Dari Inggris, Prabowo Bawa Komitmen Investasi Rp90 Triliun hingga Pembangunan 1.582 Kapal Nelayan
Presiden Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer (kiri) di Downing Street 10, London, Inggris, Selasa (20/1/2026). Kunjungan Presiden Prabowo tersebut dalam rangka memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama strategis antara Indonesia dan Inggris.(ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
08:42
22 Januari 2026

Dari Inggris, Prabowo Bawa Komitmen Investasi Rp90 Triliun hingga Pembangunan 1.582 Kapal Nelayan

Presiden RI Prabowo Subianto membawa sejumlah oleh-oleh dari hasil kunjungan kerjanya ke Indonesia.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkap Presiden RI membawa komitmen investasi sebesar 4 miliar poundsterling atau sekitar Rp 90 triliun usai bertemu Perdana Menteri (PM) Inggris, Keir Starmer.

"Yang pertama dengan Perdana Menteri Starmer. Intinya ada tiga. Jadi yang pertama ada komitmen investasi sebesar 4 miliar poundsterling, itu sekitar Rp 90 triliun," kata Teddy di London, Inggris, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.

Kerja sama lainnya terkait bidang maritim.

Usai bertemu PM Starmer, ada kerja sama terkait pembangunan 1.582 kapal nelayan.

"Kemudian yang kedua ada kerja sama maritim. Kemudian yang ketiga ada kerja sama dalam pembangunan 1.582 kapal, kapal nelayan," ungkap Teddy.

Terkait pembangunan ribuan kapal nelayan, Teddy mendapat laporan bahwa hal ini akan membuka lapangan pekerjaan bagi 600.000 orang di Indonesia.

Pasalnya, ribuan kapal nelayan itu akan diproduksi di dalam negeri sehingga membutuhkan ratusan ribu pekerja.

"Jadi kapalnya ini nanti menurut Menteri Kelautan akan mempekerjakan sekitar 600.000 orang. Kenapa? Karena nanti diproduksinya, dirakitnya di Indonesia," jelas Teddy.

"Jadi 30.000 sendiri itu untuk awak kapalnya, kemudian 400.000 untuk yang memproduksinya. Kemudian nanti ada 170.000 itu multiplier effect-nya di luar dari yang berkaitan langsung ya," ujar dia.

Sebelumnya, Presiden Prabowo melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Inggris, Keir Starmer di Kantor PM Inggris, London, Selasa (20/1/2026). Usai pertemuan itu, Prabowo menyebut Inggris mendukung rencana Indonesia untuk membangun 1.500 kapal ikan.

"Di bidang maritim, mereka akan dukung rencana kita untuk membangun, pertama, 1.500 kapal ikan," kata Prabowo dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.

Prabowo menegaskan, tujuannya untuk menyejahterakan kualitas para nelayan di Tanah Air.

Oleh karenanya, Indonesia akan investasi besar di sektor maritim.

"Karena kita mau besar-besaran investasi itu, kita mau perbaiki desa-desa nelayan kita, kita ingin meningkatkan kualitas hidup nelayan kita, kita ingin meningkatkan konsumsi protein rakyat kita," ungkap Kepala Negara.

Adapun sektor kerja sama maritim dengan Inggris ini sangat strategis.

Menurut Prabowo, hal ini tentu berdampak mempercepat pertumbuhan dan kemajuan ekonomi.

"Jadi ini sangat strategis bagi kita. Ini akan mempercepat pertumbuhan dan kemajuan ekonomi kita khususnya di bidang maritim," tuturnya.

Di sisi lain, ia mengingatkan mayoritas wilayah Indonesia adalah laut.

Prabowo pun ingin konsumsi protein hasil laut juga ditingkatkan.

"Dan saya ingatkan tiga per empat tanah air kita itu adalah laut, dan konsumsi protein kita oleh rakyat kita masih terlalu rendah, kita ingin tingkatkan untuk lebih baik lagi," ujar Prabowo.

Tag:  #dari #inggris #prabowo #bawa #komitmen #investasi #rp90 #triliun #hingga #pembangunan #1582 #kapal #nelayan

KOMENTAR