Warga Ungkap Penyebab Tanggul Kali Pulo Jebol Meski Sudah Diperbaiki
– Warga Jati Padang mengungkap penyebab jebolnya Tanggul Kali Pulo yang kembali terjadi meski perbaikannya telah rampung.
Menurut warga, masalah utama bukan pada tanggul, melainkan kondisi sungai yang semakin menyempit dan dangkal.
“Jadi ini bukan jebol, tapi karena penyempitan (kali) yang bikin airnya balik lagi,” ujar Ketua RT 003 RW 006 Jati Padang, Burhan, saat ditemui Kompas.com di lokasi, Minggu (4/1/2026).
Burhan menjelaskan, penyempitan aliran terjadi di bagian hulu Kali Pulo akibat adanya bangunan rumah yang berdiri di atas sungai.
Kondisi tersebut membuat air hujan yang mengalir deras tidak tertampung dan justru berbalik arah.
Akibatnya, debit air yang terus meninggi menekan tanggul hingga akhirnya roboh ke lapangan di samping Musala Sabili.
Air kemudian meluap ke jalan kecil permukiman warga dan masuk ke sejumlah rumah.
Bahkan, satu rumah yang berada tepat di sisi kali ikut jebol dan material bangunannya terbawa arus.
Beberapa rumah lain di sekitar lokasi juga mengalami kerusakan pada bagian dinding.
Karena itu, Burhan mewakili warga meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak hanya fokus pada perbaikan tanggul, tetapi juga menangani akar persoalan banjir.
Ia mendesak agar normalisasi Kali Pulo yang sempat direncanakan pada masa kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan dapat dilanjutkan.
“Makanya saya dari dulu tuh mintanya normalisasi kali itu dilanjutkan, sama dikeruk juga. Jadi nanti bisa nampung lebih banyak air lagi,” kata Burhan.
Sebagai informasi, Tanggul Baswedan telah selesai diperbaiki pada awal Desember 2025 dengan panjang 36,6 meter, tinggi 2,8 meter, dan ketebalan 50 sentimeter.
Tag: #warga #ungkap #penyebab #tanggul #kali #pulo #jebol #meski #sudah #diperbaiki