Tidak Dapat Mengingat Kapan Terakhir Kali Merasa Damai dengan Diri Sendiri, Ucapkan Selamat Tinggal pada 7 Kebiasaan Ini!
ilustrasi pria yang pernah disakiti oleh perempuan. (Sumber foto: Freepik)
18:08
7 Mei 2024

Tidak Dapat Mengingat Kapan Terakhir Kali Merasa Damai dengan Diri Sendiri, Ucapkan Selamat Tinggal pada 7 Kebiasaan Ini!

Ketenangan batin adalah kunci untuk hidup yang bahagia dan seimbang. Namun, dalam kehidupan yang serba sibuk dan penuh tekanan, seringkali sulit untuk menemukan momen-momen ketenangan tersebut.    Jika Anda merasa sulit untuk mengingat kapan terakhir kali Anda merasa damai dengan diri sendiri, mungkin saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal pada beberapa kebiasaan yang mungkin menghalangi Anda.    Dilansir dari Hack Spirit pada Sabtu (4/5) terdapat tujuh kebiasaan yang perlu Anda pertimbangkan untuk ditinggalkan agar bisa menemukan kembali kedamaian batin Anda.  



1. Membandingkan Diri dengan Orang Lain


Membandingkan diri dengan orang lain adalah sebuah kebiasaan yang seringkali menjerat kita dalam lingkaran ketidakpuasan dan kecemasan yang tidak perlu.    Ketika kita terus-menerus membandingkan pencapaian, penampilan, atau bahkan kebahagiaan kita dengan orang lain, kita cenderung merasa tidak memadai atau kurang berhasil.
Satu kebiasaan yang sering mengganggu ketenangan batin adalah kecenderungan untuk membandingkan diri dengan orang lain.   

  Ini bisa berupa membandingkan pencapaian, penampilan fisik, atau bahkan kebahagiaan orang lain dengan apa yang kita miliki.    Membandingkan diri sendiri dengan orang lain hanya akan menciptakan rasa tidak puas dan ketidakamanan yang tidak perlu.

2. Terlalu Banyak Terhubung dengan Teknologi


Terlalu banyak terhubung dengan teknologi adalah kebiasaan modern yang seringkali menghalangi ketenangan batin kita.   

  Meskipun teknologi memberi kita akses yang tak terbatas ke informasi dan interaksi sosial, penggunaan yang berlebihan dapat mengganggu keseimbangan dalam hidup dan merusak kesejahteraan mental kita.
Teknologi modern memberikan kita akses yang luar biasa ke informasi dan interaksi sosial, tetapi terlalu banyak terhubung dengan perangkat digital juga dapat mengganggu ketenangan batin.    Terlalu sering memeriksa ponsel atau menghabiskan waktu berjam-jam di media sosial dapat mengaburkan pikiran dan membuat sulit untuk menemukan momen ketenangan.  



3. Menunda-nunda dan Prokrastinasi

Menunda-nunda dan prokrastinasi adalah kebiasaan yang umum tetapi merugikan yang sering menghalangi kemampuan kita untuk merasa damai dan terorganisir dalam hidup.    Ketika kita terus menunda pekerjaan atau tanggung jawab yang penting, kita cenderung merasa cemas, tertekan, dan kurang produktif.
Menunda-nunda pekerjaan atau tanggung jawab yang penting hanya akan menambah stres dan kegelisahan.   

  Prokrastinasi sering kali menjadi penghalang utama dalam mencapai kedamaian batin, karena kita sering kali merasa bersalah atau cemas tentang pekerjaan yang belum diselesaikan.

4. Meratapi Masa Lalu atau Khawatir tentang Masa Depan


Meratapi masa lalu atau khawatir tentang masa depan adalah kebiasaan yang sering menghalangi kemampuan kita untuk menikmati ketenangan batin di saat ini.    Kegelisahan tentang apa yang terjadi di masa lalu atau apa yang mungkin terjadi di masa depan dapat mengaburkan pikiran kita dan membuat kita merasa tidak tenang.  


Menghabiskan terlalu banyak waktu meratapi kesalahan atau kegagalan masa lalu, atau terlalu khawatir tentang apa yang akan terjadi di masa depan, dapat menghalangi kita dari menikmati momen sekarang ini.    Ketenangan batin sering kali dapat ditemukan dengan mengalihkan perhatian kita ke saat ini dan menghargai apa yang kita miliki di sini dan sekarang.

5. Menahan Emosi

Menahan emosi adalah kebiasaan yang sering kali menghalangi ketenangan batin kita.   

  Ketika kita menahan emosi, kita tidak mengizinkan diri kita untuk merasakannya sepenuhnya, yang dapat menyebabkan ketegangan internal dan ketidakseimbangan emosional.
Menahan atau menekan emosi yang kita rasakan, baik itu kemarahan, kesedihan, atau kecemasan, hanya akan menyebabkan tekanan emosional yang lebih besar.    Ketenangan batin sering kali dapat dicapai dengan cara mengakui dan merasakan emosi tersebut, kemudian mengelolanya dengan cara yang sehat dan produktif.  



6. Menjaga Lingkungan yang Tidak Sehat


Menjaga lingkungan yang tidak sehat adalah kebiasaan yang dapat menghalangi ketenangan batin kita.    Lingkungan yang tidak sehat, baik itu di tempat kerja, di rumah, atau dalam hubungan personal, dapat menciptakan stres, ketegangan, dan ketidaknyamanan yang merusak kesejahteraan kita secara mental dan emosional.
Lingkungan yang tidak sehat, baik itu di tempat kerja, di rumah, atau dalam hubungan personal, dapat menjadi sumber stres dan kegelisahan yang tidak perlu.   

  Menghabiskan waktu dalam lingkungan yang mendukung, positif, dan membangun dapat membantu meningkatkan ketenangan batin Anda.

7. Mengabaikan Kesehatan Mental dan Fisik

Mengabaikan kesehatan mental dan fisik adalah kebiasaan yang seringkali menghalangi ketenangan batin kita.    Kesehatan mental dan fisik yang buruk dapat menciptakan ketidakseimbangan dalam hidup kita, yang pada gilirannya dapat menyebabkan stres, kecemasan, dan ketidakpuasan secara keseluruhan.  


Kesehatan mental dan fisik yang buruk dapat mengganggu ketenangan batin kita.    Kurangnya istirahat yang cukup, pola makan yang tidak sehat, dan kurangnya aktivitas fisik dapat membuat kita merasa stres dan tidak seimbang secara emosional.    Merawat diri sendiri dengan baik, baik secara fisik maupun mental, adalah kunci untuk mencapai dan mempertahankan kedamaian batin.  



Simpulan 
Dengan mengucapkan selamat tinggal pada kebiasaan-kebiasaan ini, Anda akan membuka diri untuk menemukan kembali kedamaian batin yang hilang.   Berani untuk melakukan perubahan yang diperlukan untuk menciptakan hidup yang lebih seimbang dan memuaskan secara emosional.

Editor: Nicolaus Ade

Tag:  #tidak #dapat #mengingat #kapan #terakhir #kali #merasa #damai #dengan #diri #sendiri #ucapkan #selamat #tinggal #pada #kebiasaan

KOMENTAR