Inter Milan Hampir Pasti Jadi Juara Paruh Musim Liga Italia
- Inter Milan tampaknya sudah bisa dianggap sebagai juara paruh musim secara virtual setelah AC Milan gagal meraih kemenangan melawan Genoa.
Kompetisi Serie A musim ini belum menyentuh separuh jalan, dengan delapan tim yang baru menyelesaikan 18 pertandingan akibat jadwal tertunda karena Piala Super Italia.
Tim-tim seperti Inter Milan, AC Milan, Napoli, Bologna, Como, Parma, Lecce, dan Verona dijadwalkan untuk menjalani laga giornata 16 yang terlewat pada Rabu dan Kamis pekan depan.
Meski demikian, Liga Italia sepertinya telah menemukan pemuncak klasemen paruh musim.
Gelar tak resmi sebagai Campione d'Inverno atau juara musim dingin bisa dikatakan menjadi milik Inter Milan setelah hasil pertandingan AC Milan melawan Genoa pada Kamis (8/1/2026).
Di San Siro, AC Milan kehilangan dua poin penting setelah ditahan imbang 1-1 oleh tim yang berada di papan bawah tersebut.
Sebelumnya, Rossoneri adalah satu-satunya pesaing yang bisa menghalangi Inter untuk memuncaki klasemen paruh musim jika berhasil mengalahkan Genoa.
Namun mereka gagal dan hanya menambah koleksi poin menjadi 39 dan kini masih berada di posisi kedua klasemen.
Adapun Inter Milan kini berada di puncak klasemen dengan 42 poin, diikuti Napoli di peringkat ketiga dengan 38 poin.
AC Milan masih berpeluang menyamai poin Inter pada Ahad mendatang dengan syarat mereka harus mengalahkan Fiorentina, dan Inter kalah saat bertanding melawan Napoli pada 11 Januari 2026.
Namun, untuk itu diperlukan kombinasi hasil yang sangat tidak biasa agar Milan bisa merebut posisi teratas.
Penyerang Inter Milan Marcus Thuram merayakan gol kedua timnya bersama Lautaro Martinez pada laga Serie A Italia Inter Milan vs Como di stadion San Siro di Milan, pada 6 Desember 2025.
Inter Superior di Aspek Selisih Gol
Rossoneri harus menutupi selisih gol yang signifikan dari tim asuhan Cristian Chivu, di mana Inter mencatatkan surplus 25 gol sementara Milan hanya 15.
Dengan perbedaan selisih gol sebesar 10, Milan harus menang dengan skor 6-0 atas Fiorentina dan Inter kalah 0-5 dari Napoli jika mereka ingin menjadi juara paruh musim.
Selisih gol menjadi faktor penentu peringkat tim di klasemen Liga Italia ketika poin sama.
"Dalam kondisi head-to-head yang belum berlaku, faktor yang menentukan posisi di klasemen dengan poin yang sama adalah selisih gol," tulis Tuttomercatoweb.
Oleh karena itu, tim yang dilatih oleh Chivu ini sudah bisa dianggap hampir mustahil dikejar untuk urusan mengamankan gelar Campione d’Inverno.
Inter Milan tampil perkasa di puncak klasemen setelah meraih enam kemenangan beruntun di liga.
Tren mengesankan ini adalah respons kebangkitan setelah kekalahan dari AC Milan di derbi pekan ke-12, November lalu.
Inter Tetap Waspada
Namun, Chivu tetap waspada dan tidak ingin terjebak dalam keuntungan ini karena perjalanan kompetisi masih panjang.
"Kami baru sampai setengah jalan," ujarnya setelah kemenangan melawan Parma pada Rabu (7/1/2026).
"Kami harus membuktikan diri dan melakukan semua yang kami bisa untuk tetap kompetitif. Serie A tidak pernah mudah, selalu ada jebakan. Kami harus menemukan fokus dan juga keberuntungan," tambahnya.
Pengalaman dari lima edisi terakhir menunjukkan bahwa status juara paruh musim tidak selalu berujung pada titel Liga Italia di akhir kompetisi.
Dua dari lima tim yang meraih gelar Campione d'Inverno gagal mempertahankan dominasi mereka hingga akhir musim, termasuk Milan dan Inter secara beruntun pada 2020-2021 dan 2021-2022, di mana mereka bertukar posisi di klasemen akhir.
Tag: #inter #milan #hampir #pasti #jadi #juara #paruh #musim #liga #italia