Eks Wamenaker Noel hingga Rudi Ong Rayakan Natal di Rutan KPK
JAKARTA, KOMPAS.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memfasilitasi pelaksanaan ibadah Natal 2025 bagi 12 tahanan kasus korupsi yang beragama Kristen dan Katolik di Rumah Tahanan (Rutan) KPK cabang Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis (25/12/2025).
Ibadah Natal dijadwalkan berlangsung di area tatap muka Rutan Cabang KPK Gedung Merah Putih mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai.
Selain pelaksanaan ibadah, KPK juga membuka layanan kunjungan khusus bagi keluarga dan kerabat para tahanan pada Hari Raya Natal 2025.
“Hari ini Rutan KPK membuka layanan secara khusus untuk kunjungan keluarga dan kerabat tahanan. Kunjungan berlangsung tertib. Tahanan bersama keluarga bersua dalam suasana penuh khidmad, pada perayaan Natal tahun ini,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Kamis (25/12/2025).
Menurut Budi, penyediaan fasilitas ibadah dan kunjungan khusus tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap hak-hak dasar setiap insan beragama, termasuk bagi para tahanan KPK.
“Hal ini juga selaras dengan azas-azas pelaksanaan tugas dan kewenangan KPK yang diatur dalam Pasal 5 UU Nomor 19 Tahun 2019, yaitu kepastian hukum, keterbukaan, akuntabilitas, kepentingan umum, proporsionalitas, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dari total 12 tahanan yang mengikuti ibadah Natal tersebut, terdapat sejumlah nama yang dikenal publik.
Mereka antara lain mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel; pengusaha tambang Rudi Ong Chandra; Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara Albertinus P. Napitupulu; serta Direktur Utama PT Taspen (Persero) Antonius NS Kosasih.
Selain itu, terdapat Komisaris Utama PT Petro Energy Jimmy Masrim; Direktur PT Petro Energy Susy Mira Dewi Sugiarta; pemilik dan pengendali CV Citra Bangun Persada Tjahjono Gunawan; serta Komisaris PT Totalindo Eka Persada Saut Irianto Rajagukguk.
Nama lainnya adalah mantan Direktur Gas PT Pertamina Hari Karyuliarto; Direktur PT Paramitra Mulia Langgeng (PML) Djunaidi Nur; Wakil Ketua DPRD Ogan Komering Ulu (OKU) periode 2024–2029 Parwanto; serta Komisaris PT Tri Tirta Permata Eddy Kurniawan Winarto.