Dasi Biru Muda dan Utak-atik Kabinet Sepanjang 2025
Sepanjang 2025, Presiden RI Prabowo Subianto sudah beberapa kali melakukan perombakan atau reshuffle susunan kabinet di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming.
Selama setahun terakhir pula, tidak ada aba-aba resmi dari Istana setiap kali ada perombakan Kabinet Merah Putih (KMP).
Hanya dasi biru muda yang dikenakan tamu Istana yang menjadi tanda Prabowo tengah merombak kabinet.
Dasi biru muda itu dikenakan oleh pejabat maupun calon pejabat yang hendak mengikuti upacara pelantikan.
Mereka lazimnya datang ke Istana mengenakan setelan jas warna gelap, kemeja putih, dan dasi biru muda.
Mendikti Saintek diganti
Presiden Prabowo pertama kali melakukan reshuffle menteri pada 19 Februari 2025 atau hari ke-122 sejak dilantik sebagai presiden pada 20 Oktober 2025.
Hanya satu orang menteri yang diganti dalam reshuffle perdana itu, yakni Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro.
Sebelum Satryo diganti, sempat ada sejumlah kontroversi yang melibatkan dirinya, salah satunnya soal demo pegawai Kemendikti Saintek.
Pada 20 Januari 2025, ASN Kemendikti Saintek melakukan unjuk rasa dengan membawa spanduk protes bahwa mereka bukan pegawai pribadi Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro dan istri.
Para pegawai juga mengirimkan karangan sebagai bentuk perlawanan terhadap tindakan sewenang-wenang yang diduga dilakukan Satryo.
Suasana semakin keruh ketika Satryo diduga melakukan pemecatan sepihak kepada beberapa pegawai tanpa alasan yang jelas.
"Jika pegawai melakukan kesalahan, itu bisa ditindaklanjuti dengan hukuman yang disiplin. Tapi prosedurnya harus jelas, ini tidak dilakukan sama sekali. Bahkan dihentikan dia, bahkan diminta angkat kaki," kata Ketua Paguyuban Pegawai Kemendikti Saintek Suwitno pada Januari lalu.
Satu bulan setelah gonjang-ganjing di Kemendikti Saintek, Satryo digantikan dengan Brian Yuliarto yang juga Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB).
Jabatan Mendikti Saintek hingga kini masih dijabat diganti oleh Brian Yuliarto.
Selain mengganti Satryo, Prabowo juga melantik sejumlah pejabat lainnya bersamaan dengan pelantikan Brian pada 19 Februari 2025.
Prabowo melantik Muhammad Yusuf Ateh sebagai Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP); Agustina Arumsari menjadi Wakil Kepala BPKP.
Amalia Adininggar Widyasanti dilantik menjadi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Sonny Harry Budiutomo Harmadi menjadi Wakil Kepala BPS.
Kepala negara juga melantik Letjen Nugroho Sulistyo Budi sebagai Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
5 menteri dan 1 wamen
Pada 8 September, Prabowo kembali melakukan reshuffle kabinet di mana ada empat menteri dan satu wakil menteri (wamen) yang diganti.
Rinciannya, Prabowo melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani, Mukhtarudin dilantik sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/Kepala BP2MI menggantikan Abdul Kadir Karding, Ferry Juliantono dilantik sebagai Menteri Koperasi menggantikan Budi Arie Setiyadi.
Prabowo juga mencopot Budi Gunawan dari posisi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam).
Namun, ia Prabowo tidak langsung menunjuk pengganti Budi Gunawan, sehingga Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin sempat menjadi Menko Polkam ad interim.
Prabowo juga melantik Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah serta Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah seiring perubahan nomenklatur Badan Haji dan Umrah menjadi kementerian.
Djamari Chaniago jadi Menko Polkam
Beberapa hari berselang, Istana kembali diwarnai dengan pemandangan dasi warna biru muda lantaran Presiden Prabowo melakukan perombakan kabinet.
