Guardiola Bicara Pemecatan Ruben Amorim dan Situasi Sulit Man United
- Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, turut berkomentar soal pemecatan Ruben Amorim dari kursi pelatih Manchester United.
Manajemen Man United diketahui memutuskan untuk memecat Ruben Amorim pada hari Senin, 5 Januari 2026, persis sehari setelah hasil imbang 1-1 melawan Leeds United pada malam sebelumnya.
Dalam pernyataan resmi klub, pemecatan Amorim dianggap sebagai langkah tepat bagi Manchester United untuk melakukan perubahan.
"Ruben Amorim telah meninggalkan posisi sebagai pelatih kepala Manchester United," demikian bunyi pernyataan resmi klub.
Amorim Dipecat karena Hasil
Guardiola memberikan pandangannya mengenai pemecatan Amorim. Ia menyatakan bahwa hal ini merupakan bagian dari realitas sepak bola modern.
"Saya rasa tidak ada negara di mana jika Anda tidak memenangkan pertandingan, Anda aman," ungkap Guardiola.
"Biasanya jika Anda tidak mendapatkan hasil, masa lalu atau masa kini tidak penting. Mereka mempekerjakan Anda dengan perspektif dari ide-ide Anda dan Anda dipecat karena hasil.
"Terkadang Anda membutuhkan proses dan waktu. Di United, mereka bermain imbang tiga kali di kandang melawan Everton yang bermain 10 lawan 11 selama 70 menit, melawan Bournemouth dan Wolves. Mereka bisa saja mendekati Arsenal," tutur Pep dilansir dari Mirror.
Dia menyoroti bahwa hasil akhir menjadi faktor utama dalam keputusan pemecatan, terlepas dari filosofi atau ide yang dibawa pelatih.
Guardiola juga menambahkan bahwa Amorim seharusnya lebih beruntung dengan hasil yang didapat.
Pelatih Ruben Amorim bereaksi usai pertandingan pekan ke-19 Premier League Man United vs Wolves di Stadion Old Trafford, Manchester, pada Rabu (31/12/2025) dini hari WIB.
Situasi Sulit di Manchester United
Ia berpendapat Manchester United sebenarnya memiliki potensi untuk berada di posisi yang lebih baik.
“Selisihnya sangat tipis dan sekarang Anda bisa melihat United memiliki banyak pemain absen seperti yang juga kami alami saat ini."
"Situasinya menjadi sulit ketika ada pemain yang tampil di Piala Afrika serta beberapa pemain penting tidak tersedia,” ujar Guardiola.
Sementara itu, pelatih Tottenham Hotspur, Thomas Frank, memberikan komentar yang serupa.
Dia menilai pemecatan ini akan menjadi kesalahan besar bagi Manchester United, yang terus mengganti pelatih dan posisi kunci lainnya.
"Sangat sulit untuk mencapai kesuksesan berkelanjutan jika Anda terus mengganti personel kunci," kata Frank, menekankan pentingnya kestabilan dalam kepemimpinan dan manajemen klub.
Tag: #guardiola #bicara #pemecatan #ruben #amorim #situasi #sulit #united