Natalius Pigai Minta Polisi Usut Teror Terhadap Influencer
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, saat ditemui di Gedung Kiai Haji Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Kementerian HAM, Jakarta Selatan, Selasa (11/11/2025). (KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)
16:42
4 Januari 2026

Natalius Pigai Minta Polisi Usut Teror Terhadap Influencer

- Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai meminta aparat kepolisian mengusut tuntas teror yang dialami influencer usai mengkritik penanganan bencana banjir Sumatera beberapa waktu belakang.

Pigai menegaskan bahwa setiap dugaan teror harus disikapi secara serius melalui mekanisme hukum yang berlaku.

“Terkait maraknya teror yang menimpa influencer, saya minta kepada aparat kepolisian untuk mengusut secara tuntas agar diketahui apa motif dan siapa pelakunya,” kata Pigai dalam keterangan tertulis Minggu (4/1/2026).

Pigai mengapresiasi siapa pun, termasuk influencer, yang memanfaatkan kebebasan berpendapat. Namun, kritik sering bergeser menjadi serangan terhadap individu maupun institusi.

Bahkan, menurut Pigai, beberapa pihak mungkin memanfaatkan narasi tersebut untuk menaikkan jumlah pengikut dan memicu gangguan terhadap kehormatan orang lain.

“Saat ini kita menikmati surplus demokrasi, yakni hak berpendapat atas pikiran dan perasaan yang dijamin tanpa adanya protokol lalu lintas. Dalam situasi ini, tidak mungkin institusi, apalagi negara, menghalangi kebebasan tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pigai mengingatkan para influencer agar tidak langsung menyalahkan pemerintah. Sebab, hingga kini belum ada pihak yang terbukti bertanggung jawab

Ia juga menekankan, kebebasan berpendapat kadang disalahgunakan untuk memanipulasi opini, seperti menyerang pribadi atau membuat kesimpulan berlebihan. Dia meminta masyarakat tetap rasional dan objektif saat menilai informasi di media sosial.

Terkait penanganan bencana di Sumatera, Pigai menegaskan bahwa pemerintah telah menunjukkan keseriusan melalui kerja nyata yang sistematis, masif, dan terencana.

Dia mengatakan, pemerintah menjalankan dua tahap penanganan, yakni tahap tanggap darurat dan tahap pembangunan infrastruktur, sebagai bagian dari upaya pemulihan masyarakat terdampak.

“Semua orang tentu tahu dan telah menyaksikan bahwa hampir setiap minggu Presiden datang ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” tuturnya.

Teror terhadap influencer

Aktivis lingkungan Iqbal Damanik, dan para influencer seperti DJ Donny, Sherly Annavita, dan Virdian mengaku mendapat pesan ancaman bernada "Mulutmu Harimaumu".

DJ Donny menerima dua kali teror ke rumahnya dalam kurun waktu tiga hari terakhir.

Pertama, ia dikirimi bangkai ayam pada Senin (29/12/2025). Teror kedua, rumahnya dilempari bom molotov.

Upaya hukum yang telah ditempuh Donny saat ini adalah melapor peristiwa itu ke Mapolda Metro Jaya dengan registrasi perkara nomor STTLP/B/9545/XII/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Tag:  #natalius #pigai #minta #polisi #usut #teror #terhadap #influencer

KOMENTAR