

Ketua MKD DPR Nazaruddin Dek Gam. (Istimewa)


Buntut Kritik Naturalisasi Timnas, MKD Jatuhkan Sanksi Ringang ke Anggota DPR Fraksi Gerindra Nuroji
- Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI menjatuhkan sanksi ringan terhadap Anggota DPR RI dari fraksi Partai Gerindra, Nuroji. Sanksi itu dijatuhkan terkait pernyataannya soal naturalisasi dalam rapat di Komisi X DPR RI bersama Kementerian Pemuda dan Olaharaga (Kemenpora), beberapa waktu lalu. Sanksi ringan itu dijatuhkan setelah MKD DPR RI menggelar sidang etik terhadap politikus Partai Gerindra itu secara tertutup. "Berdasarkan pertimbangan hukum dan etika Makamah Kehormatan Dewan memutuskan bahwa teradu yang terhormat Insinyur Haji Nuroji, nomor anggota A-98 dari Fraksi Partai Gelindra, terbukti melanggar kode etik DPR RI dan diberikan sanksi ringan berupa teguran tertulis," kata Ketua MKD DPR RI Nazaruddin Dek Gam di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/12). Dek Gam memastikan, seluruh Anggota MKD DPR RI tidak merasa keberatan atas penjatuhan sanksi tersebut. "Jadi, putusan ini ditetapkan pada hari ini, dihadiri oleh semua majelis, tidak ada satupun anggota majelis yang keberatan," ucap Dek Gam. Menurut Dek Gam, Nuroji juga sudah mengetahui putusan MKD. Sebab, Nuroji turut hadir dalam ruang sidang. "Sudah. Langsung Pak Nuroji tadi ada di depan," ujar Dek Gam. Sementara itu, Wakil Ketua MKD DPR RI Agung Widyantoro menyatakan bahwa dalam sidang etik Nuroji mengakui kesalahannya. Menurutnya, Nuroji memahami ada kesalahan penggunaan diksi dalam pembahasan naturalisasi. "Yang bersangkutan, teradu itu mengakui kesalahannya. Penggunaan diksi dan narasi dimana di dalam konten video itu merasa tidak terlalu bangga dengan kemenangan timnas kita, yang notabene di situ banyak sekali naturalisasi," ungkap Agung. Ia menekankan, keputusan naturalisasi para pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia merupakan keputusan Pemerintah. Sehingga kebijakan itu tentunya harus dihormati bersama. "Jadi ini menjadi kebijakan yang tentu kita harus kita amankan bersama-sama," pungkasnya.
Editor: Sabik Aji Taufan
Tag: #buntut #kritik #naturalisasi #timnas #jatuhkan #sanksi #ringang #anggota #fraksi #gerindra #nuroji