Buku Sejarah Nasional Tak Dijual, Bisa Diakses Gratis oleh Publik
Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon memastikan, buku Sejarah Indonesia yang baru diluncurkan tidak akan diperjualbelikan.
Fadli menyebutkan, buku "Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global" yang disusun 123 sejarawan itu akan dipublikasikan dalam format PDF yang dapat diakses secar gratis.
"Kalau untuk yang sifatnya masif, tidak, gitu. Dan ini juga kan tidak diperjualbelikan. Nanti PDF-nya itu gratis," kata Fadli di Kompleks Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Fadli menuturkan, buku itu dipublikasikan secara gratis karena proses penulisannya dibiayai APBN.
Menurut rencana, buku sejarah yang berisi 10 jilid itu akan diedarkan secara daring melalui sejumlah situs, tidak dalam bentuk fisik.
"Nanti akan kita distribusikan di website-nya Kementerian Kebudayaan dan mungkin juga di website-website lain, ya. Jadi pasti akan mudah untuk diakses," kata dia.
Akan tetapi, Kementerian Kebudayaan juga akan mencetak beberapa buku fisik untuk menjadi aset Perpustakaan Nasional hingga perguruan tinggi.
"Sebagaimana kita ketahui kalau nyetak buku sekarang mahal ya. Itu bukunya segini (membuat gestur buku tebal), itu kalau dicetak atau dijual itu kan mahal," kata Fadli.
"Tapi kita akan cetak mungkin sesuai keperluan untuk Perpustakaan Nasional mungkin, perpustakaan daerah, perpustakaan di sejumlah perguruan tinggi, itu akan kita cetak gitu," ujar dia.
Fadli belum mengetahui kapan jadwal pasti publikasi buku sejarah versi PDF.
Pasalnya, meski buku sudah selesai disusun, para editor masih memfinalisasi buku tersebut dan mengalihkannya ke format PDF.
"Mereka masih minta waktu untuk di beberapa koreksi, masih ada typo sedikit gitu ya dan juga tentu ada proses pengalihmediaan. Dari itu, dari word ke PDF. Nah, itu kan juga harus ada alih media. Nah jadi butuh proses kata mereka kurang lebih 1-2 bulan," kata Fadli.
"Pokoknya saya targetkan di bulan Februari kalau bisa sudah bisa diakses," imbuh dia.
Buku Sejarah Indonesia
Diketahui, Kementerian Kebudayaan yang dipimpin Fadli Zon memfasilitasi peluncuran buku berjudul "Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global" pada 14 Desember 2025.
Buku tersebut disusun oleh 123 sejarawan yang berasal dari 34 perguruan tinggi di Indonesia.
Fadli Zon berharap buku "Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global" dapat menjadi rujukan penting dalam memahami perjalanan panjang Indonesia.
"Kalau sejarah kita ditulis secara lengkap mungkin harusnya 100 jilid kalau mau ditulis secara lengkap. Jadi ini adalah highlight dari perjalanan," ungkap Fadli dalam peluncuran buku, di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Minggu (14/1/2026).
Dalam buku tersebut berisi 10 jilid yang merangkum perjalanan Indonesia dari fondasi awal Nusantara hingga Reformasi.
Tag: #buku #sejarah #nasional #dijual #bisa #diakses #gratis #oleh #publik