Peringatan Dini untuk Pelaut, BMKG Ungkap Tinggi Gelombang Sangat Tinggi Bisa Terjadi Periode 8–11 Januari 2026
Gelombang tinggi.(Antara).
19:32
7 Januari 2026

Peringatan Dini untuk Pelaut, BMKG Ungkap Tinggi Gelombang Sangat Tinggi Bisa Terjadi Periode 8–11 Januari 2026

- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini bagi pelaut dan masyarakat pesisir, terkait potensi gelombang laut yang sedang hingga sangat tinggi, di sejumlah perairan Indonesia pada periode 8 hingga 11 Januari 2026.

Di beberapa wilayah, tinggi gelombang diperkirakan bisa mencapai 4 hingga 6 meter alias kategori sangat tinggi dan berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

BMKG menjelaskan, peningkatan tinggi gelombang ini dipicu oleh Siklon Tropis Jenna yang terpantau di Samudra Hindia barat daya Banten. Sistem tersebut memicu peningkatan kecepatan angin di wilayah perairan Indonesia, dengan angin di wilayah utara bergerak dari barat laut hingga timur laut berkecepatan 8–30 knot, sementara wilayah selatan dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 6–25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara.

Dalam rilis resminya, berikut potensi gelombang sedang hingga tinggi di perairan Indonesia berdasarkan kategorinya dari BMKG.

1. Kategori gelombang sangat tinggi (4,0–6,0 meter) berpeluang terjadi di:

Laut Natuna Utara

Kondisi tersebut dinilai sangat berbahaya, terutama bagi perahu nelayan hingga kapal besar seperti kapal kargo dan kapal pesiar.

2. Gelombang tinggi (2,5–4,0 meter) diprakirakan terjadi di wilayah:

Samudra Hindia selatan Jawa Barat

Samudra Hindia selatan Jawa Tengah

Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta

Samudra Hindia selatan Jawa Timur

Samudra Hindia selatan NTB

Selat Karimata bagian utara

Laut Arafuru bagian tengah

Laut Arafuru bagian timur

3. Gelombang sedang hingga tinggi (1,25–2,5 meter) berpeluang terjadi di perairan:

Selat Malaka bagian utara

Samudra Hindia barat Aceh

Samudra Hindia barat Kepulauan Nias

Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai

Samudra Hindia barat Bengkulu

Samudra Hindia barat Lampung

Samudra Hindia selatan Banten

Samudra Hindia selatan Bali

Samudra Hindia selatan NTT

Selat Karimata bagian selatan

Laut Jawa bagian barat

Laut Jawa bagian tengah

Laut Jawa bagian timur

Laut Bali

Laut Sumbawa

Laut Flores

Laut Banda

Laut Seram

Laut Arafuru bagian utara

Laut Arafuru bagian barat

Selat Makassar bagian selatan

Selat Makassar bagian utara

Laut Sulawesi bagian timur

Laut Maluku

Samudra Pasifik utara Maluku

Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya

Samudra Pasifik utara Papua Barat

Samudra Pasifik utara Papua

Seiring kondisi tersebut, BMKG mengimbau pelaku pelayaran meningkatkan kewaspadaan. Perahu nelayan disarankan tidak melaut saat kecepatan angin mencapai 15 knot dan gelombang 1,25 meter.

Adapun kapal tongkang diimbau waspada pada angin 16 knot dan gelombang 1,5 meter, kapal ferry pada angin 21 knot dan gelombang 2,5 meter, serta kapal besar saat angin mencapai 27 knot dengan gelombang hingga 4 meter.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca maritim terkini melalui kanal resmi BMKG selama periode peringatan dini ini guna meminimalkan risiko kecelakaan laut.

 

Editor: Kuswandi

Tag:  #peringatan #dini #untuk #pelaut #bmkg #ungkap #tinggi #gelombang #sangat #tinggi #bisa #terjadi #periode #januari #2026

KOMENTAR