Momen Gibran di Aceh Tamiang: Cek Hunian Sementara hingga RSUD
Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming saat meninjau Rumah Hunian Tamiang 2 di Aceh Tamiang, Jumat (30/1/2026)(Sekretariat Wakil Presiden)
16:10
30 Januari 2026

Momen Gibran di Aceh Tamiang: Cek Hunian Sementara hingga RSUD

- Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming tengah mengunjungi Aceh Tamiang untuk mengecek pemulihan pascabencana banjir dan longsor yang terjadi akhir November 2025 lalu.

Dalam kunjungannya, Gibran mendatangi beberapa lokasi sambil menyapa warga setempat.

Mulai dari sekolah, rumah sakit, hingga rumah hunian sementara (huntara).

Baca juga: Gibran Terbang ke Aceh Tamiang, Tinjau Pemulihan Pascabencana

Cek rumah huntara

Dari video yang dibagikan Sekretariat Wakil Presiden, Gibran mengecek proses pembangunan rumah huntara untuk para korban terdampak bencana.

Di area Rumah Hunian Tamiang 2 ini, Gibran berkeliling mengenakan rompi proyek warna hijau neon didampingi petugas yang memberinya penjelasan soal proses pembangunan.

Wakil Presiden turut berkeliling memasuki ruangan-ruangan yang ada di kompleks Huntara tersebut.

Baca juga: BNPB Mulai Salurkan Dana Tunggu Hunian untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang

Dari video yang dibagikan, dalam rumah huntara tersebut memiliki dua tempat tidur, kipas angin, hingga kipas hisap (exhaust fan).

Adapun pembangunan Rumah Hunian Tamiang 2 ini ditargetkan akan rampung pada Februari mendatang.

Cek MBG di sekolah

Selain mengecek proyek rumah huntara, Gibran juga meninjau proses belajar-mengajar di SMPN 1 Karang Baru, Aceh Tamiang.

Di sekolah tersebut, ia mendapat keterangan soal kondisi sekolah yang terdampak bencana.

Gibran juga memasuki beberapa ruang kelas untuk melihat anak-anak yang sedang menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca juga: Percepat Pemulihan Aceh Tamiang, Mendagri Kerahkan Ribuan Personel 

Saat memasuki ruang kelas, Gibran pun mencopot sepatunya karena anak-anak masih belajar sambil duduk di lantai.

Kondisi ruang-ruang kelas masih belum memiliki meja dan kursi akibat bencana yang melanda, sehingga para siswa belajar sambil duduk di lantai.

Anak-anak sekolah juga masih memakai baju bebas untuk belajar di sekolah.

Dalam ruang kelas, putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ini juga berinteraksi dengan para siswa.

Namun, tidak begitu terdengar jelas percakapan Gibran dengan para murid.

Adapun anak-anak juga turut mendapatkan penyembuhan trauma psikologis (trauma healing) saat berada di sekolah.

Sebab, ada beberapa petugas dari Kementerian Kesehatan yang tengah melakukan trauma healing saat Gibran berkunjung.

Besuk warga di RSUD

Dalam kunjungan kerjanya ini, Gibran turut mengecek RSUD Muda Sedia, Aceh Tamiang.

Saat berada di RSUD, Gibran berkeliling untuk melihat pelayanan serta mendapat penjelasan soal perbaikan infrastruktur rumah sakit dari pihak Kementerian Pekerjaan Umum.

Selain itu, Gibran pun menyapa dan berbincang dengan sejumlah warga yang sedang mendapat perawatan.

Selain itu, ia juga membagikan alat tulis kepada anak-anak.

Ketika Gibran sedang meninjau RSUD, tiba-tiba ada Stafsus Presiden, Raffi Ahmad dan penyanyi sekaligus dokter, Tompi, yang juga sedang berada di rumah sakit.

Raffi kemudian datang menghampiri Gibran dan menyalamnya.

Sejumlah warga setempat turut ikut mendekat untuk melihat dan menyapa Raffi dan Gibran.

Baca juga: Bersama TP-PKK, Tito Karnavian Turun Langsung Bantu Warga Terdampak di Aceh Tamiang

Tenda pengungsian

Lokasi lainnya yang didatangi Wapres RI adalah tenda pengungsian warga.

Kedatangan Gibran disambut antusias warga setempat.

Gibran turut berkeliling area tenda sambil mengajak ngobrol warga setempat.

Baca juga: Kasatgas Tito Lepas Taruna Akpol, Akmil, dan Unhan Bantu Percepatan Penanganan Pascabencana di Aceh Tamiang

Saat di tenda pengungsian, Gibran meminta warga bersabar menunggu rumah hunian selesai dibangun.

"Udah didata ya? 10 Februari ya bu ya tunggu ya. Ibu jangan nangis. Mana tendanya yang mana?" tanyanya.

"Di sini," kata ibu tersebut sambil menunjuk salah satu tenda.

"Tunggu ya bu ya. yang penting sudah didata, nanti pindah ke sana (hunian)," tuturnya.

Gibran pun meminta maaf jika pemerintah masih banyak kekurangan terkait pemulihan pascabencana di tiga provinsi Sumatera, termasuk Aceh Tamiang.

"Mohon maaf kalau banyak yang kurang," ucap Gibran.

Tag:  #momen #gibran #aceh #tamiang #hunian #sementara #hingga #rsud

KOMENTAR