Fenomena Stadion ''Kosong'' di Piala Afrika 2025, Panitia Pilih Gratiskan Tiket
Piala Afrika 2025 yang digelar di Maroko tampaknya tidak menarik perhatian masyarakat dan para pecinta sepak bola di benua hitam.
Fenomena stadion "kosong" ternyata sudah terjadi pada laga antara Mesir vs Zimbabwe yang digelar di Stadion Adrar, Agadir pada Selasa (23/12/2025) dini hari WIB.
Meski penyerang Liverpool Mohamed Salah dan winger Man City Omar Marmoush bermain, kelihatannya para suporter tetap tak tertarik dengan pertandingan tersebut.
Laga yang berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Mesir tersebut tak cukup membuat para penggemar rela membayar untuk menontonnya.
Mengutip dari Footmundo, pertandingan yang digelar di Kota Agadir itu dimulai dengan memalukan lantaran banyak kursi kosong dan terkesan tak ada penonton.
Keputusan berani langsung diberikan oleh panitia dengan memberikan 30 ribu kursi gratis untuk para pendukung.
Disebutkan para penonton gratisan tersebut mampu memenuhi stadion dalam kurun waktu 15 menit.
Dalam beberapa video yang dibagikan oleh para penggemar, ribuan orang diizinkan masuk ke stadion tanpa perlu membawa tiket.
Puluhan ribu orang akhirnya menjadi saksi di mana Mohamed Salah berhasil mencetak gol penentu kemenangan pada menit akhir.
Meski menjadi berkah bagi sebagian orang, keputusan ini bisa menimbulkan kontroversi, terutama di kalangan mereka yang telah membeli tiket untuk pertandingan ini.
Mohamed Salah berduel dengan Teenage Hadebe dalam pertandingan sepak bola Grup B Piala Afrika (CAN) 2025 antara Mesir vs Zimbabwe di Stadion Adrar di Agadir, Maroko pada 22 Desember 2025. (Foto oleh FRANCK FIFE / AFP)
Terulang di Laga RD Kongo vs Benin
Kebijakan memberi tiket gratis kembali terulang pada laga Republik Demokratik (RD) Kongo menghadapi Benin pada Selasa (23/12/2025) malam WIB.
Pertandingan RD Kongo vs Benin berlangsung di Stadion Al Barid, Rabat yang juga memiliki kapasitas besar.
Mengutip dari RMC Sport, pada awal pertandingan hanya sebagian stadion yang terisi penonton dan banyak kursi kosong, namun mendadak terisi setengahnya pada akhir babak pertama.
Pada akhir pertandingan, penyiar awalnya menyatakan bahwa 6.000 orang hadir untuk pertandingan DRC-Benin.
Angka tersebut muncul di layar besar stadion dan mengejutkan banyak jurnalis di ruang pers.
Kemudian, beberapa menit kemudian, penyiar kembali ke mikrofon, mengumumkan 13.000 penonton.
Suporter Memanfaatkan Situasi
Di luar stadion, setelah sepuluh menit pertandingan berlangsung, RMC Sport mengamati banyak tiket fisik diberikan kepada orang-orang di jalan dekat lokasi pertandingan.
Seorang suporter asal Maroko bernama Icham mengatakan jika ia menunggu di luar stadion agar diberi tiket gratis.
Ternyata hal tersebut banyak dilakukan oleh para pemuda yang lain untuk memanfaatkan keuntungan.
"Saya menunggu dan mereka memberi saya tiket kategori 2; seseorang di sana memberikannya kepada saya," kata Icham kepada RMC Sport.
Setelah kebijakan menggratiskan dilakukan, stadion menjadi jauh lebih ramai dengan jauh lebih sedikit kursi kosong, terutama yang menghadap kamera.
Tag: #fenomena #stadion #kosong #piala #afrika #2025 #panitia #pilih #gratiskan #tiket