MU Imbang Lawan Wolves, Ruben Amorim Optimistis Tembus Liga Champions Meski Badai Cedera Menghadang
-
Manchester United bermain imbang 1-1 melawan Wolves akibat gol balasan dari Ladislav Krejci.
-
Ruben Amorim tetap optimistis MU tembus Liga Champions meski skuad sedang dihantam badai cedera.
-
Setan Merah kini berada di peringkat enam klasemen dengan selisih dua poin dari empat besar.
Persaingan menuju kompetisi kasta tertinggi Eropa tetap menjadi prioritas utama bagi skuad Manchester United.
Meski gagal mengamankan poin penuh di kandang sendiri, semangat juang tim asuhan Ruben Amorim tidak luntur.
Hasil imbang di Old Trafford menjadi pelajaran berharga bagi Setan Merah dalam menatap sisa kompetisi.
Target kembali ke panggung Liga Champions musim depan menjadi harga mati yang terus diperjuangkan pemain.
Satu poin tambahan ini setidaknya menjaga posisi mereka tetap berada dalam jalur persaingan papan atas.
Pertemuan melawan Wolverhampton Wanderers pada Rabu dini hari berakhir tanpa pemenang dengan skor identik 1-1.
Joshua Zirkzee sempat memberikan harapan bagi pendukung tuan rumah lewat gol pembukanya yang cukup krusial.
Namun keunggulan tersebut sirna setelah Ladislav Krejci berhasil menyamakan kedudukan untuk tim tamu yang berjuluk Wolves.
Stadion Old Trafford menjadi saksi bisu upaya keras para pemain United membongkar pertahanan lawan yang rapat.
Hasil ini membuat langkah United sedikit tertahan namun tetap memberikan tambahan modal poin di klasemen.
Ruben Amorim harus memutar otak karena kehilangan banyak pilar penting akibat cedera dan tugas negara.
Absennya sejumlah pemain kunci di lini tengah dan depan sangat memengaruhi dinamika permainan tim tersebut.
Beberapa nama besar harus menepi sehingga kekuatan tim tidak bisa tampil maksimal dalam laga pekan ini.
Meski kehilangan banyak opsi di bangku cadangan, strategi tetap dijalankan dengan memaksimalkan pemain yang tersedia.
Faktor kelelahan dan keterbatasan rotasi menjadi tantangan tersendiri bagi sang manajer asal Portugal tersebut.
Menanggapi hasil tersebut, Amorim tetap memegang teguh keyakinannya bahwa tim akan segera kembali kuat.
Pelatih berusia muda itu percaya bahwa kembalinya pemain yang cedera akan mengubah peta kekuatan tim.
"Saya sangat yakin, kami hanya perlu memulihkan semua pemain dan saya sangat yakin," ujar Amorim.
Beliau menekankan bahwa evaluasi menyeluruh akan dilakukan setelah semua anggota skuad utama kembali berkumpul.
"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi pada akhir musim, kelak kami akan membuat rangkuman musim ini, tetapi saya sangat yakin saat kami bisa memulihkan semua pemain maka kami akan menjadi tim yang kuat. Tidak ada keraguan dalam pikiran saya," tegasnya.
Amorim mengakui ada aspek kreativitas yang hilang saat menghadapi perlawanan sengit dari tim tamu kemarin.
Kurangnya kelancaran alur bola membuat peluang emas sulit tercipta sepanjang waktu normal pertandingan berjalan.
Kesalahan teknis dan minimnya duel individu yang dimenangkan menjadi catatan merah bagi staf kepelatihan United.
Meski demikian, Amorim menolak keras jika absennya pemain bintang dijadikan alasan utama kegagalan mereka menang.
Ketegasan sang pelatih terlihat saat ia membandingkan performa tim ketika menghadapi lawan tangguh sebelumnya.
Manchester United sempat menunjukkan performa gemilang saat berhasil menumbangkan Newcastle United di pertandingan yang lalu.
"Itu wajar [ada banyak pemain absen], tetapi kami tidak menggunakan alasan itu saat melawan Newcastle United, dan kami juga tidak akan menggunakannya hari ini," ujar Amorim yang dilansir dari laman resmi MU.
Perbedaan kualitas permainan antara dua laga terakhir tersebut menjadi fokus utama yang akan segera diperbaiki.
Instruksi taktik yang kurang berjalan mulus di lapangan menjadi pekerjaan rumah bagi Bruno Fernandes dkk.
"Jika Anda melihat pertandingan, saya mengerti mengapa kami bermain seperti itu hari ini-kurangnya kelancaran permainan dan kurangnya kemampuan satu lawan satu," imbuhnya.
Saat ini Manchester United bertengger di posisi keenam dalam tabel klasemen sementara Liga Utama Inggris.
Total koleksi 30 poin yang mereka kumpulkan membuat jarak dengan zona empat besar kian menipis.
Hanya selisih dua poin yang memisahkan mereka dengan batas akhir jatah tiket menuju Liga Champions.
Persaingan di papan atas semakin memanas mengingat tim-tim pesaing juga terus meraih hasil positif.
United kini harus fokus menatap laga selanjutnya guna mengamankan poin penuh demi ambisi besar mereka.
Kesempatan untuk kembali mengangkat trofi "Kuping Besar" atau Liga Champions masih sangat terbuka lebar bagi United.
Dukungan penuh dari manajemen dan suporter diharapkan mampu menjadi bahan bakar tambahan bagi para pemain.
Kualitas skuad akan diuji konsistensinya saat memasuki periode krusial di sisa musim kompetisi tahun ini.
Amorim berkomitmen untuk membawa perubahan positif dan membangun mentalitas juara di dalam ruang ganti tim.
Perjalanan masih panjang, dan setiap laga sisa akan dianggap sebagai partai final oleh seluruh anggota.
Tag: #imbang #lawan #wolves #ruben #amorim #optimistis #tembus #liga #champions #meski #badai #cedera #menghadang