Rumor Maarten Paes dan Pelupessy ke Persib, Pengamat Bicara Kualitas dan Realitas Liga Indonesia
Penjaga gawang Timnas Indonesia Maarten Paes saat tampol di hadapan ribuan suporter menghadapi Bahrain pada pertandingan lanjutan ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Selasa (25/3/2025) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta.(KOMPAS.com/ADIL NURSALAM )
05:11
26 Desember 2025

Rumor Maarten Paes dan Pelupessy ke Persib, Pengamat Bicara Kualitas dan Realitas Liga Indonesia

KOMPAS.com - Bursa transfer tengah musim Super League 2025–2026 mulai memanas di media sosial.

Persib Bandung kembali menjadi pusat perhatian setelah dua nama besar berlabel timnas Indonesia, Maarten Paes dan Joey Pelupessy santer dikabarkan selangkah lagi merapat.

Rumor Maarten Paes gabung Persib berhembus kencang di media sosial bersama dengan kabar soal Pelupessy.

Pengamat sepak bola nasional, Kesit B Handoyo, menilai apabila rumor tersebut benar-benar terealisasi, Persib akan menjadi tim dengan kekuatan paling komplet di Super League musim ini.

“Jika betul Persib bakal mendatangkan kedua pemain tersebut, bisa dipastikan kekuatan Maung Bandung semakin dahsyat” tutur pengamat yang biasa disapa Bung Kesit itu kepada Kompas.com.

"Saat ini saja Persib sudah begitu perkasa dengan skuad yang dimilikinya. Mereka kembali tampil sebagai kandidat kuat juara Super League musim ini,"

Menurutnya, tambahan pemain Maarten Paes yang saat ini masih terikat kontrak bersama FC Dallas hingga Desember 2026 dan Joey Pelupessy tercatat sebagai pemain Lommel SK sampai Juni 2026, bukan sekadar menambah kualitas Persib.

Potensi kehadiran keduanya bisa memperdalam kedalaman komposisi pemain yang sangat dibutuhkan klub untuk mengarungi dua kompetisi di musim 2025-2026, Super League dan AFC Champions League 2.

“Lebih memiliki banyak pilihan pemain mengingat mereka juga harus bermain di ACL,” imbuhnya.

Dampak Besar bagi Persaingan Liga

Selain itu kehadiran pemain-pemain diaspora yang sebelumnya berkarier di luar negeri dinilai turut mengangkat level kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia.

Sebelumnya, Persib juga telah lebih dulu mendatangkan Thom Haye dan Eliano Reijnders, kemudian Rafael Struick bergabung Dewa United dan Jens Raven di Bali United.

“Menurut saya semakin menarik karena kualitas mereka sebenarnya bakal diuji saat bermain di Liga Indonesia,” kata Kesit B Handoyo.

Pemain Persib Bandung Thom Haye selebrasi usai menjebol gawang tuan rumah, Madura United yang berakhir dengan skor 4-1 berlangsung di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (30/11/2025) malam.KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU Pemain Persib Bandung Thom Haye selebrasi usai menjebol gawang tuan rumah, Madura United yang berakhir dengan skor 4-1 berlangsung di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (30/11/2025) malam.

Ia menilai pemain diaspora umumnya mampu beradaptasi dengan cepat dan memberi kontribusi nyata bagi klub.

“Rata-rata pemain diaspora yang hijrah ke Indonesia mampu memberi warna persaingan dan memberikan impact yang positif buat klubnya. Contoh ya Haye dan Eliano. Keduanya bisa langsung beradaptasi dan kini menjadi pemain penting di Persib,” sambungnya.

Pilihan Realistis Pemain Diaspora

Di sisi lain, ia juga melihat kepindahan pemain diaspora ke Indonesia sebagai bagian dari dinamika karier profesional.

Sehingga menempatkan Super League bukan sekadar tujuan akhir, melainkan ruang pembuktian baru bagi para pemain berpengalaman.

“Kalau mau jujur saat mereka akhirnya memilih bermain di sini, ya boleh jadi karena di Eropa mereka sudah sulit mendapatkan menit bermain karena persaingan yang ketat di sana, selain faktor usia juga ikut menentukan,” pungkas Kesit B Handoyo.

Tag:  #rumor #maarten #paes #pelupessy #persib #pengamat #bicara #kualitas #realitas #liga #indonesia

KOMENTAR