Noe Letto: Lihat Setahun Saja, Kalau Tidak Berguna, Saya ''Resign'' dari DPN RI
- Tenaga Ahli Madya Dewan Pertahanan Nasional (DPN) RI, Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Noe Letto, menyatakan akan resign atau berhenti jika memang tidak berguna di lembaga tersebut dalam kurun waktu satu tahun mendatang.
Pernyataan mundur dari jabatan ini dikeluarkan oleh Noe jika usulannya sebagai Tenaga Ahli DPN RI ini tidak pernah digunakan atau diterapkan.
Dalam konteks tersebut, dia menegaskan, tugas tenaga ahli bersifat sederhana, yakni memberikan masukan berdasarkan pemahaman yang dimiliki serta merekomendasikan langkah konkret.
Hal ini juga akan disampaikan serupa ke publik soal masukannya ini.
“Ya kalau tidak didengarkan, ya ya ya piye? Tapi, kalau ternyata saya lama di sana, kasih rekomendasi dan ternyata enggak kepakai-kepakai juga, ya tinggal keluar, tinggal resign, gampang saja. Simpel saja,” kata Noe, dikutip dari kanal YouTube Sabrang MDP Official, Jumat (23/1/2026).
“Karena memang saya tidak ada gunanya di sana, ternyata kan gitu. Itu very very simple. Kita lihat setahun saja. Simpel, kita lihat,” sambung dia.
Meski demikian, Noe menyadari bahwa sebagian publik akan meragukan pernyataannya dan menganggapnya sebagai pencitraan.
Namun demikian, ia memahami keraguan publik karena saat ini kepercayaan terhadap figur publik atau artis yang menjadi pejabat kerap menurun.
Ia menilai, anggapan tersebut wajar, termasuk jika dirinya turut diragukan masuk dalam pola yang sama.
Dia memahami keraguan tersebut karena publik kini sulit mempercayai figur publik atau artis yang menjadi pejabat.
“Saya sendiri enggak gitu nyaman dengan menjalani perjalanan ini. Tapi, kalau ternyata ada potensi baik, itu tentu worth dilakukan,” ucap dia.
“Dan saya komit kalau memang enggak kepakai usulan saya, ya saya resign. Sesederhana itu. Karena kalau enggak efektif ya ngapain? Gitu saja,” tambah dia.
Adapun Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melantik Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Noe Letto, sebagai Tenaga Ahli Madya Dewan Pertahanan Nasional (DPN) Republik Indonesia (RI).
Bukan hanya Noe, pada momen itu, Sjafrie sebagai Ketua Harian DPN ini juga melantik 11 tenaga ahli lainnya, pada Kamis (15/1/2026).
“Benar, Sabrang Mowo Damar Panuluh merupakan salah satu dari 12 tenaga ahli yang dilantik dan menjabat sebagai Tenaga Ahli Madya di lingkungan Dewan Pertahanan Nasional,” kata Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, kepada Kompas.com, Minggu (18/1/2026).
Setelah pelantikan, Noe bertugas memberikan masukan, kajian, dan rekomendasi sesuai bidang keahliannya untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DPN RI.
Kontribusi Noe difokuskan pada pemikiran strategis lintas disiplin, termasuk perspektif sosial, kebudayaan, dan komunikasi strategis, guna memperkaya kajian DPN RI.
Tag: #letto #lihat #setahun #saja #kalau #tidak #berguna #saya #resign #dari