Kronologi Pria Diduga Oknum TNI Ribut dengan Pemotor di Bekasi, Dipicu Lawan Arah
Pria diduga oknum TNI terlibat cekcok dan penganiayaan terhadap pengendara sepeda motor di Jalan Perumahan Mutiara Gading City, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Senin (9/2/2026).(Dok: Akun Thread @jamilarahmaa)
23:34
11 Februari 2026

Kronologi Pria Diduga Oknum TNI Ribut dengan Pemotor di Bekasi, Dipicu Lawan Arah

Seorang pria diduga oknum anggota TNI ribut dengan pengendara motor di Jalan Raya Perumahan Mutiara Gading City, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Senin (9/2/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

Petugas keamanan Perumahan berinisial N mengungkapkan, insiden tersebut diduga dipicu karena salah satu pengendara melawan arus saat berkendara. Saat kejadian, kondisi cuaca tengah hujan dan suasana masih relatif gelap.

“Permasalahan ini karena TNI ini lawan arah. Jadi karena keadaan hujan, jadi di situ masih agak gelap. Mungkin keadaan TNI itu lagi emosi atau buru-buru sehingga dia cepat emosi lalu membanting warga sipil tersebut, ya,” ujarnya saat ditemui Kompas.com di sekitar lokasi kejadian, Rabu (11/2/2026).

Baca juga: Alasan Bocah 9 Tahun Kabur dari Panti Asuhan, Ditemukan Tersesat di Kemayoran

N menuturkan, sebelum dirinya menghampiri kedua orang yang saat itu terlibat cekcok hingga ribut, awalnya ia mendengar suara benturan kendaraan saat berada di kantor estate.

"Pas kejadian hari Senin kemarin posisi saya ada di kantor estate. Kebetulan saya mendengar suara motor tabrakan, sontak saya kaget dan melihat dari jauh ada oknum TNI dan warga sipil saling bercekcokkan," ujar N.

Ia kemudian mengamati situasi dari kejauhan untuk memastikan kondisi aman sebelum menghampiri keduanya. Saat itu, posisi mereka sudah berada di dekat taman bertuliskan Mutiara Gading City, bukan lagi di tengah jalan utama.

"Jadi sebelum itu, saya memperhatikan dulu dari jauh, apakah ini mau selesai apa gimana. Terus enggak lama kemudian saya menghampiri kedua belah pihak tersebut, namun kedua belah pihak tersebut sudah sampai di sebelah taman yang bertuliskan Mutiara Gading City," ujarnya.

Ia menambahkan, sempat ada seorang pria lain yang menjadi penengah.

"Jadi bukan di dalam jalan lagi. Waktu itu ada bapak-bapak yang sempat menjadi penengah. Jadi sebelum mereka pergi mengambil motor masing-masing, mereka bercekcok lagi di tengah jalan. Dan saya sempat jadi penengah di situ," kata N.

Dalam video viral yang beredar, tampak adanya dugaan tindakan fisik yang dilakukan sehingga pemotor terjatuh beberapa kali. Namun, N mengaku tidak melihat secara jelas momen tersebut dan baru mengetahuinya setelah video beredar.

“Mungkin didorong cuma saya enggak tahu kalau jatuh apa gimana,” ujarnya.

Baca juga: Bahar bin Smith Selesai Diperiksa Polisi, Kuasa Hukum Tunggu Keputusan soal Penahanan

Ia menyebut kendaraan yang digunakan pria yang diduga oknum TNI adalah Yamaha NMax hitam. Sementara pengendara lainnya menggunakan Honda Beat hitam.

Setelah situasi mereda, N mengaku sempat meminta kedua pihak untuk berdamai sebelum meninggalkan lokasi.

“Jadi sebelum mereka pergi saya suruh mereka untuk berdamai. Dan nggak lama kemudian mereka saling berjabat tangan,” tuturnya.

