Menhan Sjafrie: Prajurit TNI adalah Tentara Rakyat, Tidak Boleh Jadi Beban
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 875/Sangga Yudha Perkasa (SYP) di Doro Mboha, Doro Peti, Pekat, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu (7/2/2026).(DOK. Ti. Media SS)
11:10
9 Februari 2026

Menhan Sjafrie: Prajurit TNI adalah Tentara Rakyat, Tidak Boleh Jadi Beban

- Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan, TNI adalah rakyat yang harus mengabdi demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal tersebut disampaikan saat memberikan arahan kepada prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 875/Sangga Yudha Perkasa (SYP) di Doro Mboha, Doro Peti, Pekat, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Sabtu (7/2/2026).

“Saya menegaskan bahwa prajurit TNI adalah tentara rakyat yang lahir dari rakyat, berjuang untuk rakyat dan mengabdi sepenuhnya demi keutuhan NKRI,” kata Menhan, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (9/2/2026).

Ia menambahkan, kesiapan tempur, disiplin latihan, keamanan satuan, serta pembinaan kesehatan dan pendidikan prajurit harus berjalan seimbang dengan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca juga: Menhan Pastikan 4.000 ASN akan Menjadi Komcad

“Kehadiran prajurit tidak boleh menjadi beban, melainkan solusi untuk ketahanan pangan, pelayanan kesehatan lapangan, hingga penguatan ekonomi,” ujar dia.

Dalam sejumlah foto yang diterima, Sjafrie tampak mengenakan jaket loreng, celana bahan berwarna cokelat, serta topi.

Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita dan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa.

Setibanya di lokasi, Sjafrie menerima laporan kunjungan, kemudian memeriksa senjata milik prajurit satu per satu.

Ia dan rombongan disambut yel-yel penuh semangat dari prajurit Yonif TP 875/SYP.

Sjafrie lalu mengepalkan tangan kanan dan mengangkatnya ke depan dada, sebelum menghentakkannya beberapa kali mengikuti irama yel-yel tersebut.

Baca juga: Menhan Tunggu Arahan Kemlu soal Iuran Wajib Dewan Perdamaian Buatan Trump

Setelah itu, ia mendengarkan paparan Komandan Yonif TP 875/SYP mengenai progres batalion.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian arahan kepada prajurit dan ditutup dengan makan bersama.

Dalam sebuah video, Sjafrie terlihat makan menggunakan ompreng dan menyantap hidangan dengan tangan kanan tanpa menggunakan sendok.

Tag:  #menhan #sjafrie #prajurit #adalah #tentara #rakyat #tidak #boleh #jadi #beban

KOMENTAR