Wanti-wanti Cak Imin ke Dirut Baru BPJS: Setop Pemborosan dan Acara Seremonial
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia Muhaimin Iskandar (kedua kiri) bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf (kedua kanan), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar (kanan) menghadiri Pencanangan Ground Check Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI-JKN) di Kantor BPS Pusat, Jakarta, Kamis (19/2/2026). Kemensos bersama BPS melaksanakan ground check atau verifikasi lapangan PBI-JKN tahap pertama yang ditujukan untuk 106 ribu penerima manfaa
14:50
20 Februari 2026

Wanti-wanti Cak Imin ke Dirut Baru BPJS: Setop Pemborosan dan Acara Seremonial

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar memberikan peringatan kepada Dirut BPJS Kesehatan dan Dirut BPJS Ketenagakerjaan beserta jajaran direksi yang baru dilantik hari ini, Jumat (20/2/2026).

Cak Imin, sapaan akrabnya, mengingatkan agar anggaran operasional harus dikelola dengan baik, tanpa adanya pemborosan dan acara-acara seremonial yang berpotensi menghamburkan anggaran.

“Tidak boleh ada lagi pemborosan dan acara-acara seremonial. Tata kelola manajemen risiko harus profesional dan transparan,” kata Cak Imin di Kantor Kemenko PM, Jakarta Pusat, Jumat.

Baca juga: Dirut Baru BPJS Ketenagakerjaan Akan Fokus ke 3C, Apa Itu?

Lebih lanjut, Cak Imin mengatakan bahwa setiap tahunnya negara mengeluarkan anggaran dan menunjang operasional BPJS lebih dari Rp 5 triliun.

“Setiap rupiah itu adalah amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab,” kata dia.

Oleh sebab itu, Cak Imin mengingatkan seluruh pimpinan dan direksi baru BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan untuk mengelola anggaran sesuai regulasi.

“Pimpinan dan direksi baru serta dewan pengawas harus mengendalikan biaya operasional secara efisien dan dilaksanakan secara disiplin sesuai koridor regulasi,” ucap ketua umum PKB tersebut.

Baca juga: Cak Imin Lantik Dirut BPJS Kesehatan dan Dirut BPJS Ketenagakerjaan

Cak Imin juga meminta strategi investasi harus mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan mengambil manfaat maksimal.

“Pengawasan terhadap potensi fraud harus diperkuat, termasuk munculnya klaim fiktif, manipulasi layanan, dan penyalahgunaan kepesertaan,” kata dia.

Berikut susunan Direksi BPJS Ketenagakerjaan periode Tahun 2026-2031

  • Saiful Hidayat – Direktur Utama
  • Ihsanuddin – Direktur
  • Harjono Siswanto – Direktur
  • Agung Nugroho – Direktur
  • Trisna Sonjaya – Direktur
  • Eko Purnomo – Direktur
  • Bambang Joko Sutarto – Direktur

Susunan Direksi BPJS Kesehatan periode Tahun 2026-2031

  • Prihati Pujiwaskito – Direktur Utama
  • Abdi Kurniawan Purba – Direktur
  • Akmal Budi Yulianto – Direktur
  • Bayu Teja Muliawan – Direktur
  • Fatih Waluyo Wahid – Direktur
  • Setiaji – Direktur
  • Vetty Yulianty Permanasari – Direktur
  • Sutopo Patria Jati - Direktur

Tag:  #wanti #wanti #imin #dirut #baru #bpjs #setop #pemborosan #acara #seremonial

KOMENTAR