Sering Menyembunyikan Ketidaksempurnaan, Berikut Sisi Lain Remaja Saat Menggunakan Media Sosial
Sisi Lain Remaja Saat Menggunakan Media Sosial (Adobe Stock)
22:02
10 Mei 2024

Sering Menyembunyikan Ketidaksempurnaan, Berikut Sisi Lain Remaja Saat Menggunakan Media Sosial

Usia remaja memang masa-masa yang rentan terhadap tekanan emosional. Meski mereka sudah mengerti tentang media sosial, namun secara emosional terhadap kemungkinan terburuk dari media sosial belum tahu sepenuhnya.

Fenomena media sosial dan remaja didukung dengan adanya artikel dari Child Mind Institute. Mereka memberikan contoh seorang gadis remaja sekolah menengah pertama, Shasa (16), yang sedang menelusuri feed instagramnya secara perlahan. Dia menunjukkan gadis cantik, kucing luci, hingga orang-orang yang sedang jalan-jalan ke pantai. Semuanya terlihat menjalani hari terbaik sepanjang waktu. 

Menurut Child Mind Institut yang dikutip oleh JawaPos.com, Jumat (10/5), bahwa media sosial sama halnya dengan sebuah majalah dan periklanan yang menjunjung standar kesuksesan dan kecantikan yang tidak realistis. Namun standar tersebut diidealkan oleh banyak orang.

 

Sehingga dengan kondisi sosial yang demikian, remaja dapat mengatur kehidupan mereka. Feed yang dihasilkan terlihat seperti highlight reel, hanya menampilkan momen-momen terbaik dan paling patut ditiru sambil menyembunyikan upaya, perjuangan, dan aspek-aspek biasa dari kehidupan sehari-hari. Dan ada bukti bahwa gambar-gambar tersebut menyebabkan penderitaan bagi banyak remaja.

  1. Menyembunyikan ketidaksempurnaan

Bagi remaja yang mengalami kecemasan atau depresi, postingan media sosial yang diedit dengan cermat. Menutupi masalah serius di balik kepura-puraan kesempurnaan dan mempersulit orang tua atau teman untuk melihat bahwa mereka membutuhkan bantuan.

“Penting untuk diingat bahwa hanya memposting gambar yang sudah diedit secara online atau berpura-pura bahwa hidup Anda sedikit lebih glamor dari yang sebenarnya, tidak dengan sendirinya menjadi masalah,” kata Jill Emanuele, PhD, Direktur Senior Mood Disorders Center di Child Mind Institute.

“Media sosial saja tidak mungkin menjadi penyebab utama permasalahan ini, namun media sosial dapat membuat situasi yang sulit menjadi semakin sulit,” tambahnya.

 

Remaja yang telah menciptakan persona online yang ideal mungkin merasa frustrasi dan tertekan karena kesenjangan antara siapa mereka yang berpura-pura dan siapa mereka sebenarnya.

  1. Kesempurnaan orang lain

Masalah lain yang lebih umum, kata Dr. Emanuele, adalah bahwa bagi sebagian remaja, media sosial mereka dapat menjadi bahan bakar bagi perasaan negatif yang mereka miliki terhadap diri mereka sendiri. Anak-anak yang berjuang dengan keraguan diri membaca gambar teman-temannya tentang apa yang mereka rasa kurang.

“Anak-anak memandang media sosial melalui kacamata kehidupan mereka sendiri,” kata Dr. Emanuele.

“Jika mereka kesulitan untuk tetap menjadi yang terdepan atau merasa rendah diri, mereka cenderung menafsirkan gambaran teman-temannya sedang bersenang-senang sebagai konfirmasi bahwa kinerja mereka buruk dibandingkan dengan teman-temannya,” lanjutnya.

 

  1. Sulit untuk ditolak

Sasha dan temannya Jacob,15, setuju bahwa terus-menerus terpapar media sosial berdampak pada cara mereka memandang teman sebaya dan diri mereka sendiri. 

“Sepertinya kamu tahu itu tidak membuatmu bahagia, mengacu pada foto-foto yang diposting temannya di Instagram. Tapi kamu masih melihat," kata Jacob

Bahkan pengetahuan bahwa gambar-gambar ini menutupi masalah serius tampaknya tidak mengurangi tekanan yang ditimbulkannya.

 

“Saya mengenal seorang gadis yang menderita kelainan makan. Kami semua mengetahuinya. “Kondisinya menjadi sangat buruk sehingga dia akhirnya pergi ke rumah sakit, tapi ketika dia memasang foto dirinya di pantai dengan penampilan sangat kurus, semua orang tetap menyukainya,” kata Sasha.

Dia tahu foto-foto itu bukan foto terbaru, sebab gadis itu sedang sakit parah, tapi hal itu tidak menghentikannya untuk merasa cemburu. 

Editor: Bintang Pradewo

Tag:  #sering #menyembunyikan #ketidaksempurnaan #berikut #sisi #lain #remaja #saat #menggunakan #media #sosial

KOMENTAR