Pahami Sisi Gelap INFJ, Seperti Apa Mereka Saat Mengalami Hari yang Buruk? Simak!
Amarah yang Meledak Merupakan Salah Satu Sisi Gelap INFJ Saat Mengalami Stres dan Hari yang Buruk./ Sumber foto: freepik
12:26
28 Februari 2024

Pahami Sisi Gelap INFJ, Seperti Apa Mereka Saat Mengalami Hari yang Buruk? Simak!

 

 

 - INFJ merupakan salah satu dari 16 jenis kepribadian dalam tes MBTI (Myers-Briggs Type Indicator) dan dianggap sebagai tipe paling langka

Sebagai informasi, seseorang dengan kepribadian INFJ disebutkan hanya ada sekitar 1-2% dari populasi dunia yang memiliki jenis kepribadian ini.

Sementara itu, singkatan kepribadian INFJ yakni merujuk pada Introverted (Introvert), Intuitive, Feeling, dan Judging. 

Individu dengan kepribadian INFJ cenderung menjadi pengamat yang peka terhadap perasaan orang lain dan memiliki intuisi yang kuat tentang situasi dan individu tertentu.

Mereka adalah pemikir yang kritis dan memiliki perhatian yang besar terhadap nilai-nilai moral dan etika. INFJ sering kali memiliki imajinasi yang kreatif dan visi yang jauh ke depan, membuat mereka terinspirasi untuk menciptakan perubahan positif dalam dunia.

Meskipun mereka memiliki sisi sosial yang kuat, INFJ juga membutuhkan waktu untuk sendiri untuk merenungkan pikiran dan perasaan mereka. Karena memiliki berbagai keunikan, INFJ sering dianggap sebagai kepribadian yang langka dan sulit untuk dipahami oleh orang lain.



Dilansir dari Psychology Junkie pada Rabu (28/2), ketika seorang INFJ mengalami hari yang buruk, karakteristiknya yang kompleks dan dipenuhi dengan empati, bisa mengalami perubahan yang mengejutkan. INFJ, yang sering dikenal sebagai penyayang, introspektif, dan visioner, dapat menunjukkan sisi gelapnya saat berada dalam situasi yang penuh stres.

Dalam tekanan, INFJ cenderung mengisolasi diri dan berusaha untuk mengakses intuisi mereka, dan mencoba membentuk wawasan tentang apa yang akan terjadi, atau merumuskan rencana untuk masa depan.

Selain itu, INFJ merasa bahwa segalanya bergantung pada mereka dan bahwa mereka tidak bisa mengandalkan orang lain untuk membantu mereka. Mereka kesulitan untuk meminta bantuan, dan merasa bahwa orang lain hanya akan membuat segalanya menjadi lebih buruk.

Namun, ketika stres terus berlanjut, INFJ dapat mencapai titik "grip stress," di mana mereka mulai berperilaku secara tidak khas atau tidak seperti biasanya.

Selama masa "grip stress," INFJ dapat melakukan tindakan yang bertentangan dengan sifat aslinya. Mereka dapat mencoba meredakan stres dengan makan berlebihan, berolahraga, bersih-bersih, minum, atau mendengarkan musik dengan keras.

Dalam fase stres ini, INFJ tidak dapat mengakses intuisi mereka sebagaimana yang biasanya mereka lakukan. Mereka juga lebih reaktif dan ceroboh, dan kemarahannya dapat meledak secara tidak terduga. Keadaan ini biasanya membuat mereka merasa bingung dab berat, bahkan bisa mereka merasa seperti pengalaman yang diluar kendali.



Selain itu, mereka dapat menjadi keras kepala dan enggan untuk mempertimbangkan kemungkinan atau makna alternatif.

Meskipun kepribadian INFJ dikenal karena sifat-sifatnya yang penyayang dan penuh empati, namun,  pada hari-hari yang buruk, sisi gelap mereka dapat muncul secara mengejutkan.

Ini mengingatkan kita bahwa meskipun INFJ sering dilihat sebagai penolong dan penyayang, mereka juga manusia yang rentan terhadap stres dan tekanan seperti semua orang.

***

Editor: Novia Tri Astuti

Tag:  #pahami #sisi #gelap #infj #seperti #mereka #saat #mengalami #hari #yang #buruk #simak

KOMENTAR