Rencana John Herdman di Timnas Indonesia: Mendengar, Memahami, Beraksi
- PSSI resmi membuka babak baru dalam perjalanan Timnas Indonesia dengan menunjuk John Herdman sebagai pelatih.
John Herdman telah diperkenalkan dalam konferensi pers di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Selasa (12/1/2026) pagi.
Penunjukan ini sekaligus menjadi sinyal kuat PSSI untuk membangun timnas dengan pendekatan jangka menengah dan panjang.
Pelatih asal Inggris itu terikat kontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun berikutnya.
Artinya, ia berpotensi memimpin Timnas Indonesia hingga 2029, bergantung pada arah kebijakan federasi ke depan.
Fokus Awal, Mendengar dan Memahami Kebutuhan Tim
Dalam pernyataan sebagai pelatih timnas Indonesia, ia menegaskan bahwa langkah awal yang akan ditempuh bukan langsung berbicara soal taktik atau susunan pemain, melainkan memahami kondisi tim secara menyeluruh.
“Ya, saya pikir dalam jangka pendek, ini selalu merupakan sebuah penilaian. Anda meluangkan waktu untuk mendengarkan," kata John Herdman.
Anda memahami, Anda memahami pengalaman orang-orang di Piala Dunia terakhir, pengalaman taktik saya sendiri dalam mengevaluasi sebuah periode dua tahun ini, yang, Anda tahu, hampir tercapai, hampir tercapai, tetapi itu gagal."
"Dan Anda harus memahami celah itu, dan itu berarti berbicara dengan kapten, menciptakan sebuah kelompok kepemimpinan, untuk sepenuhnya memahami apa yang mereka alami, bagaimana mereka menderita di momen-momen tertentu, bagaimana mereka secara kolektif pulih dari keberhasilan dan kegagalan kampanye tersebut," tutur Herdman.
Baginya, kegagalan timnas Indonesia di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia itu justru menjadi titik refleksi penting untuk membangun fondasi yang lebih kuat ke depan.
Belajar dari Luka Kegagalan Piala Dunia 2026
Pelatih berusia 50 tahun itu mengungkapkan bahwa dirinya telah berdiskusi langsung dengan sejumlah pemain timnas Indonesia terkait kegagalan di kualifikasi Piala Dunia 2026 lalu.
Sebab, ia ingin memahami sisi emosional para pemain dan menjadikannya sebagai pelajaran berharga.
"Saya sudah mulai berkomunikasi dengan kapten dan beberapa pemimpin kunci.
"Saya telah menghubungi lebih dari 60 pemain untuk memberi tahu mereka bahwa saya ada di sini, saya sedang mengamati," ujar Herdman.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman (kiri) bersama dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir (kanan) dalam konferensi pers di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Menurutnya, pemahaman atas pengalaman pahit tersebut penting agar tim tidak kembali terjebak pada kesalahan yang sama.
"Jadi pekerjaan saya selama 15-20 tahun terakhir dari pengalaman saya adalah meloloskan tim ke Olimpiade, ke Piala Dunia. Ini adalah tentang melihat apa yang hilang dalam kebiasaan itu dan membangunnya," tutur Herdman
Maret 2026 Jadi Langkah Awal
Setelah fase mendengar dan mengevaluasi, mantan pelatih timnas Kanada itu menegaskan bahwa langkah konkret akan segera dijalankan.
Ajang FIFA Series pada Maret 2026 disebutnya sebagai momen penting untuk mulai menunjukkan arah kerja tim.
"Dan ini adalah sebuah langkah yang penting. Kami memiliki sebuah peluang yang sangat baik pada bulan Maret untuk mengambil langkah pertama kami bersama-sama," kata John Herdman.
John Herdman lantas menegaskan rencananya untuk Timnas Indonesia dalam waktu dekat.
"Jadi jangka pendek, mendengarkan, memahami, lalu beraksi. Mari kita bergerak," kata Herdman.
Tag: #rencana #john #herdman #timnas #indonesia #mendengar #memahami #beraksi