TMJ Singgung Israel Usai FIFA Tolak Banding FAM Soal Skandal Naturalisasi
Tunku Mahkota Johor (TMJ), Tunku Ismail ibni Sultan Ibrahim, kembali menyoroti keputusan FIFA yang menolak banding FAM terkait kasus tujuh pemain naturalisasi ilegal di Timnas Malaysia.
Tunku Mahkota Johor menilai keputusan yang diambil oleh FIFA tidak berdasar hukum dan sarat dengan motif politik.
Kasus ini bermula dari keputusan Komite Banding FIFA yang diumumkan pada Senin (3/11/2025) malam WIB.
Dalam keputusan tersebut, FIFA menolak banding yang diajukan FAM dan tetap menjatuhkan hukuman atas dugaan pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi Malaysia.
Tiga bentuk sanksi dijatuhkan dalam putusan itu. FAM harus membayar denda sebesar CHF 350.000 (sekitar Rp7,3 miliar).
Sementara tujuh pemain tersebut dikenai denda masing-masing CHF 2.000 (sekitar Rp41 juta) serta larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan.
Menanggapi keputusan itu, Tunku Ismail ibni Sultan Ibrahim menyebut FIFA telah salah menerapkan aturan.
Tidak Sesuai dengan FIFA Code
Pemilik saham mayoritas Johor Darul Ta'zim (JDT) itu menilai pasal yang digunakan dalam penjatuhan sanksi tidak sesuai dengan FIFA Code yang berlaku.
"FIFA melanjutkan hukuman kepada pemain dengan salah mengaplikasikan hukum, di mana pada pasal 22 FIFA Code mengatakan bahwa hanya pihak yang memalsukan atau menggunakan dokumen palsu, hukuman tidak diberlakukan kepada pemain," ujar TMJ di akun Instagram pribadinya.
"Dengan kata lain, sanksi diberlakukan bukan berdasar hukum dan bermotif politik daripada yang lain," tambahnya.
TMJ menegaskan bahwa dirinya akan terus mendukung para pemain dan FAM dalam memperjuangkan keadilan hingga ke tingkat CAS (Court of Arbitration for Sport).
Pemain Timnas Malaysia, Facundo Tomas Garces, menjadi salah satu pemain naturalisasi bermasalah yang turun dalam laga Malaysia vs Vietnam di putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027 pada 10 Juni 2025.(Photo by Mohd RASFAN / AFP)
"Beberapa pihak memilih menunjuk kambing hitam, beberapa memilih bersuara, tetapi saya memilih berjuang dan tetap mendukung pemain seberapa pun harganya sampai selesai, yang akan maju hingga CAS, badan yang independen," tegas TMJ.
TMJ Singgung Sikap FIFA terhadap Israel
Dalam unggahan berikutnya, Tunku Mahkota Johor kembali membuat pernyataan yang menuai perhatian publik.
Ia membandingkan perlakuan FIFA terhadap Israel dengan keputusan tegas yang dijatuhkan kepada FAM dan tujuh pemain Timnas Malaysia.
Menurutnya, FIFA tidak konsisten dalam menegakkan aturan, sebab tidak menjatuhkan sanksi terhadap Israel meskipun negara tersebut mendapat kecaman internasional atas konflik di Jalur Gaza sejak 2023.
"Apabila FIFA tidak menjatuhkan sanksi kepada Israel, semuanya ikut mengutuk FIFA dengan segala macam hal," tulis TMJ.
"Saat FIFA menjatuhkan sanksi kepada pemain Malaysia, kalian malah memuji FIFA. Inilah contoh terbaik dari kemunafikan. #gameisrigged," lanjutnya.
Ungkapan TMJ tersebut langsung menjadi perbincangan luas di kalangan publik Malaysia dan pecinta sepak bola Asia.
Banyak pihak menilai pernyataannya menggambarkan kekecewaan mendalam terhadap FIFA yang dianggap tidak adil.
Tag: #singgung #israel #usai #fifa #tolak #banding #soal #skandal #naturalisasi