Perawatan Kulit Berbasis Sains, Obagi Medical Perkuat Industri Kecantikan
Ilustrasi perawatan kulit(FREEPIK)
08:40
11 Februari 2026

Perawatan Kulit Berbasis Sains, Obagi Medical Perkuat Industri Kecantikan

Di tengah tren skincare yang datang dan pergi, segmen perawatan kulit berbasis sains dan dermatologi profesional justru tumbuh semakin kuat. 

Konsumen kini tidak lagi hanya tergoda klaim viral atau kemasan menarik, tetapi mulai mencari formula dengan dasar riset, uji klinis, dan rekomendasi dokter kulit.

Perkembangan segmen ini terlihat dari meningkatnya produk dermo-cosmetic, kolaborasi brand dengan dokter kulit, serta makin populernya treatment berbasis teknologi di klinik.

Untuk memperkuat ekosistem perawatan kulit berbasis sains, idsMED Aesthetics secara resmi memperkenalkan Obagi Medical, merek perawatan kulit dari Amerika Serikat, sebagai portofolio terbarunya di Indonesia.

Baca juga: Quiet Luxury dalam Kecantikan, Perawatan Kulit Tanpa Berubah Drastis

Mulai tahun 2026, Obagi Medical secara resmi menunjuk idsMED sebagai distributor eksklusif di Indonesia.

"Penambahan Obagi Medical dalam portofolio kami merupakan bagian visi besar idsMED untuk membangun ekosistem estetika medis yang komprehensif, mulai dari edukasi berkelanjutan, teknologi medis, hingga produk berbasis sains," kata Vice President of idsMED Aesthetics Andy Rahardja.

Peluncuran ini juga menandai dimulainya campaign #ALegacyReintroduced, sebuah upaya memperkenalkan kembali Obagi Medical kepada pasar Indonesia dalam konteks lebih relevan dengan perkembangan industri saat ini.

Baca juga: Inovasi Baru Perawatan Kulit Berjerawat dengan Pemanfaatan AI

idsMED Aesthetics secara resmi memperkenalkan portfolio terbarunya, Obagi Medical.Dok idsMED Aesthetics idsMED Aesthetics secara resmi memperkenalkan portfolio terbarunya, Obagi Medical.

Berbasis sains yang kuat

Obagi Medical merupakan brand dermatologis dengan pengalaman lebih dari 35 tahun. Obagi menjadi salah satu brand skincare pertama yang menguji produknya secara menyeluruh pada Fitzpatrick Skin Spectrum, sebuah klasifikasi ilmiah yang mengidentifikasi enam tipe kulit berdasarkan kadar pigmen serta respons kulit terhadap paparan sinar ultraviolet. 

Pendekataan ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap formulasi dirancang efektif untuk seluruh tipe dan warna kulit.

Baca juga: Jangan Asal Lakukan Perawatan Laser untuk Hiperpigmentasi Kulit, Mengapa?

Obagi menghadirkan rangkaian perawatan kulit profesional seperti Nu-Derm System, CLENZIderm MD, Retinol, Professional-C Serum dan masih banyak lagi, yang diformulasikan untuk menangani berbagai kondisi kulit termasuk jerawat, penuaan dini, hingga pemeliharaan kesehatan kulit jangka panjang. 

Penggunaan Obagi Medical dilakukan berdasarkan resep medis dan protokol dermatologi, yakni setiap perawatan disesuaikan melalui evaluasi profesional oleh dokter, termasuk penentuan rangkaian produk yang tepat, konsentrasi bahan aktif, serta durasi penggunaan yang aman dan efektif. 

Pendekatan ini memastikan perawatan tidak bersifat generik, melainkan terukur, terkontrol, dan berorientasi pada kesehatan kulit jangka panjang, menjadikan Obagi Medical sebagai standar perawatan kulit profesional di klinik estetika modern.

Kehadiran Obagi Medical di bawah naungan idsMED diharapkan dapat semakin meningkatkan standar perawatan kulit profesional di Indonesia.

“Hingga saat ini, idsMED Aesthetics menjangkau lebih dari 3.000+ klinik di seluruh Indonesia. Kami optimistis melalui campaign #ALegacyReintroduced kehadiran Obagi akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi mitra klinik dan pasien di Indonesia,” kata Andy.

Baca juga: 6 Manfaat Retinol untuk Wajah, Lawan Penuaan hingga Samarkan Flek Hitam

Tag:  #perawatan #kulit #berbasis #sains #obagi #medical #perkuat #industri #kecantikan

KOMENTAR