Di Inggris, Prabowo Bakal Teken MoU Pembuatan Kapal Nelayan
Presiden RI Prabowo Subianto dalam peresmian Kilang Minyak Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026). (DOK. Kementan)
14:54
19 Januari 2026

Di Inggris, Prabowo Bakal Teken MoU Pembuatan Kapal Nelayan

- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama pembuatan kapal tangkap ikan bagi nelayan Indonesia saat berada di Inggris.

“Memang direncanakan akan ada beberapa penandatanganan MoU kerja sama, itu di antaranya adalah kerja sama untuk pembuatan kapal tangkap ikan bagi nelayan-nelayan kita,” kata Prasetyo, saat ditemui di Gedung DPR RI, Senin (19/1/2026).

Menurut dia, kerja sama tersebut dibutuhkan mengingat kondisi geografis Indonesia yang sebagian besar wilayahnya merupakan perairan laut, sementara jumlah kapal tangkap ikan nasional masih belum mencukupi.

“Karena sebagaimana yang kita ketahui dengan luas laut kita yang sedemikian besar, yang dua per tiga luas negara kita adalah laut, kita masih membutuhkan puluhan ribu kekurangan kapal tangkap ikan,” kata Prasetyo.

Pemerintah, kata dia, membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk memperbanyak jumlah kapal tangkap ikan bagi nelayan.

“Jadi, kita membuka kerja sama dengan siapa pun baik dari dalam negeri maupun luar negeri untuk memperbanyak kita memiliki kapal-kapal tangkap ikan,” ucap dia.

Prasetyo menegaskan, rencana kerja sama tersebut bertujuan untuk menggerakkan perekonomian, membantu kesejahteraan nelayan, sekaligus menjaga potensi sumber daya kelautan nasional.

“Sekali lagi ini untuk menggerakkan ekonomi, untuk membantu saudara-saudara kita yang berprofesi sebagai nelayan, sekaligus melindungi potensi kekayaan ikan kita supaya dinikmati oleh bangsa kita sendiri,” tutur Prasetyo.

Selain kerja sama di sektor maritim, Prasetyo mengungkapkan bahwa agenda Presiden Prabowo di Inggris juga mencakup pembahasan kerja sama di bidang pendidikan.

“Kemudian juga ada pertemuan yang akan membicarakan mengenai pendidikan di beberapa universitas di Inggris yang sudah beberapa kali kita lakukan penjajakan Kementerian Dikti Saintek untuk kemudian mau didinamisasi dalam pertemuan besok,” pungkas dia.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Inggris dan Swiss untuk menghadiri sejumlah agenda pertemuan internasional, pada Minggu (18/1/2026).

Keberangkatan Presiden dilakukan dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, menggunakan pesawat kepresidenan.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dilakukan untuk menghadiri berbagai pertemuan kenegaraan.

“Pada hari Minggu siang ini, 18 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Inggris dan Swiss untuk menghadiri beberapa pertemuan,” ujar Teddy, dalam keterangan tertulis yang diunggah di akun Instagram resmi @Sekretariat.kabinet, Minggu (18/1/2026).

Di Inggris, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer untuk membahas sejumlah kerja sama strategis, termasuk di bidang ekonomi dan maritim.

“Di London, Inggris, Presiden Prabowo akan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer untuk membahas kesepakatan dalam beberapa kerja sama strategis, di antaranya dalam bidang ekonomi dan maritim,” kata Teddy.

Selain itu, Prabowo juga dijadwalkan mengadakan pertemuan dengan Raja Charles III.

“Selanjutnya, Presiden Prabowo akan mengadakan pertemuan dengan Raja Charles III, dengan salah satu agenda pembahasan terkait pelestarian alam dan lingkungan, serta konservasi gajah,” ujar Teddy.

Setelah menyelesaikan agenda di Inggris, Presiden Prabowo akan melanjutkan perjalanan ke Davos, Swiss, untuk menghadiri World Economic Forum (WEF).

“Sementara itu, di Davos, Swiss, Kepala Negara akan menyampaikan pidato kunci di World Economic Forum (WEF) yang rencananya akan dihadiri 61 kepala negara dan pemerintahan, serta lebih dari 1.000 peserta,” kata Teddy.

Tag:  #inggris #prabowo #bakal #teken #pembuatan #kapal #nelayan

KOMENTAR