Dirut Baru BPJS Ketenagakerjaan Akan Fokus ke 3C, Apa Itu?
Direktur Utama (Dirut) BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat akan menindaklanjuti arahan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar dengan menyiapkan tiga fokus utama yang disebut sebagai 3C.
"Pertama tentunya coverage, bagaimana kami memastikan coverage terhadap pekerja informal, pekerja bukan penerima upah, dan pekerja migran dapat tercakup karena memang saat ini masih perlu banyak yang ditingkatkan," ucap Saiful usai dilantik di Kantor Kemenko PM, Jakarta Pusat, Jumat (20/2/2026).
Kemudian, C yang kedua adalah care atau kepedulian BPJS Ketenagakerjaan untuk meningkatkan layanan agar para pekerja dan para keluarga pekerja mendapatkan manfaat yang jauh lebih baik.
Baca juga: Usai Dilantik, Dirut Baru BPJS Ketenagakerjaan: Kami Siap Kerja Keras
"C yang ketiga adalah credibility, bagaimana kami meningkatkan kredibilitas atas data, proses, compliance dan tentunya strategic collaboration dengan para stakeholder," tutur dia.
Saiful berharap, tiga fokus utama tersebut dapat meningkatkan kepercayaan dari masyarakat.
"Kami tingkatkan harapan ini tentunya dapat meningkatkan trust, baik trust dari stakeholder pemerintah, stakeholder pemberi kerja ataupun dari masyarakat," kata Saiful.
Dalam kesempatan yang sama, Cak Imin meminta BPJS Ketenagakerjaan berperan melindungi pekerja dan keluarganya dari risiko kerja, PHK, kecelakaan, maupun kematian.
Baca juga: Cak Imin Lantik Dirut BPJS Kesehatan dan Dirut BPJS Ketenagakerjaan
Risiko-risiko tersebut berpotensi mendorong para pekerja dan keluarganya jatuh ke dalam jurang kemiskinan.
"Kepada pimpinan baru BPJS Ketenagakerjaan, pimpinan baru BPJS Kesehatan hendaknya menjalankan seluruh amanah konstitusi ini dengan sungguh-sungguh," kata Cak Imin.
"BPJS hadir agar masyarakat hidup tanpa rasa khawatir. Jangan sampai sebaliknya, masyarakat was-was dengan pelayanan yang tidak berkualitas. Saatnya masyarakat terlindungi dari risiko-risiko itu," ujar dia.