Resmi! Chelsea dan Enzo Maresca Sepakat Berpisah
Chelsea resmi mengakhiri kontrak Enzo Maresca sebagai pelatih kepala mereka pada Kamis (1/1/2026) atau hari pertama tahun 2026.
Dalam unggahan resminya, Chelsea mengumumkan jika Enzo Maresca telah sepakat untuk berpisah dengan The Blues.
"Klub Sepak Bola Chelsea dan Pelatih Kepala Enzo Maresca telah berpisah."
"Selama waktunya di Klub, Enzo memimpin tim menuju kesuksesan di Liga Konferensi UEFA dan Piala Dunia Klub FIFA. Prestasi tersebut akan tetap menjadi bagian penting dari sejarah Klub terakhir, dan kami berterima kasih atas kontribusi yang dilakukannya kepada Klub."
"Dengan tujuan kunci masih bermain di empat kompetisi termasuk kualifikasi untuk sepak bola Liga Champions, Enzo dan Klub percaya perubahan memberikan tim kesempatan terbaik untuk mendapatkan musim kembali ke jalurnya."
"Kami mendoakan Enzo yang baik untuk masa depan," tulis Chelsea melalui Instagram resminya.
Pakar transfer asal Italia, Fabrizio Romano dalam unggahan via X mengatakan jika Enzo Maresca sepakat berpisah dengan Chelsea di tengah memanasnya hubungan kedua pihak.
Dikabarkan, ketegangan antara manajemen Chelsea dan Enzo Maresca memuncak dalam 24 hingga 48 jam terakhir.
Lihat postingan ini di Instagram
Konflik Internal
Hubungan Enzo Maresca dan Chelsea disebut-sebut merenggang dalam beberapa hari terakhir usai performa The Blues menurun sepanjang Desember 2025.
Total dari delapan pertandingan terakhir, Chelsea hanya mampu meraih dua kemenangan, tiga kali imbang, dan tiga kali menelan kekalahan.
Chelsea yang sempat bersaing dengan Arsenal dan Manchester City di papan atas, kini perlahan merosot ke peringkat kelima.
Pernyataan kontroversial Maresca dengan menyebut "48 jam terburuk" selama menangani Chelsea usai laga melawan Everton pada 13 Desember lalu disebut sebagai penyebab.
Hal ini membuat petinggi klub, termasuk Beghdad Eghbali sebagai pemilik dan Direktur Lawrence Stewart serta Paul Wintansley, mulai merasa tertekan.
Petinggi Chelsea ingin Maresca fokus untuk meningkatkan performa tim serta pemain yang dihadirkan oleh manajemen klub.
Namun, Maresca memiliki pandangan berbeda, merasa bahwa pendapatnya sebagai pelatih seharusnya diperhatikan.
Salah satu contohnya adalah saat ia meminta manajemen untuk mendatangkan bek baru setelah Levi Colwill mengalami cedera ACL pada musim panas 2025.
Alih-alih memenuhi permintaannya, manajemen Chelsea justru tidak mendatangkan bek sebagai pengganti Colwill.
Meski masih terikat kontrak hingga 2029 dan opsi perpanjangan satu tahun, Maresca sempat mengatakan jika ia siap untuk pergi kapan saja jika situasi tak kunjung membaik.
Reaksi pelatih Chelsea, Enzo Maresca, pada laga Liga Inggris Brighton vs Chelsea pada Sabtu (15/2/2025) dini hari WIB.
Calon Pengganti Enzo Maresca
Usai memutus kontrak Enzo Maresca, Chelsea saat ini segera mencari penggantinya.
Sejumlah pelatih mulai dipertimbangkan oleh manajemen The Blues, seperti Liam Rosenior (Strasbourg), Cesc Fabregas (Como), dan Filipe Luis (Flamengo).
Keputusan Enzo Maresca meninggalkan Chelsea juga membuka spekulasi bahwa ia akan segera menjadi pengganti Pep Guardiola di Manchester City.
Fabrizio Romano sebelumnya mengatakan jika Enzo Maresca memiliki ikatan dengan The Citizens karena pernah bekerja di akademi klub dan pernah menjadi asisten Pep Guardiola.
"Maresca sangat mengenal Manchester City, dan apresiasi terhadapnya selalu ada," kata Romano.
Jurnalis David Ornstein melaporkan bahwa arsitek Chelsea tersebut juga masuk ke dalam daftar kandidat. Meski begitu, pelatih asal Italia itu bukan menjadi sosok tunggal.
Sumber lain juga mengatakan jika Vincent Kompany masuk daftar dipertimbangkan usai menunjukkan performa yang sangat baik sebagai pelatih kepala Bayern Muenchen.
Selain itu, The Citizens juga kabarnya tertarik memulangkan pelatih Arsenal, Mikel Arteta yang juga pernah menjadi asisten Guardiola di Man City.