Prabowo: Tahun 2025, Kita Tidak Impor Beras Sama Sekali
- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan capaian pemerintahannya yang tidak mengimpor beras selama 2025.
Capaian tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam Perayaan Natal Nasional 2025, di Jakarta, Senin (5/1/2026).
"Tahun 2025, kita tidak impor beras sama sekali. Tahun 2025. Target empat tahun, kita bisa capai dalam waktu satu tahun," ujar Prabowo dalam sambutannya, Senin.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan bahwa swasembada beras telah resmi dicapai oleh Indonesia.
"Saudara-saudara, di perayaan Natal ini, saya dengan bangga, hari ini saya bisa menyampaikan begitu lewat 31 Desember 2025, bangsa Indonesia sekarang sudah swasembada beras," ujar Prabowo.
Swasembada beras, kata Prabowo, merupakan target strategis nasional yang ditargetkan dapat terwujud dalam empat tahun.
Namun, target tersebut dapat terealisasi dalam waktu satu tahun berkar kerja keras dan kolaborasi semua pihak.
"Saya beri target kepada tim saya, kita harus swasembada beras empat tahun. Itu target saya, empat tahun," ujar Prabowo.
Swasembada beras yang berhasil dicapai Indonesia, klaim Prabowo, ikut berkontribusi positif dalam perekonomian global.
Sebab keputusan Indonesia yang tidak mengimpor beras dari negara lain turut menurunkan harga beras dunia secara signifikan.
"Kita bantu tidak hanya bangsa Indonesia, kita membantu dunia. Kenapa? Dengan kita tidak impor beras, harga beras dunia turun. Turun ratusan dollar seluruhnya. Jadi banyak negara berterima kasih sama kita," ujar Prabowo.
Ilustrasi beras. BPS mengungkap tidak ada impor beras medium sepanjang 2025.
Bakal Ekspor Beras pada 2026
Dalam kesempatan yang berbeda, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, mengungkapkan pemerintah berencana mengekspor beras pada tahun 2026.
Rencana itu Amran sampaikan saat menjadi salah satu penguji dalam ujian disertasi atau sidang terbuka promosi doktor Direktur Utama PT Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani di Universitas Indonesia, Senin (5/12/2025).
Pada kesempatan tersebut, Amran menyebut stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) pada awal tahun 2026 mencapai Rp 3,25 juta.
Ia lalu mewanti-wanti Bulog sebagai perusahaan negara yang turut bertanggung jawab mengurus pertanian pasca panen agar tidak terjadi kegagalan pada panen raya Februari mendatang.
Menyadari akan menghadapi panen raya, Amran mempertanyakan kepada Rizal menyangkut kesiapan gudang yang akan digunakan menampung gabah atau beras. Amran mengingatkan Rizal terkait kebutuhan infrastruktur pertanian pasca panen tersebut.
"Insya Allah kita akan ekspor tahun 2026. Ini adalah sejarah Indonesia, pertama sejarah, selama kita merdeka," ungkap Amran.
Tag: #prabowo #tahun #2025 #kita #tidak #impor #beras #sama #sekali