



BMKG: Sejumlah Daerah di Indonesia Berpotensi Alami Hujan Deras, Disertai Petir dan Angin Kencang
- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi hujan deras, disertai petir dan angin kencang, yang mungkin terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia.
Berdasarkan informasi yang dipublikasikan oleh BMKG, hujan deras diprediksi akan mengguyur beberapa wilayah di Indonesia, termasuk provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat, ANTARA melaporkan (11/2).
Wilayah lain yang juga diperkirakan akan mengalami hujan lebat termasuk provinsi Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Papua.
BMKG juga mengingatkan akan adanya potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di provinsi Kepulauan Riau, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Kalimantan Tengah.
Selain itu, BMKG memprediksi bahwa beberapa provinsi lain seperti Aceh, Banten, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akan mengalami cuaca cerah pada pagi dan siang hari, dengan kemungkinan hujan ringan pada malam hari.
Untuk wilayah DKI Jakarta, mayoritas masih berpotensi mengalami cuaca berawan pada pagi hari dan hujan ringan pada siang hari, khususnya di Jakarta Selatan dan Timur, serta berawan kembali pada malam dan dini hari.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menekankan perlunya peningkatan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi di sebagian besar wilayah Indonesia.
Analisis cuaca yang dilakukan tim BMKG menunjukkan bahwa hingga periode 15 Februari 2024, curah hujan tinggi berkisar antara 150 mm hingga 300 mm, bahkan mungkin lebih dari itu.
Potensi ini dipicu oleh kondisi dinamika atmosfer yang cukup signifikan, seperti penguatan angin Monsun Asia dan aktifnya gelombang ekuator Rossby-Kelvin, yang menjadi faktor pembentuk awan hujan dan pola belokan angin di wilayah Indonesia.
Guswanto menekankan bahwa informasi ini berdasarkan pengamatan saintifik, sehingga harus direspons dengan meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi oleh semua pihak untuk mengurangi resiko dampak bencana.
Tag: #bmkg #sejumlah #daerah #indonesia #berpotensi #alami #hujan #deras #disertai #petir #angin #kencang