Jadi Pahlawan Kemenangan AC Milan, Rafael Leao Malah Disebut Allegri Sering 'Tertidur' di Lapangan
Rafael Leao jadi pahlawan kemenangan AC Milan, tapi Massimiliano Allegri justru mengkritiknya sering 'tertidur' di lapangan. Simak komentar pedas sang pelatih. (Dok. AC Milan)
10:12
3 Januari 2026

Jadi Pahlawan Kemenangan AC Milan, Rafael Leao Malah Disebut Allegri Sering 'Tertidur' di Lapangan

Baca 10 detik
  • Rafael Leao menjadi pahlawan kemenangan AC Milan 1-0 atas Cagliari lewat gol tunggalnya di Serie A.
  • Massimiliano Allegri mengkritik Leao karena sering hilang fokus saat bermain sebagai penyerang sayap kiri.
  • Kemenangan ini membawa Milan sementara ke puncak klasemen, namun Allegri mengingatkan persaingan lima besar masih ketat.

Massimiliano Allegri melontarkan kritik yang cukup mengejutkan kepada Rafael Leao meskipun sang penyerang menjadi pahlawan kemenangan AC Milan atas Cagliari, Sabtu (3/1/2026) dini hari WIB.

Dalam laga lanjutan Serie A yang berakhir dengan skor 1-0 tersebut, Leao sukses mencetak gol tunggal memanfaatkan umpan Adrien Rabiot tepat setelah jeda babak pertama.

Namun, kontribusi gol tersebut tidak serta merta memuaskan Allegri yang menyoroti kebiasaan buruk pemain asal Portugal itu saat ditempatkan di posisi sayap.

Pelatih berkebangsaan Italia tersebut menilai Leao sering kehilangan fokus dan seolah menghilang dari permainan jika bermain melebar di sisi kiri.

“Saat Leao bermain di kiri, dia terkadang bisa tertidur dan hilang dari permainan,” ujar Allegri kepada Sky Sport Italia usai pertandingan.

Oleh karena itu, Allegri merasa Leao bekerja lebih efektif ketika digeser menjadi penyerang tengah karena meminimalisir peluangnya untuk 'melamun' di lapangan.

“Dia memiliki karakteristik untuk tampil baik di tengah, tetapi dia tidak fit 100 persen hari ini dan tidak menyerang ruang dengan cara yang benar selama babak pertama,” tambah sang pelatih.

Meski mendapat kritik tajam soal konsentrasi, Allegri tetap mengakui produktivitas Leao yang telah mencetak enam gol di Serie A musim ini walau sempat absen karena cedera.

Kemenangan tipis di kandang Cagliari ini diraih dengan susah payah karena Milan turun dengan skuad darurat akibat badai cedera yang menimpa pemain inti seperti Christian Pulisic dan Matteo Gabbia.

Allegri terpaksa menurunkan Davide Bartesaghi di lini pertahanan tiga bek dan mengakui babak pertama timnya bermain buruk serta penuh kesalahan.

“Di babak pertama kami membiarkan tiga tembakan tepat sasaran di beberapa menit pertama, jadi saya khawatir, tetapi seiring berjalannya waktu kami bisa masuk ke dalam permainan,” lanjut Allegri.

Sorotan positif justru diberikan Allegri kepada barisan bek muda seperti Koni De Winter yang tampil tenang dan tidak panik meski dalam tekanan.

“Mereka mulai belajar bertahan dengan cara yang berbeda, tanpa banyak bergerak, mereka membaca situasi dengan lebih baik dan tidak terlalu panik,” puji mantan pelatih Juventus tersebut.

Kemenangan ini sementara membawa AC Milan mengkudeta Inter Milan dari puncak klasemen Serie A, sekaligus mencatatkan clean sheet kesembilan mereka musim ini.

Namun, Allegri menolak jemawa dan mengingatkan bahwa persaingan lima besar masih sangat ketat dengan selisih poin yang tipis.

“Masih terlalu dini untuk mengatakan apa pun, ada lima tim dalam jarak tiga atau empat poin,” pungkasnya.

Editor: Arief Apriadi

Tag:  #jadi #pahlawan #kemenangan #milan #rafael #leao #malah #disebut #allegri #sering #tertidur #lapangan

KOMENTAR