Beasiswa Fantastis Rp100 Juta untuk Siswa Korea di Indonesia
-Dukungan terhadap dunia pendidikan di Indonesia tidak hanya datang dari institusi lokal. Di tengah tantangan akses dan kualitas pendidikan yang masih menjadi pekerjaan rumah nasional, inisiatif lintas negara juga ikut memberi warna.
PT Bank KEB Hana Indonesia menyalurkan beasiswa senilai total Rp 100 juta kepada siswa berprestasi Jakarta Indonesia Korean School (JIKS). Program ini menyasar pelajar asal Korea Selatan yang menempuh pendidikan di Indonesia, sekaligus menjadi cermin kolaborasi pendidikan di tengah komunitas internasional yang tumbuh di Tanah Air.
Beasiswa JIKS tersebut diberikan kepada siswa dengan capaian akademik unggul, di tengah dinamika adaptasi budaya dan sistem pendidikan yang berbeda. Bagi sebagian pelajar asing, proses belajar di Indonesia bukan hanya soal prestasi, tetapi juga kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sosial dan bahasa yang baru.
Kepala Sekolah JIKS Lee Sun Ah menilai, dukungan semacam ini penting untuk menjaga motivasi belajar siswa. Menurut dia, tantangan pendidikan tidak hanya dialami siswa lokal, tetapi juga pelajar asing yang tumbuh dan belajar jauh dari negara asalnya.
“Dukungan terhadap siswa berprestasi memberi ruang bagi mereka untuk berkembang lebih optimal dan percaya diri dalam merancang masa depan,” ujar Lee Sun Ah melalui keterangannya.
Dari sisi penyelenggara, Direktur Utama Hana Bank Ko Yung Ryul menekankan bahwa pendidikan tetap menjadi elemen krusial dalam membentuk generasi muda, termasuk bagi komunitas internasional di Indonesia.
Dia menyebut keberhasilan siswa tidak terlepas dari dukungan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Program beasiswa ini juga mencerminkan realitas pendidikan Indonesia yang semakin beragam.
Data Kementerian Pendidikan menunjukkan jumlah sekolah internasional dan komunitas pelajar asing di Indonesia terus meningkat, seiring terbukanya ruang kerja sama global di sektor pendidikan.
Kolaborasi semacam ini juga dinilai dapat menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem pendidikan yang lebih terbuka, tanpa mengesampingkan kebutuhan utama siswa lokal.
Tantangannya adalah memastikan setiap dukungan pendidikan, baik dari negara maupun swasta, tetap berpihak pada peningkatan kualitas belajar secara menyeluruh.
Ke depan, inisiatif lintas institusi diharapkan tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan finansial, tetapi juga mendorong pertukaran pengetahuan, nilai multikultural, dan penguatan karakter siswa sebagai bagian dari masyarakat global.
Tag: #beasiswa #fantastis #rp100 #juta #untuk #siswa #korea #indonesia