Pada 17 September 2025, ada banyak pejabat yang dilantik.
Salah satunya Letnan Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago yang mengisi posisi Menko Polkam.
Sejak Djamari resmi dilantik Menko Polkam, Menhan Sjafrie pun otomatis tidak lagi menjadi ad interim.
Tak hanya Djamari, Prabowo pun memindahkan Erick Thohir dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menggantikan Dito Ariotedjo.
Selanjutnya, ada tiga wakil menteri, kepala badan, serta wakil kepala badan yang ikut dilantik.
Rinciannya, Afriansyah Noor dilantik menjadi Wakil Menteri Ketenagakerjaan menggantikan Immanuel Ebenezer, Rohmat Marzuki dilantik menjadi Wakil Menteri Kehutanan menggantikan Sulaiman Umar, Farida Faricha dilantik menjadi Wakil Menteri Koperasi menggantikan Ferry Juliantono.
Kemudian, Presiden RI melantik Angga Raka Prabowo menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah; Muhammad Qodari sebagai Kepala Staf Kepresidenan; dan Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat serta Reformasi Kepolisian.
Prabowo juga menambah dua posisi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yakni Nanik Sudaryati Deyang dan Sony Sanjaya.
Terakhir, ia melantik Sara Sadiqa sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
Tambah 2 wamen
Proses perombakan kabinet kembali terjadi lagi pada 8 Oktober 2025.
Hanya saja, tidak ada menteri atau wakilnya yang diganti, Prabowo hanya menambah dua jabatan wakil menteri di Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan.
Prabowo melantik Ahmad Wiyagus menjadi Wamendagri dan Benyamin Paulus Octavianus menjadi Wamenkes.
Prabowo juga melantik dua Asisten Khusus Presiden yakni Dirgayuza Setiawan sebagai asisten di bidang komunikasi dan analisis kebijakan, dan Agung Gumilar Saputra sebagai asisten bidang analisis data strategis.
Beberapa pejabat lain yang dilantik Prabowo di momen yang sama adalah Gubernur dan Wakil Gubernur Papua yaitu Mathius D Fakhiri dan Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen.
Prabowo juga melantik Dony Oskaria dilantik sebagai kepala Badan Pengaturan BUMN serta sementara Aminudin Maruf dan Teddy Barata menjadi wakil kepala Badan Pengaturan BUMN.
Prabowo turut melantik enam keanggotaan Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan yaitu Anggito Abimanyu (ketua), Farid Azhar Nasution (wakil ketua), Doddy Zulverdi, Ferdinan Dwikoraja Purba, Suminto, dan Aida S Budiman.
Tak hanya itu, Prabowo pun melantik 10 jajaran Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus (Otsus) Papua yang diketuai oleh Velix Vernando Wanggai.
Selain Velix, 9 anggota lainnya yaitu John Wempi Wetipo, Ignatius Yogo Triyono, Paulus Waterpauw, Ribka Haluk, Ali Hamdan Bogra, Gracia Josaphat Jobel Mambrasar, Yani, John Gluba Gebze, dan Johnson Estrella Sihasale atau Ari Sihasale.
Kepala BRIN dilantik
Pada 10 November 2025, Prabowo masih melakukan pelantikan pejabat tingkat kepala lembaga.
Kal ini Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria dilantik menjadi Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggantikan Laksana Tri Handoko.
Bersamaan dengan Arif, Prabowo juga melantik Amarulla Oktavian sebagai Wakil Kepala BRIN.
Dengan demikian, dalam setahun terakhir setidaknya ada lima kegiatan pelantikan pejabat yang berlangsung di Istana.
Keseluruhannya dilakukan tanpa diduga sebelumnya, hanya dasi biru muda yang menjadi pertanda.
Tag: #dasi #biru #muda #utak #atik #kabinet #sepanjang #2025