Barcelona Pertimbangkan Kedatangan Bek Kanan Dortmund
Klub Liga Spanyol (LaLiga), Barcelona, mulai menyusun rencana penguatan skuad untuk menghadapi musim mendatang.
Salah satu sektor yang mendapat perhatian lebih dari Barcelona di bursa transfer musim Januari 2026 adalah posisi bek kanan.
Barcelona menilai opsi di sektor tersebut masih terbatas, terutama yang menuntut kedalaman skuad.
Saat ini, Barcelona praktis hanya mengandalkan Jules Kounde sebagai bek kanan murni, meski pemain asal Perancis tersebut sejatinya berposisi asli sebagai bek tengah.
Situasi ini membuat manajemen klub membuka peluang mendatangkan pemain baru jika ada kesempatan tepat di bursa transfer.
Kebutuhan Bek Kanan Barcelona
Barcelona disebut menginginkan alternatif bek kanan dengan karakter lebih menyerang.
Opsi ini dinilai bisa memberi fleksibilitas taktik tambahan bagi pelatih Hansi Flick, terutama untuk memaksimalkan ruang yang diciptakan Lamine Yamal di sisi sayap.
Nama Joao Cancelo sempat dikaitkan dengan Barcelona, mengingat pengalaman sang pemain saat membela Blaugrana pada musim 2023–2024.
Kendati demikian, rencana Barcelona merekrut Cancelo kini dinilai sulit terealisasi.
2 Faktor yang Membuat Kedatangan Cancelo Sulit Terealisasi
Barcelona juga sempat dikaitkan kembali dengan Joao Cancelo, yang kini bermain untuk Al Hilal.
Bek asal Portugal tersebut disebut terbuka untuk kembali ke Eropa.
Namun, ketertarikan Barcelona perlahan meredup setelah mempertimbangkan faktor teknis dan finansial.
Cancelo diketahui menerima gaji tinggi di Al Hilal, dan klub Arab Saudi itu menginginkan peminjam menanggung sebagian besar gajinya.
Serhou Guirassy merayakan gol dengan rekan satu tim dalam pertandingan sepak bola Bundesliga antara Borussia Dortmund vs Union Berlin di Dortmund, Jerman pada 31 Agustus 2025. (Foto oleh INA FASSBENDER / AFP)
Kondisi tersebut membuat Barcelona berpikir ulang untuk melanjutkan proses transfer.
Julian Ryerson Masuk Radar
Salah satu nama yang kini dipantau serius oleh Barcelona adalah Julian Ryerson.
Pemain milik Borussia Dortmund itu dinilai menarik karena fleksibilitasnya di lini belakang.
Ryerson mampu bermain sebagai bek kanan, bek sayap, bek tengah ketiga, bahkan mengisi sisi kiri pertahanan.
Fleksibilitas Julian Ryerson dianggap sangat cocok untuk Barcelona yang tidak memiliki banyak opsi bek.
Selain itu, kemampuannya merebut posisi utama di Borussia Dortmund dari Yan Couto menjadi nilai tambah tersendiri dalam penilaian teknis klub.
Meski ketertarikan Barcelona mulai mencuat, Borussia Dortmund dikabarkan tidak terlalu khawatir.
Ryerson masih terikat kontrak hingga 2028, dan pihak klub Jerman tersebut meragukan kemampuan finansial Barcelona untuk menebus pemain berusia 27 tahun itu dalam waktu dekat.
Situasi keuangan Barcelona memang masih menjadi pertimbangan utama setiap langkah di bursa transfer, termasuk saat mempertimbangkan pemain dari Bundesliga.