TNI AL Kirim 100 Pelaut ke Italia untuk Dilatih jadi Awak Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
Ilustrasi kapal induk. Indonesia akan memiliki kapal induk pertama, hibah dari pemerintah Italia. (dok. JawaPos.com)
07:48
27 Februari 2026

TNI AL Kirim 100 Pelaut ke Italia untuk Dilatih jadi Awak Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

- Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia ke Indonesia terus berprogres.

Di samping proses administrasi yang berjalan di dua negara, TNI AL sebagai operator kapal perang itu sudah mulai penyiapkan personel untuk mengawaki kapal induk pertama Indonesia tersebut. Sebanyak 100 pelaut akan dikirim ke Italia untuk berlatih langsung.

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kementerian Pertahanan (Kemhan) Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyampaikan bahwa 100 pelaut itu merupakan angka awal.

Mengingat jumlah keseluruhan awak kapal induk itu bisa mencapai 500 orang, tidak termasuk awak pesawat dan perangkat lain yang bisa onboard di atas kapal tersebut.

”Terkait kesiapan pengawak, TNI AL saat ini secara bertahap tengah menyiapkan personel untuk mengawaki Giuseppe Garibaldi. Pada tahap awal, sekitar 100 personel direncanakan akan mengikuti pelatihan di Italia, termasuk pelatihan langsung di kapal selama proses pelayaran dari Italia menuju Indonesia,” kata Rico pada Jumat (27/2).

Menurut Rico, tahapan itu merupakan bagian dari proses pembinaan awak kapal induk sebelum kapal tersebut resmi beroperasi di bawah armada TNI AL.

Dia pun menekankan kembali, kapal induk itu nantinya akan digunakan sebagai pendukung pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) TNI. Namun, tidak menutup kemungkinan kapal itu dilibatkan dalam operasi lain.

”Juga disiapkan untuk mendukung Operasi Militer Perang (OMP) sesuai dengan kebutuhan tugas TNI,” tegas dia.

Sebelumnya, diberitakan bahwa Indonesia segera memiliki kapal induk pertama dari hibah kapal perang milik Angkatan Laut Italia, Giuseppe Garibaldi.

Sebagai operator, TNI AL sudah mulai menyiapkan pelaut untuk mengawaki kapal induk tersebut. Jumlahnya bisa mencapai 500 prajurit.

Informasi itu disampaikan oleh Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan dalam dialog secara dalam jaringan (daring) yang diselenggarakan oleh Semar Sentinel.

Dikutip dari akun YouTube Semar Sentinel, dialog itu mengangkat tema Indonesia’s Blue Water Transition.

”Kebijakan pemerintah akan mengakuisisi (Kapal Induk Giuseppe) Garibaldi, TNI AL sudah siap. Terutama untuk pengisian personelnya. Personelnya itu ada sekitar 500 pelaut yang harus mengawaki,” kata Yayan dikutip pada Kamis (26/2).

Ratusan pelaut itu terdiri atas prajurit di level perwira sampai prajurit lain dengan kompetensi khusus.

Mereka disiapkan untuk mengawaki kapal induk. Selain itu, Yayan menyatakan bahwa kebutuhan Infrastruktur pendukungnya juga harus disiapkan.

”Bagaimana pangkalan pangkalan siap, dermaga-dermaga Angkatan Laut, dermaga-dermaga pelabuhan sipil, dalam rangka men-support fasilitas Garibaldi,” ujarnya.

Termasuk diantaranya kebutuhan logistik untuk operasi kapal induk tersebut. Yayan menyampaikan bahwa dukungan logistik yang diperlukan oleh kapal induk pasti sangat besar.

Mengingat awak kapalnya saja mencapai 500 orang, belum termasuk para penerbang dan personel lainnya.

”Pentahapan-pentahapan itu sedang kami persiapkan dengan baik. Sehingga akuisisi pemerintah, kapanpun akuisisi Garibaldi tersebut mudah-mudahan dapat kita saksikan segera,” terang dia.

 

Editor: Bayu Putra

Tag:  #kirim #pelaut #italia #untuk #dilatih #jadi #awak #kapal #induk #giuseppe #garibaldi

KOMENTAR