Florentino Pertimbangkan 2 CEO Baru Real Madrid, Ada 2 Kandidat
Klub Liga Spanyol (LaLiga), Real Madrid, berpotensi memasuki fase perubahan besar dalam beberapa tahun ke depan.
Presiden klub, Florentino Perez, dikabarkan tengah menyiapkan perombakan struktur manajemen yang mencakup kemungkinan penunjukan CEO baru untuk menangani aspek korporasi klub.
Selama ini, kendali penuh Real Madrid berada di tangan Perez, terutama dalam pengambilan keputusan strategis.
Dalam urusan sepak bola, ia didampingi oleh jajaran manajer umum seperti Jose Angel Sanchez dan Juni Calafat.
Namun, laporan terbaru menyebutkan bahwa Perez sedang mempertimbangkan pembentukan jabatan CEO, yang fokus utamanya akan berada di ranah keuangan dan restrukturisasi perusahaan.
Dua nama mencuat sebagai kandidat utama CEO baru Real Madrid.
Nama pertama adalah Anas Laghrari, bankir asal Maroko yang dikenal memiliki hubungan dekat dengan Perez.
Laghrari berperan penting dalam sejumlah kesepakatan besar klub, termasuk kerja sama dengan Sixth Street terkait pendanaan renovasi Santiago Bernabeu.
Selain itu, Laghrari juga terlibat aktif dalam rencana restrukturisasi klub serta gagasan Super League.
Ia kerap berperan sebagai penasihat strategis bagi Florentino Perez.
Kandidat lainnya adalah Carlos Ocana, Wakil Presiden perusahaan media raksasa Spanyol, Telefonica.
Di lingkungan klub, Ocana juga dikenal sebagai asisten dari Jose Angel Sanchez, sehingga dinilai memahami dinamika internal Real Madrid.
Rencana Restrukturisasi dan Perubahan Kepemilikan
Dalam 18 bulan terakhir, Florentino Perez secara terbuka menyampaikan keinginannya untuk mengubah model kepemilikan Real Madrid.
Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane diberi selamat oleh Presiden Real Madrid Florentino Perez setelah memenangkan final Piala Super Spanyol antara Real Madrid dan Atletico Madrid pada 12 Januari 2020, di King Abdullah Sports City
Meski belum merinci secara detail, salah satu wacana yang mengemuka adalah penjualan sebagian kecil saham klub, sekitar 5–10 persen, kepada investor eksternal.
Langkah tersebut juga disertai rencana mengubah status anggota klub menjadi pemegang saham.
Namun, setiap perubahan hanya bisa dilakukan apabila mendapat persetujuan mayoritas anggota melalui referendum resmi.
Faktor usia turut menjadi pertimbangan dalam rencana ini.
Perez akan menginjak usia 79 tahun pada Maret mendatang, sehingga berbagai kebijakan yang diambil menjelang akhir masa jabatannya diyakini akan berdampak besar terhadap arah klub dalam satu dekade ke depan.
Menjelang Rapat Umum Tahunan klub yang dijadwalkan berlangsung pada 23 November, ketidakpastian masih menyelimuti perubahan apa saja yang akan diajukan Perez.
Pada rapat tahun lalu, ia sudah menegaskan keinginannya untuk mereformasi model keanggotaan Los Blancos yang telah bertahan selama 123 tahun.
Opsi Real Madrid Menjadi Perusahaan Swasta
Salah satu opsi yang mencuat adalah mengubah Real Madrid menjadi perusahaan swasta dengan sistem saham.
Dalam skema ini, setiap anggota akan memiliki satu saham klub.
Saham tersebut tidak dapat dijual ke pihak luar, melainkan hanya bisa dialihkan kepada anggota lain atau anggota baru.
Tujuan utama dari skema tersebut adalah menjaga klub tetap berada di tangan para anggota serta mencegah masuknya modal asing yang berpotensi menggerus identitas klub.
Informasi lain menyebutkan bahwa Perez mempertimbangkan penjualan 5–10 persen saham klub guna menyuntikkan dana segar.
Dengan target valuasi klub mencapai 10 miliar euro (setara Rp 196 triliun), penjualan 10 persen saham berpotensi menghasilkan dana sebesar 1 miliar euro atau sekitar Rp 19,6 triliun.
Kendati demikian, muncul kekhawatiran terkait potensi perubahan aturan di masa depan yang bisa membuka celah masuknya kendali eksternal terhadap klub.
Pro dan Kontra di Internal Klub
Rencana perubahan kepemilikan ini memicu perbedaan pandangan di internal klub.
Perez dan penasihatnya, Anas Laghrari, disebut mendukung model baru tersebut.
Sebaliknya, Jose Angel Sanchez serta sebagian besar anggota dewan, termasuk Enrique Perez, menunjukkan sikap penolakan.
Tag: #florentino #pertimbangkan #baru #real #madrid #kandidat