Siapa Alvaro Arbeloa? Mantan Lawan Jordi Amat yang Jadi Caretaker Real Madrid
- Alvaro Arbeloa diangkat menjadi caretaker Real Madrid menyusul pemecatan Xabi Alonso pasca kekalahan final Piala Super Spanyol.
- Arbeloa, mantan bek Real Madrid, sebelumnya menangani Real Madrid Castilla sejak Mei 2025.
- Ia kembali ke tim utama pada Januari 2026, menegaskan kepercayaan klub terhadap DNA dan kedisiplinan dirinya.
Alvaro Arbeloa resmi memasuki babak baru dalam kariernya. Mantan bek kanan andalan Real Madrid dan timnas Spanyol itu kini dipercaya menjadi caretaker Real Madrid.
Arbeloa menjadi pelatih sementara Real Madrid usai Xabi Alonso dipecat setelah kekalahan Los Blancos di final Piala Super Spanyol.
Arbeloa, yang lahir di Salamanca pada 17 Januari 1983, bukan sosok asing bagi publik Santiago Bernabeu.
Ia adalah figur yang lekat dengan identitas klub, baik sebagai pemain maupun sebagai pembina talenta muda di akademi Madrid.
Arbeloa mengawali karier sepak bolanya di akademi Real Zaragoza sebelum bergabung dengan Real Madrid pada usia 18 tahun.
Ia menghabiskan tiga musim bersama Real Madrid Castilla dan turut membantu tim promosi ke Segunda División pada musim 2004/2005.
Debutnya di LaLiga bersama tim utama Real Madrid terjadi pada Oktober 2004.
PerbesarReal Madrid Pecat Xabi Alonso, Arbeloa Jadi Pengganti: Keputusan Tepat atau Terburu-buru? [Instagram]Namun, ketatnya persaingan membuat Arbeloa hijrah ke Deportivo La Coruna pada 2006.
Meski hanya setengah musim di Galicia, penampilannya cukup impresif hingga menarik minat Liverpool.
Bersama Liverpool, Arbeloa tampil dalam 98 pertandingan resmi selama tiga musim Premier League.
Ia menjadi bagian penting skuad Rafael Benítez, termasuk saat menyingkirkan Barcelona di Liga Champions 2006/2007.
Pada 2009, Real Madrid memulangkannya dengan nilai transfer sekitar £5 juta.
Menariknya, bersama Real Madrid, Arbeloa sempat jadi lawan bagi bek Timnas Indonesia, Jordi Amat.
Dari catatan statistik, Jordi Amat telah 4 kali bertanding melawan Arbeloa. Pertemuan pertama kedua pemain terjadi pada musim 2009/10 saat Real Madrid melawan Espanyol.
Dari empat pertemuan, tim yang dibela Jordi Amat tak pernah menang melawan Arbeloa Cs di Real Madrid.
Dalam periode keduanya di Madrid (2009–2016), Arbeloa memenangkan delapan gelar utama, termasuk LaLiga 2011/2012 dan dua trofi Liga Champions.
Meski lebih dikenal sebagai pemain pekerja keras ketimbang bintang, perannya di ruang ganti dan kedisiplinannya membuatnya sangat dihormati.
Setelah gantung sepatu, Arbeloa kembali ke Real Madrid pada 2020 sebagai pelatih tim U-14. Karier kepelatihannya menanjak dengan cepat.
Dua tahun berselang, ia dipercaya menangani Juvenil A dan mencatatkan hasil kompetitif di UEFA Youth League.
Pada Mei 2025, Arbeloa menggantikan Raúl González sebagai pelatih Real Madrid Castilla. Dengan formasi favorit 4-3-3 menyerang, ia dikenal mengedepankan intensitas, disiplin, dan keberanian memainkan pemain muda.
Kepercayaan klub kepadanya mencapai puncak pada Januari 2026, saat Arbeloa dipromosikan ke tim utama Real Madrid.
Langkah ini menegaskan keyakinan manajemen bahwa DNA klub dan karakter kuat Arbeloa dibutuhkan di tengah situasi sulit.
Kontributor: Adam Ali
Tag: #siapa #alvaro #arbeloa #mantan #lawan #jordi #amat #yang #jadi #caretaker #real #madrid