Piala Super Spanyol di Arab Saudi, Inaki Williams: Bermain di Sana Menyebalkan
Kapten Athletic Bilbao, Inaki Williams mengeluarkan pendapatnya soal gelaran Piala Super Spanyol 2026 yang akan dilaksanakan kembali di Arab Saudi.
Inaki Williams mengkritik keras keputusan untuk menunjuk Arab Saudi sebagai tuan rumah Piala Super Spanyol untuk kali keenam.
Piala Super Spanyol 2026 akan berlangsung pada 7-11 Januari 2026 di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.
Empat tim dipastikan tampil yaitu Barcelona sebagai juara bertahan La Liga dan Copa Del Rey 2024-2025, Real Madrid sebagai runner up La Liga dan Copa Del Rey 2024-025, serta Atletico Madrid dan Athletic Bilbao sebagai peringkat ketiga dan keempat La Liga 2024-2025.
Mengutip dari Football Espana, ajang ini telah diadakan di Arab Saudi selama enam musim terakhir setelah Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) menandatangani kesepakatan dengan negara tersebut untuk menjadi tuan rumah acara.
Kesepakatan tersebut menghasilkan sekitar 40 juta euro (Rp784 miliar) untuk RFEF setiap tahunnya, dan mencatat bahwa dana tersebut diinvestasikan kembali ke sepak bola akar rumput.
Barcelona merayakan gelar juara Piala Super Spanyol 2025 usai mengalahkan Real Madrid dalam laga final. Final Piala Super Spanyol 2025 antara Real Madrid vs Barcelona digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, 12 Januari 2025.
Dukungan Condong ke Real Madrid dan Barcelona
Format turnamen yang mengundang empat tim sekaligus seringkali menimbulkan masalah terkait okupasi stadion dan dukungan terhadap tim yang bermain.
Seringkali, babak semifinal dan final dimainkan di stadion yang setengahnya kosong, dengan dukungan yang sebagian besar condong ke Real Madrid dan Barcelona.
Inaki Williams dalam komentarnya menjelang laga kontra Osasuna pada Sabtu (3/1/2026) mengatakan jika Bilbao akan langsung terbang ke Jeddah seusai laga.
Athletic Bilbao dijadwalkan akan menghadapi Barcelona pada babak semifinal Piala Super Spanyol 2026 pada Rabu (7/1/2026).
Inaki mengutarakan isi hatinya yang justru merasa jengah karena pertandingan akan kembali digelar di Arab Saudi.
“Saya sudah mengatakannya berkali-kali sebelumnya, dan saya tidak akan diam saja soal ini. Bagi saya, bermain di Arab Saudi itu menyebalkan, kalau boleh dibilang begitu," jelasnya kepada Mundo Deportivo.
Inak merasa heran bahwa kompetisi nasional justru digelar di luar negeri yang akan menyulitkan suporter lokal untuk datang langsung ke pertandingan tersebut.
"Memindahkan kompetisi nasional ke negara lain bukanlah hal mudah bagi para penggemar, terutama dalam hal memfasilitasi perjalanan."
"Bagi kami, dengan basis penggemar yang besar, rasanya seperti bermain di kandang lawan, dan jika pertandingan diadakan di sini, kita semua tahu berapa banyak penggemar Athletic yang akan hadir untuk mendukung kami,” tandasnya.
RFEF Keberatan Kembalikan Lokasi ke Spanyol
Kekhawatiran dari Inaki Williams tampaknya kurang mendapat perhatian dari pihak Real Madrid, Barcelona, atau RFEF.
Mereka bahkan kurang berminat jika harus memindahkan laga kembali ke Spanyol karena berkaitan dengan keuntungan finansial.
RFEF bahkan sedang dalam pembicaraan untuk memperpanjang kesepakatan saat ini dengan Arab Saudi, yang berlaku hingga 2029, selama lima tahun lagi.
Laga pembuka Piala Super Spanyol 2026 akan mempertemukan Barcelona vs Athletic Bilbao pada 7 Januari 2026 di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.
Sehari berselang, derbi Madrid antara Real Madrid vs Atletico Madrid akan diselenggarakan di lokasi yang sama pada 8 Januari 2026.
Pemenang dari laga tersebut akan saling berhadapan di partai final yang akan digelar pada 11 Januari 2026.
Tag: #piala #super #spanyol #arab #saudi #inaki #williams #bermain #sana #menyebalkan