N menjelaskan, pria yang diduga anggota TNI disebut menuju arah Jalan Harapan Indah, Kecamatan Tarumajaya, sedangkan pengendara sipil juga meninggalkan lokasi kejadian menuju Kecamatan Babelan.

N memastikan dirinya tidak mengetahui identitas kedua pihak yang terlibat. Ia juga menyebut tidak ada kamera pengawas (CCTV) yang mengarah langsung ke titik kejadian.

Terkait ciri-ciri pria yang diduga anggota TNI tersebut, N menduga yang bersangkutan berusia sekitar 30 tahun ke atas, sedangkan pemotor berusia sekitar 25 tahun.

"Ciri-ciri TNI-nya orangnya enggak terlalu tinggi, enggak terlalu pendek juga, terus badannya agak kekar, berototlah kira-kira. Kalau warga sipil yang terlibat itu seorang laki-laki masih muda," ujar N.

Menurut dia, hingga kini belum ada laporan resmi yang masuk ke kepolisian maupun ke pihak keamanan perumahan tempat kejadian perkara.

Baca juga: Roy Suryo Desak Polisi Tetapkan Dian Sandi Tersangka Pencemaran Nama Baik Jokowi

“Untuk pelaporan masih belum terjadi maupun dari warga sipil belum melaporkan sampai saat ini,” ujar N.

Ia mengaku tidak menyangka ada warga yang merekam kejadian tersebut hingga menjadi viral. Setelah video tersebar luas, ia dihubungi sejumlah pihak, termasuk aparat.

“Sudah beberapa orang. Kemarin saya ditelepon hampir 10 orang oleh aparat sama kepolisian. Jadi terganggulah pekerjaan saya,” katanya.

Menanggapi kejadian tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 0509/Kabupaten Bekasi Letkol ARH Sabdho Aji Wibowo mengatakan, pihaknya masih menelusuri informasi terkait insiden tersebut karena minimnya bukti dan saksi.

"Kami masih berupaya menelusuri lebih lanjut terkait kabar tersebut. Karena nomor polisi dan saksi-saksi yang ada di TKP tidak mencatat atau mengenal identitas orang-orang yang terlibat," ujar Sabdho saat dikonfirmasi, Rabu.

Ia menambahkan, pihaknya juga berupaya mencari kemungkinan adanya rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

"Kami juga berupaya menelusuri sekiranya ada CCTV yang merekam situasi di TKP. Mencari saksi yang kenal sama pelaku. Karena memang setelah kejadian itu, salaman mereka berdamai, habis itu pergi masing-masing gitu. Cuma kami enggak tahu siapa pelakunya atau korbannya," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Tarumajaya AKP I Gede Bagus Ariska Sudana mengatakan hingga kini belum ada laporan yang diterima pihaknya.

"Sementara kami juga masih dalam tahap penyelidikan. Soalnya sampai saat ini belum ada dari pihak korban manapun yang melapor terkait peristiwa tersebut," ujar I Gede.

Baca juga: Diduga Tersenggol Mobil, Pemotor Tewas di Depan RS UIN Ciputat

Sebagai informasi, video cekcok dan penganiayaan yang melibatkan oknum TNI tersebut diunggah pertama kali oleh akun Threads @jamilarahmaa dan langsung menyita perhatian warganet.

Dalam rekaman berdurasi singkat itu, tampak seorang pria mengenakan pakaian loreng terlibat adu mulut dengan pengendara motor di tengah jalan dalam situasi tegang.

Dalam video yang beredar, pria yang diduga oknum TNI tersebut melakukan tindakan fisik hingga pengendara motor terjatuh beberapa kali.

Bahkan, saat pengendara motor berusaha bangkit, pria berseragam oknum TNI itu membantingnya dan membuatnya kembali terjatuh.

Tag:  #kronologi #pria #diduga #oknum #ribut #dengan #pemotor #bekasi #dipicu #lawan #arah

KOMENTAR