari Pemain Diaspora
John Herdman secara resmi diperkenalkan sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Selasa (13/1/2026) di Hotel Mulia, Jakarta.(KOMPAS.com/Firzie A. Idris)
19:58
13 Januari 2026

Butuh Pemain Top Eropa, John Herdman Bergerilya Cari Pemain Diaspora

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberi sinyal akan mencari pemain diaspora baru untuk menjadi bagian dari Timnas Indonesia di masa depan.

John Herdman telah diperkenalkan oleh PSSI ke publik Tanah Air sebagai juru taktik baru skuad Garuda dalam konferensi pers di Ballroom Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Agenda tersebut turut dihadiri seluruh jajaran pengurus PSSI, mulai dari Ketua Umum Erick Thohir, Wakil Ketua Umum I Zainudin Amali, Wakil Ketua Umum II Ratu Tisha Destria, seluruh Komite Eksekutif dan Direktur Teknik Alexander Zwiers.

Tak ketinggalan, keluarga John Herdman pun ikut mendampingi momen spesialnya, mulai dari sang istri Clare Herdman, dan kedua anaknya Jay dan Lilly Herdman.

Pria asal Inggris itu memiliki tugas berat untuk membangkitkan kembali moral Timnas Indonesia yang menurun usai gagal lolos ke Piala Dunia 2026.

Target terdekatnya adalah turnamen FIFA Series pada Maret mendatang. Kemudian ada ASEAN Cup (Piala AFF) 2026 dan Piala Asia 2027.

Butuh Pemain Top

Demi tujuan mencapai prestasi tertinggi, Herdman mengatakan Indonesia membutuhkan deretan pemain yang konsisten tampil di level teratas seperti Jay Idzes, Kevin Diks, Emil Audero, Calvin Verdonk, Dean James, dan Justin Hubner.

Kevin Diks berlari dengan bola dalam acara DFL Media Day di Borussia-Park pada 5 Agustus 2025 di Mönchengladbach, Jerman. (Foto oleh Pau Barrena/Bundesliga/Koleksi Bundesliga melalui Getty Images)Pau Barrena/Bundesliga Kevin Diks berlari dengan bola dalam acara DFL Media Day di Borussia-Park pada 5 Agustus 2025 di Mönchengladbach, Jerman. (Foto oleh Pau Barrena/Bundesliga/Koleksi Bundesliga melalui Getty Images)

Herdman berani mengatakan hal tersebut berdasarkan pengalamannya bersama Timnas Kanada yang ketika melangkah ke putaran final Piala Dunia 2022 memiliki sederet pemain seperti Alphonso Davies, Junior Hoilett, Jonathan David, Ismael Kone, dan Atiba Hutchinson.

Itu pun Kanada gagal mendapatkan poin selama fase grup dan harus menyudahi turnamen dengan finis sebagai juru kunci Grup F.

Maka itu, dia membuka peluang untuk menambah pemain naturalisasi lainnya guna memperbesar peluang skuad Garuda menorehkan sejarah prestasi di berbagai turnamen.

"Saya pikir jika Anda melihat perjalanan saya di Kanada dengan timnas putra, saya punya filosofi sangat jelas. Untuk bisa berkompetisi di panggung dunia, kita perlu pemain tier 1 dan tier 2, pemain yang bermain di lima liga teratas di dunia."

"Kita butuh pemain yang berpengalaman dengan intensitas tinggi, ketajaman taktis di sepak bola dunia dan nasional."

"Jadi, saya secara konsisten selalu berusaha merekrut pemain yang kariernya bagus. Karena karier sepak bola itu selalu berbanding lurus, kalau pemain itu bagus, dia pasti bermain di level tinggi," ungkap dia.

Orbitkan Pemain Lokal

Selain merekrut pemain baru, Herdman juga berupaya mengorbitkan para pemain lokal untuk berkarier di luar negeri.

Sebab, dengan tampil abroad, mental para pemain akan semakin tangguh lantaran terbiasa berkompetisi di level tertinggi.

"Di Indonesia, kita sudah ada di tahap di mana para pemain mulai berpikir untuk tampil mewakili negara ini. Para pemain lokal, passion, energi, dan komitmennya juga akan terlihat," kata eks juru taktik Toronto FC.

"Makanya, kami berharap dalam beberapa tahun ke depan, bisa menemukan pemain yang bisa kita kirim ke Eropa, ke liga-liga top atau luar negeri."

"Jadi, saya akan terus bekerja untuk menemukan pemain terbaik untuk bermain di Indonesia," tutur dia.

Meyakinkan Pemain untuk Naturalisasi

Bagi Herdman, mencari pemain terbaik tidaklah sulit berkaca dari pengalaman melatihnya selama ini.

Satu hal yang membutuhkan proses panjang adalah meyakinkan sang pemain untuk mau membela Timnas Indonesia dibandingkan timnas negara lainnya.

"Menurut saya, tidak susah untuk melihat di mana pemain terbaik Anda berada. Anda mencari pemain terbaik untuk negara ini. Meyakinkan pemain-pemain tersebut untuk bermain di Indonesia adalah langkah besar. Karena di sepak bola, ada banyak kesempatan bagi pemain," kata Herdman.

"Tapi, saya pikir, ketika pemain merasakan dan melihat semangat semacam ini, kesempatan untuk menjadi deretan pemain pertama yang membawa sebuah negara lolos ke Piala Dunia, itu akan menjadi alasan besar yang meyakinkan mereka," ucapnya.

Dia mencontohkan ketika mengajak Stephen Eustaquio agar memilih Timnas Kanada ketimbang Portugal dan pada akhirnya membantu Kanada mencetak sejarah dengan tampil di Piala Dunia 2022 setelah 36 tahun.

Itulah yang ingin diulangi kembali oleh Herdman dengan membawa Timnas Indonesia ke putaran final Piala Dunia 2030.

"Alasan itu juga yang meyakinkan Stephan Eustaqio untuk tidak bermain bagi Portugal, melainkan Kanada. Dia mau menjadi pemain yang membawa negara, lalu merayakan keberhasilan dengan jutaan orang (fans). Tidak banyak negara di dunia yang bisa menawarkan itu," ujar Herdman.

"Jadi, saya akan memanfaatkan waktu bersama yang lain di PSSI untuk bekerja keras dan menemukan pemain terbaik, serta untuk meyakinkan mereka agar menjadi bagian dari perjalanan ini, yang akan menjadi salah satu kisah terbesar di bola sepak dunia," imbuhnya.

 

Tag:  #butuh #pemain #eropa #john #herdman #bergerilya #cari #pemain #diaspora

KOMENTAR