Ambisi Yusaku Yamadera Masuk Daftar Pemain Terbaik Super League Bersama PSIM Yogyakarta Musim Depan
-
Yusaku Yamadera menargetkan masuk daftar sebelas pemain terbaik di kompetisi Super League Indonesia.
-
Bek PSIM tunda pulang ke Jepang demi laga penting melawan Semen Padang Januari ini.
-
Yusaku bersyukur atas gelar juara Liga 2 dan debutnya di kasta tertinggi musim 2025.
Laskar Mataram kini memiliki benteng pertahanan tangguh dalam diri pemain asal Jepang, Yusaku Yamadera.
Pemain bertahan ini memiliki visi besar untuk meningkatkan karier sepak bolanya di tanah air.
Setelah sukses di kasta kedua, ia kini menatap persaingan ketat di kompetisi Super League Indonesia.
Dirinya baru saja membawa PSIM Yogyakarta kembali ke kasta tertinggi setelah penantian panjang selama 18 tahun.
Target pribadinya saat ini adalah mendapatkan pengakuan sebagai salah satu bek terbaik di liga.
Yusaku berharap tim kebanggaan warga Yogyakarta ini bisa konsisten bersaing dengan klub-klub besar lainnya.
Ia sangat menginginkan agar PSIM tetap menjaga posisi mereka di kompetisi kasta utama musim depan.
"Tentu saja, pertama-tama saya berharap PSIM tetap bertahan di Liga 1 untuk musim depan. Kemudian saya ingin masuk dalam jajaran sebelas pemain terbaik di Liga 1," kata Yusaku.
Sejauh ini sang pemain sudah mencatatkan 13 penampilan bersama tim yang bermarkas di Stadion Sultan Agung.
Kontribusinya membawa PSIM duduk di peringkat keenam klasemen sementara dengan perolehan 24 poin.
Demi profesionalisme, bek berusia 28 tahun ini memilih tidak pulang ke Negeri Sakura pada pergantian tahun.
Keputusan tersebut diambil karena jadwal kompetisi yang sangat padat pada awal bulan Januari 2026.
Laskar Mataram dijadwalkan menjamu Semen Padang pada hari Minggu tanggal 4 Januari mendatang.
Pertandingan penting tersebut akan digelar di Stadion Sultan Agung Bantul pada pukul 15.30 WIB.
Laga kontra Kabau Sirah menjadi momentum krusial bagi PSIM untuk kembali ke jalur kemenangan.
Pelatih Jean-Paul van Gastel sedang bekerja keras memperbaiki performa tim yang belum maksimal belakangan ini.
Kemenangan sangat dibutuhkan mengingat PSIM gagal meraih poin penuh dalam tiga pertandingan terakhir mereka.
Yusaku mengakui bahwa momen tahun baru sebenarnya sangat berharga bagi kebudayaan asalnya di Jepang.
"Sebenarnya tahun baru adalah perayaan penting bagi umat Buddha di Jepang. Saya ingin menghabiskan waktu bersama keluarga, tetapi hari-hari ini kami memiliki jadwal pertandingan yang cukup padat pada bulan Januari," ujar Yusaku.
Pemain bernomor punggung tangguh ini harus rela menahan rasa rindu kepada kerabat dan keluarga.
Teknologi menjadi solusi bagi sang pemain untuk tetap terhubung dengan orang-orang tercinta di Jepang.
Ia berencana memanfaatkan fitur panggilan video untuk merayakan pergantian tahun bersama keluarganya dari jauh.
"Saya tidak punya waktu untuk pulang. Jadi, saya akan menghabiskan waktu dengan keluarga melalui panggilan video," tambah dia.
Dedikasi ini menunjukkan betapa besarnya komitmen Yusaku untuk memberikan yang terbaik bagi pendukung PSIM.
Kebugaran fisik dan fokus mental menjadi prioritas utamanya selama berada di mess pemain saat ini.
Menjelang penutupan tahun, bek andalan ini merenungkan banyak pencapaian luar biasa yang telah ia raih.
Keberhasilan meraih trofi pada awal tahun menjadi memori yang paling indah baginya secara pribadi.
"Pada Februari, kita berhasil memenangkan Liga 2 dan mendapat trofi. Musim ini pula, pertama kalinya saya bermain untuk Liga 1 Indonesia. Saya juga mendapatkan pengalaman dan budaya dari sepuluh pemain asing di sini. Saya sangat senang," tutup dia.
Berbagai pengalaman baru selama merumput di Indonesia telah memperkaya perspektifnya sebagai pesepak bola profesional.
Kini ia siap membawa PSIM Yogyakarta terbang lebih tinggi di paruh kedua kompetisi Super League.
Tag: #ambisi #yusaku #yamadera #masuk #daftar #pemain #terbaik #super #league #bersama #psim #yogyakarta #musim #depan