Sering Kesal dengan Orang yang Suka Ngaret? Ternyata Mereka Memiliki 7 Keunikan Ini Menurut Psikologi
Ilustrasi orang yang suka ngaret.(Unsplash.com/AndyBeales)
16:18
6 Desember 2024

Sering Kesal dengan Orang yang Suka Ngaret? Ternyata Mereka Memiliki 7 Keunikan Ini Menurut Psikologi

 

Ketika kita ada janji temu atau rapat dengan orang yang suka ngaret, tentunya akan menguras emosi dan pada akhirnya aktivitas bisa selesai lebih lama dari yang semestinya.

Bahkan kebiasaan ngaret ini sudah menjadi budaya orang Indonesia yang sudah dianggap lumrah. Apabila, kita selalu menerapkan perilaku ini akan susah mendapatkan kepercayaan dari orang lain.

Seperti halnya dalam sebuah project, mereka yang suka ngaret akan sulit mendapatkan tugas karena tidak bisa diandalkan soal waktu.

Namun terlepas dari hal itu, melansir dari laman Baseline Mag pada (06/12), ternyata mereka yang suka ngaret memiliki 7 keunikan ini menurut psikologi: 

1. Fleksibilitas dengan waktu

Jika kamu pernah bertemu seseorang yang selalu ngaret, sepertinya persepsi mereka tentang waktu sangat berbeda dibandingkan dirimu sendiri. Pakar psikologi berpendapat bahwa hal ini mungkin disebabkan oleh pendekatan waktu yang lebih fleksibel.

Daripada memandang waktu sebagai struktur kaku yang menentukan hari mereka, tapi melihatnya sebagai sesuatu yang berubah-ubah dan mudah beradaptasi.

Pola pikir ini dapat membuat mereka meremehkan berapa lama suatu tugas akan memakan waktu atau melebih-lebihkan seberapa banyak tugas tersebut dapat dimasukkan ke dalam jangka waktu tertentu.

Mengabaikan waktu atau jadwal orang lain bukanlah pilihan yang disengaja, tapi memiliki cara pandang yang berbeda dalam menafsirkan dan mengatur waktu.

Bagi mereka, terlambat bukanlah masalah besar karena tidak merasakan waktu seperti kebanyakan orang yang tepat waktu. Meskipun perspektif ini dapat dimengerti, hal ini masih dapat menyebabkan frustrasi dan ketegangan bagi mereka yang menunggu.

2. Memiliki tingkat kreativitas tinggi

Beberapa orang yang sangat terlambat mungkin sebenarnya memiliki tingkat kreativitas yang tinggi. Menurut para psikolog, individu yang lebih kreatif sering kali lupa waktu karena terlalu asyik dengan pikiran atau idenya.

Penyerapan ini dapat menyebabkan persepsi yang tidak tepat tentang berlalunya waktu, menyebabkan mereka meremehkan berapa lama waktu yang dimiliki sebelum harus berada di suatu tempat.

Pikiran mereka bisa begitu asyik dengan proses kreatif sehingga kehilangan jejak. Sifat ini bukanlah alasan untuk terlambat, tapi memberikan gambaran sekilas tentang pikiran seseorang yang selalu ngaret.

3. Bias optimisme

Ini adalah keyakinan bahwa mereka dapat mencapai lebih banyak hal dalam jangka waktu tertentu. Mereka mungkin berpikir dapat melakukan perjalanan yang seharusnya 30 menit tapi bisa ditempuh 20 menit, atau percaya dapat menyelesaikan tugas dalam satu jam yang biasanya memakan waktu dua jam.

Terlalu percaya diri pada kemampuan mereka dan meremehkan lama waktu yang dibutuhkan dapat menyebabkan terlambat. Tapi perlu diingat bahwa karakteristik ini tidak selalu negatif.

Individu yang optimis sering kali memiliki ketahanan dan kemampuan untuk bangkit kembali dari kemunduran dengan cepat, sifat ini sangat bermanfaat dalam banyak aspek kehidupan.

4. Keinginan kuat untuk membantu orang lain

Mereka yang sering ngaret mungkin mempunyai kecenderungan kuat untuk membantu orang lain. Mungkin merasa sulit untuk mengatakan tidak ketika seseorang meminta bantuan, meskipun kekurangan waktu.

Keinginan untuk selalu ada bagi orang lain kadang-kadang dapat menutupi komitmen dan jadwal sendiri, sehingga menyebabkan kebiasaan ngaret. Penting untuk diingat bahwa sifat ini berasal dari kebaikan dan kasih sayang.

5. Berjuang dengan sebuah organisasi

Kita semua pernah mengalami hari-hari di mana segala sesuatunya tampak kacau, dan sepertinya tidak dapat menyelesaikannya bersama-sama. Bagi sebagian orang, hal ini hanya terjadi sesekali, tapi bagi mereka yang selalu ngaret, itu adalah hal biasa dalam hidup.

Mereka mungkin salah menaruh kunci, lupa dokumen penting, atau lupa waktu saat bersiap-siap. Kecelakaan kecil ini bisa menumpuk dan menyebabkan mereka terlambat. Bukannya tidak peduli untuk tepat waktu, tapi kesulitan dalam mengaturnya.

6. Mudah terganggu

Dihadapkan pada berbagai gangguan, perhatian mereka ditarik ke arah yang berbeda, sehingga menyebabkan penundaan. Hal ini bisa menggambarkan dari cara pikiran mereka mengerjakan banyak tugas sekaligus, sering kali lupa waktu dalam prosesnya.

7. Kurangnya konsekuensi

Memang benar, beberapa orang sangat terlambat karena mereka tidak pernah benar-benar menghadapi konsekuensi signifikan atas sikap ngaretnya. Jika selalu bisa lolos dari keterlambatan tanpa menghadapi dampak apapun, mungkin tidak merasakan urgensi untuk mengubah kebiasaannya.

***

Editor: Novia Tri Astuti

Tag:  #sering #kesal #dengan #orang #yang #suka #ngaret #ternyata #mereka #memiliki #keunikan #menurut #psikologi

KOMENTAR