



Soal Pilpres 2029, Demokrat: Pak SBY Sudah Kasih Kode, InsyaAllah Prabowo 10 Tahun
Kata Herzaky, ada kemungkinan Demokrat akan kembali bersama Prabowo Subianto jika memang nantinya kembali maju jadi capres.
Pernyataan itu disampaikan Herzaky, mengutip ungkapan Ketua Majelis Tinggi Partai (MTP) Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Pernyataan SBY, disebut menjadi kode adanya arah dukungan Demokrat mendatang.
"Tetapi tadi, Pak SBY sudah menyampaikan kok. Ya kan? Kodenya InsyaAllah 10 tahun Pak Prabowo. Kan begitu kodenya, ya kan?" kata Herzaky saat ditemui di acara Penutupan Kongres VI Partai Demokrat, di Ballroom Ritz Carlton, Pasific Place, Jakarta, Selasa (25/2/2025) malam.
Tak hanya SBY, Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga kata Herzaky, memberikan kode yang sama soal langkah Demokrat.
Terlebih, beberapa hari lalu Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI tersebut menyatakan rasa nyamannya berada di Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung pasangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 kemarin.
"Lalu Mas AHY juga dalam beberapa kesempatan pada saat ditanya juga sudah menyampaikan. Memang kita kemungkinan besar di 2029 ya akan memilih. Mendukung Pak Prabowo-Gibran," kata dia.
Hanya saja, Herzaky enggan terburu-buru memberikan kepastian perihal langkah partai tersebut.
Pasalnya, Demokrat kata dia, masih menginginkan fokusnya terhadap rakyat.
Sebab jangan sampai ada penilaian, dimana pemerintahan baru berjalan namun partai politik di dalamnya sudah memikirkan langkah di 2029.
"Tetapi kan ada mekanisme organisasi, ya kita tunggulah nanti pada waktunya," kata dia.
"Nanti kalau kita bilang, kita dukung Pak Prabowo 2029. Nanti teman-teman media, wartawan, masyarakat bilang, kok awal-awal sudah ngomong 2029 sih, bukannya fokus bantu rakyat," tandas Herzaky.
Sebelumnya, DPP Partai Demokrat juga menanggapi perihal adanya usulan atau isu terbentuknya Koalisi Permanen, yang digadang akan menjadi perkumpulan partai politik untuk kembali mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2029 mendatang.
Merespons isu tersebut, Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra enggan berbicara terlalu jauh.
Kata dia, saat ini Demokrat masih ingin fokus untuk membantu menyukseskan program pemerintahan Prabowo-Gibran selama lima tahun ke depan.
"Ya jelas, kalau Mas AHY menyampaikan bahwa kita tentu dalam konteks pemerintahan Pak Prabowo-Gibran, kita mendukung penuh 5 tahun ke depan. Ini mengumumkan komitmen kami dan tidak akan ada pergeseran," kata Herzaky saat ditemui jelang penutupan Kongres VI DPP Partai Demokrat di Ballroom Ritz Carlton, Pasific Place, Jakarta, Selasa (25/2/2025).
Herzaky lantas menyebut kalau sikap Partai Demokrat untuk lima tahun mendatang belum dapat dipastikan.
Terpenting, kata Herzaky saat ini Partai Demokrat akan tetap permanen dengan kepemimpinan Presiden Prabowo untuk Lima tahun ke depan.
"Jadi ada koalisi permanen namanya atau tidak ada koalisi permanen, tetap saja hati kami permanen ke Pak Prabowo selama 5 tahun ini," beber dia.
Terkait dengan sikap partai di Pilpres 2029, Stafsus Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI itu menyatakan, nantinya akan ada pembahasan lebih jauh di internal Partai Demokrat.
"Nanti ada mekanismenya, kita lihat. Ini hasil dari kongres ini, mekanismenya. Ada AD/ART, bagaimana penggodokannya, tentu," kata Herzaky.
Kendati demikian, dalam arahan di penutupan Kongres VI DPP Partai Demokrat, Presiden RI Prabowo Subianto berkelakar soal dirinya yang tidak mau lagi maju di Pilpres 2029 apabila dalam jabatan periode pertamanya ini gagal dimata rakyat.
"Saya kemarin dicalonkan oleh partai saya untuk maju lagi 2029 nakal-nakal itu baru 100 hari kerja udah disuruh nyapres tapi saya katakan kalau tahun ke 4 saya mengabdi dan saya kecewa dengan prestasi saya, saya tidak akan maju tahun 2029," ujar Prabowo dalam arahannya di penutupan Kongres Demokrat.
Ketum Partai Gerindra itu mengatakan, dirinya malu dengan rakyat Indonesia jika kinerjanya dianggap buruk.
Karena itu, Prabowo siap untuk tidak maju kembali.
"Saya malu sama rakyat Indonesia, untuk apa? Kalau tidak mampu lebih baik saya hormat," jelasnya.
Tag: #soal #pilpres #2029 #demokrat #sudah #kasih #kode #insyaallah #prabowo #tahun