Arti Angpao saat Imlek: Makna, Nominal, dan Pantangan yang Wajib Kamu Tahu
Foto tumpukan amplop angpao (Dok.Freepik)
15:27
16 Februari 2026

Arti Angpao saat Imlek: Makna, Nominal, dan Pantangan yang Wajib Kamu Tahu

Angpao selalu menjadi bagian yang paling dinantikan dalam perayaan Tahun Baru Imlek. Amplop merah berisi uang ini bukan sekadar tradisi berbagi rezeki, tetapi juga simbol doa dan harapan baik di awal tahun yang baru.

Baik anak-anak maupun orang dewasa, suasana pembagian angpao selalu menghadirkan kebahagiaan tersendiri dalam momen kebersamaan keluarga.

Namun, di balik tradisi tersebut, masih banyak yang belum memahami makna sebenarnya dari angpao saat Imlek. Tidak hanya soal siapa yang berhak memberi dan menerima, tetapi juga mengenai nominal yang dianjurkan serta pantangan yang sebaiknya dihindari agar tidak salah langkah.

Makna Angpao dalam Tradisi Imlek

Dalam budaya Tionghoa, angpao dikenal dengan istilah “hongbao” yang berarti amplop merah. Warna merah sendiri melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, serta perlindungan dari energi negatif. Itulah sebabnya hampir seluruh dekorasi Imlek didominasi warna merah, termasuk amplop yang digunakan untuk membagikan uang.

Memberikan angpao bukan hanya tentang uang, melainkan simbol doa agar penerima memperoleh kesehatan, kelancaran rezeki, dan keberuntungan sepanjang tahun. Tradisi ini juga menjadi bentuk berbagi kebahagiaan dan mempererat hubungan antaranggota keluarga. Biasanya, pasangan yang sudah menikah akan memberikan angpao kepada anak-anak atau kerabat yang belum menikah sebagai simbol tanggung jawab dan berbagi berkah.

Nominal Angpao yang Tepat, Haruskah Besar?

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah berapa nominal angpao yang sebaiknya diberikan. Sebenarnya tidak ada aturan baku soal jumlahnya. Kamu bisa menyesuaikan dengan kemampuan finansial dan kedekatan hubungan dengan penerima.

Meski begitu, ada beberapa angka yang dianggap membawa keberuntungan. Angka genap sering dipilih karena melambangkan keseimbangan dan keharmonisan. Angka 8 juga dianggap sangat baik karena pelafalannya dalam bahasa Mandarin terdengar mirip dengan kata yang berarti kemakmuran. Sebaliknya, angka 4 umumnya dihindari karena bunyinya menyerupai kata “kematian”.

Yang paling penting, kamu tidak perlu memaksakan nominal besar demi gengsi. Nilai simbolis dan niat baik jauh lebih utama dibandingkan jumlah uang di dalamnya.

Siapa yang Memberi dan Menerima Angpao?

Secara tradisional, yang memberi angpao adalah orang yang sudah menikah. Mereka membagikannya kepada anak-anak, remaja, atau anggota keluarga yang belum menikah. Tradisi ini melambangkan berbagi rezeki dan keberuntungan dari mereka yang dianggap sudah mapan secara kehidupan.

Namun, seiring perkembangan zaman, aturan ini menjadi lebih fleksibel. Kamu juga bisa memberikan angpao kepada orang tua sebagai bentuk bakti, atau kepada karyawan dan rekan kerja sebagai simbol apresiasi dan doa baik di awal tahun.

Pantangan yang Perlu Kamu Perhatikan

Meski terlihat sederhana, ada beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan saat memberikan angpao. Uang yang dimasukkan ke dalam amplop sebaiknya dalam kondisi baru dan rapi, karena melambangkan awal yang bersih dan penuh harapan baik. Memberikan uang kusut atau sobek dianggap kurang sopan.

Selain itu, hindari menggunakan amplop dengan warna selain merah saat Imlek. Warna merah sudah menjadi simbol utama keberuntungan. Saat menyerahkan angpao, berikan dengan dua tangan sebagai tanda hormat dan kesungguhan.

Apakah Angpao Digital Tetap Sah?

Di era modern, angpao tidak lagi selalu berbentuk amplop fisik. Banyak orang mulai mengirimkan angpao melalui transfer bank atau dompet digital. Secara makna, cara ini tetap sah selama niat berbagi dan doa baik tetap ada.

Namun, bagi sebagian keluarga, sensasi menerima amplop merah secara langsung tetap memiliki nilai emosional yang sulit tergantikan. Karena itu, kamu bisa menyesuaikan dengan kebiasaan keluarga atau mengombinasikan cara tradisional dan digital.

Editor: Bintang Pradewo

Tag:  #arti #angpao #saat #imlek #makna #nominal #pantangan #yang #wajib #kamu #tahu

KOMENTAR