Penampakan DPO Ko Erwin Tiba di Bareskrim, Duduk di Kursi Roda
- Buronan kasus narkotika eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, Erwin Iskandar alias Ko Erwin, tiba di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (27/2/2026) siang.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, membenarkan bahwa Ko Erwin telah sampai di Bareskrim.
“Sudah,” ujar Eko, saat dikonfirmasi Kompas.com, melalui pesan singkat, Jumat siang.
Eko menyampaikan bahwa Erwin dikejar dan ditangkap oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri.
Baca juga: Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, DPO Kasus Narkoba Eks Kapolres Bima Kota
Pantauan Kompas.com, Ko Erwin tiba di Gedung Bareskrim Polri sekitar pukul 11.35 WIB.
Ia turun dari kursi belakang mobil dan langsung dijaga sejumlah petugas.
Ko Erwin tampak berjalan tertatih sebelum akhirnya didudukkan di kursi roda.
Ia mengenakan pakaian yang sama seperti saat ditangkap.
Saat awak media mengajukan pertanyaan, Ko Erwin tidak mengucapkan sepatah kata pun.
Ia kemudian didorong menggunakan kursi roda menuju lift untuk dibawa ke ruangan pemeriksaan di Gedung Bareskrim Polri.
Hendak kabur ke Malaysia
Sebelumnya, Dittipidnarkoba Bareskrim Polri membenarkan penangkapan Erwin yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO).
“Benar bahwa DPO Erwin telah ditangkap oleh Tim Gabungan Subdit IV dan Satgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri. Untuk lebih detailnya akan disampaikan pada saat konferensi pers,” kata Eko.
Erwin merupakan bandar narkoba yang diduga menyetor uang Rp 2,8 miliar kepada mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro.
Baca juga: Ko Erwin DPO Kasus Narkoba Eks Kapolres Bima Ditangkap Saat Kabur ke Malaysia
Kepala Satgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Kevin Leleury, menuturkan, Erwin ditangkap pada Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 13.30 WIB di Tanjungbalai, Sumatera Utara.
Menurut Kevin, saat diamankan, Erwin berada di atas kapal dan diduga hendak melarikan diri ke Malaysia.
“Tersangka sedang melakukan pergerakan menggunakan kapal kemudian kami melakukan penangkapan yang diduga akan menuju ke Malaysia,” ujar Kevin, saat ditemui di Terminal 1C Kedatangan Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang.
Polisi menduga pelarian tersebut telah direncanakan.
Dalam proses penangkapan, Erwin sempat melakukan perlawanan meski tidak berlangsung lama.
Baca juga: Setor Rp 2,8 M ke AKBP Didik, Bandar Narkoba Erwin Tiba di Soetta Tangan Terborgol
“Ada, tapi sedikit, tidak terlalu,” kata Kevin.
Selain Erwin, polisi juga menangkap dua orang lain yang diduga membantu pelariannya, yakni A alias G yang diamankan di Riau serta R alias K yang ditangkap di Tanjungbalai.
Keduanya diduga berperan mengatur keberangkatan Erwin untuk kabur ke Malaysia.
Tag: #penampakan #erwin #tiba #bareskrim #duduk #kursi #roda