Arief Hidayat: Putusan Batas Usia Capres Cawapres Jadi Titik Awal Indonesia Tidak Baik-baik Saja
Eks Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat usai Wisuda Purnabakti, di Gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)
15:14
4 Februari 2026

Arief Hidayat: Putusan Batas Usia Capres Cawapres Jadi Titik Awal Indonesia Tidak Baik-baik Saja

Eks Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat mengungkapkan bahwa putusan MK untuk perkara nomor 90/PUU-XXI/2023 menjadi titik awal Indonesia tidak baik-baik saja.

Hal ini diucapkan Arief ketika ditanya awak media soal hal yang paling diingat selama mengemban tugas 13 tahun sebagai Hakim MK sejak 2013 silam.

"Saya merasa perkara 90-lah inilah yang menjadi titik awal Indonesia tidak baik-baik saja," kata Arief usai Wisuda Purnabakti, di Gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).

Sebagai informasi, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk perkara nomor 90/PUU-XXI/2023 adalah tentang batas usia calon presiden dan calon wakil presiden.

Baca juga: Guyon Arief Hidayat ke Anwar Usman: Orang Tua yang Sudah Tak Berguna di MK

Adapun putusan itu menjadi ruang bagi Gibran Rakabuming Raka maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Padahal, usianya belum 40 tahun.

Arief akui, ia melewati berbagai macam dinamika yang luar biasa dalam setiap memutuskan perkara di MK, termasuk adanya pelanggaran-pelanggaran etik terhadap konstitusi.

"Mulai dinamika ada yang sampai terjerat hukum karena pelanggaran-pelanggaran yang berhubungan dengan kasus apa namanya, tindak pidana," kata dia.

Namun, yang paling Arief ingat adalah ketika ia merasa tidak bisa melakukan tugas mengawal putusan pada waktu Rapat Permusyawaratan Hakim yang memutus perkara 90.

Baca juga: Ketua MK Suhartoyo Kenang 11 Tahun Kerja Bersama Arief Hidayat

"Saya paling apa ya, paling merasa tidak bisa melakukan tugas mengawal Mahkamah Konstitusi dengan baik pada waktu Rapat Permusyawaratan Hakim yang memutus perkara 90," kata dia.

"Itu yang menjadikan saya merasa sangat saya tidak bisa mampu untuk menahan terjadinya konflik-konflik karena perkara 90," sambungnya.

Tag:  #arief #hidayat #putusan #batas #usia #capres #cawapres #jadi #titik #awal #indonesia #tidak #baik #baik #saja

KOMENTAR